
Piter meninggalkan Sandra di ruang latihan bersama Al dan kedua pelatihnya. Sandra menangis dan kecewa dirinya marah pada Jingga kerena merebut Piter dari Sisinya.Al yang melihat itu langsung menghampirinya.
"San... sudahlah cukup bagi mu menyakiti diri sendiri,bukankah kau sudah tahu Piter sudah tidak memperdulikan mu sejak kejadian waktu itu"
"Bicara apa kamu Al... dia masih mencintai ku aku tahu itu sebelum anak kecil itu datang di hatinya hanya ada aku"Sandra histeris.
Tapi itu tidak membuat Al dan kedua pelatih iba karena mereka tahu kebenaran di masa lalu itu.
"Lupakan Piter dia sudah di jodohkan dengan wanita lain oleh orang tuanya, dan mungkin sebentar lagi Jingga pun akan di tinggalkannya"terang Al.
"Apa? "
"Ya... itu kenyataan yang harus kamu ketahui, pergilah dan cari cinta sejati mu karena Piter akan menjadi milik orang lain"
Sandra pun pergi dari rumah Piter dengan air mata yang membasahi pipinya. dia tak percaya dengan apa yang dia dengar.
Piter membawa Jingga ke taman dekat kolam renang di belakang rumahnya.Jingga melihat mata Piter begitu menyala dengan api kemarahan di sana, baru kali ini dia melihat wajah marah Piter.
"Jingga maafkan atas perbuatannya tadi"
"Tidak apa-apa bos...seharusnya aku yang minta maaf karena aku kalian jadi bertengkar"Jingga merasa bersalah.
"Tidak kau tidak salah, aku yang salah seharusnya aku mengakhiri hubungan ini sejak tiga tahun lalu, tapi...."
Piter tidak bisa melanjutkan kata-katanya.
Ada apa tiga tahun lalu Sepertinya si bos kecewa sekali,apa wanita itu selingkuh di belakangnya?
Fikir Jingga.
"Jingga aku ingin tanya sesuatu pada mu"
"Ya... tanya apa? "
"Bagaimana bila seumpama diri mu di jodohkan oleh orang tua mu dengan orang yang sama sekali belum pernah kau kenal dan belum pernah kau temui apa kau akan menerimanya? "
"Kalau aku... ya menurut saja karena orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya kan? "
"Meskipun kau belum tahu wujud orang yang di jodohkan oleh mu itu seperti apa? "
Jingga hanya mengangguk.
"Ya... ampun kau ini polos sekali,sepertinya aku salah bercerita dengan mu"
"Orang ini aneh minta pendapat ku sudah aku utarakan pendapat ku dia malah bilang salah cerita"gumam Jingga.
"Ya... bos aku kan masih kecil mana kefikiran ke arah situ,tapi ya itu lah jawaban ku yang sebenarnya bila aku di jodohkan aku pasti menerimanya karena aku tahu itu pasti yang terbaik buat aku, dari pada menjalin hubungan yang menyakitkan lebih baik trima saja perjodohan yang di atur oleh orang tua"
Piter terdiam.
"Memangnya bos mau di jodohkan ya?"tanyanya polos.
Piter tertawa mendengar perkataan polos Jingga.
"Sudah-sudah jangan kau fikirkan, lebih baik kau fokus dengan sekolah mu dan Jangan tidur saat jam pelajaran hahaha"
Jingga tersenyum melihat Piter tertawa.
Al yang melihat itu dari jauh merasa lega karena Jingga bisa menghibur kawannya.
__ADS_1
...**************...
Hari berlalu hari ini hari minggu Jingga masih harus bekerja di rumah Piter,pagi ini Jingga kerumah Piter dengan mengendari sepedanya. sesampai di rumah Piter Jingga masuk kedalam rumah tapi dia tidak mendapati Piter dimana pun,dia mendengar suara dari arah kolam renang,Jingga pun langsung ke arah sana, dia melihat ternyata Piter sedang berenang.
"Bos apa yang harus aku kerjakan sekarang?"tanya nya.
"Hemmm kamu sapu dan vacum sofa dan permadani yang ada di ruang utama"
"Oh... begitu"
"Hei... apa yang kau bawa itu? "tanya Piter saat melihat Jingga membawa sebuah kotak plastik berukuran kardus mie instan.
"Ohhh ini teman ku bos namanya Jojo,nanti setelah dari sini aku akan berkumpul dengan komunitas pecinta hewan"
"Hewan apa itu?"Piter penasaran
"Ini genggarangan bos,lucu deh bos,anda mau lihat?"Jingga membawanya ke dekat Piter yang masih di dalam kolam.
Jingga membuka kotak plastik itu dan langsung memegang hewan peliharaannya.
"Tikus... kamu pelihara tikus? "Piter terkejut.
"Bukan bos berbeda dengan tikus, lihat saja,kalau tikus telinganya besar ini kan tidak bulunya juga coklat dia sejenis musang bos,lucu kan"Jingga mengelus-elus hewan peliharaannya.
"Dasar aneh... "Piter kembali berenang.
Jingga asik bermain dengan Jojo,bermain memperlakukan jojo seperti anak bayi. Piter menghampiri Jingga kembali.
"Hei... kerja sana kenapa main dengan hewan peliharaan mu"Piter sewot.
"Ooo iya hihi"
"Waaaa Jingga...Jingga...di melompat"Piter panik.
Jingga tertawa geli melihat reaksi Piter.Piter kesal di buatnya.
"Anak ini pagi-pagi sudah mencari masalah ya... "Piter naik ke atas kolam dan menghampiri Jingga.
"Jojo... jojo... "Jingga memanggil Jojo,dan jojo pun menurut menghampirinya.
Piter menggeser langkahnya saat Jojo menghampiri Jingga.
"Tidak usah takut bos dia jinak kok"Jingga mendekati Piter tapi Piter mundur.
"Tidak usah takut bos pegang saja"Jingga menyodorkan jojo ke arah wajah Piter.
"Iiihhh Jingga"Piter merasa risih.
Tiba-tiba Jingga memegang tangan Piter.
"Elus saja jangan takut"Piter menahan tangannya saat Jingga mengarahkan tangannya ke arah jojo.
"Jangan takut bos tenang kalau tidak dia nanti melompat lagi"Jingga berusaha menenangkan Piter.
Tangan Piter membelai ragu dan takut saat menyentuh kepala jojo, saat Piter mengelus kepala jojo,jojo diam saja.
"Tuh kan dia jinak... jojo kenalkan ini bos Piter jojo jangan takut dengan dia ya... "Jingga mengenalkan jojo pada Piter,membuat Piter semakin tidak habis fikir dengan gadis ini.
Dan tiba-tiba Jojo melompat ke kolam renang Piter berteriak.
__ADS_1
"Jingga urus peliharaan mu itu"Piter kesal
"Baik bos... Jojo...jojo"Jingga memanggil jojo dikolam tapi jojo tidak mau menghampirinya.
Jingga berusaha menangkap jojo di sisi kolam tapi jojo berenang ke tengah kolam, Jingga berusaha memancing jojo agar menghampirinya, tapi tiba-tiba Jingga terpeleset dan tercebur kedalam kolam,Piter tertawa melihatnya.
"Jojo kamu nakal ya... "Jingga berbicara dengan jojo.
Piter tertawa melihatnya.
"Dasar anak aneh"Fikirnya.
Tapi tiba-tiba Jojo loncat ke arah Piter lagi,dan Piter pun kelabakan lagi dan menceburkan dirinya ke dalam kolam.
Jingga yang melihat itu tertawa geli, Piter kesal karena pagi-pagi Jingga sudah membuat masalah dirumahnya.Piter berenang ke arah Jingga mendekatinya, kini giliran Jingga yang ketakutan dia takut pria dewasa di hadapannya ini berbuat tidak sopan padanya apa lagi sekarang ini Piter menunjukkan bagian dadanya yang bidang dan atletis itu.
Jingga berusaha melangkah mundur didalam air tapi langkahnya tergelincir di dalam kolam dan Jingga pun jatuh tenggelam Piter panik dia mencoba menolong Jingga,Piter menangkap tubuh Jingga didalam kolam memeluk tubuh Jingga dan mengangkat tubuh Jingga ke atas agar Jingga bisa bernafas.
Jingga pun kelabakan saat dirinya tenggelam,saat Piter memeluk tubuhnya dan membawanya ke atas air agar dia bisa bernafas dia terlihat lega karena dirinya bisa bernafas.
Tanpa di sadari dirinya sekarang ini berada di pelukan Piter,Pandangan mereka saling bertemu untuk beberapa saat sampai Al datang dan membubarkan mereka berdua.
"Apa-apaan kalian pagi-pagi sudah basah-basahan seperti ini?"Al terkejut melihat mereka berdua di dalam kolam.
Jingga langsung naik ke atas kolam begitu pun Piter.
"Al... tolong kamu hubungi petugas kebersihan kolam, tolong bersihkan kolam renang tadi hewan peliharaannya bernang di sana"kata Piter sambil membasuh dirinya dengan handuk.
Jingga menangkap jojo dan memasukannya ke kandang plastiknya, Al yang melihat hal itu pun terkejut.
"Astaga kamu membawa peliharaan mu?"tanya Al.
"Iya pak Al nanti rencananya sehabis dari sini aku akan berkumpul dengan komunitas pecinta hewan"
"Bagaimana kau bisa bertemu dengan kawan-kawan mu itu baju mu saja basah kuyub begitu"Piter sewot.
"Aku bawa pakaian ganti kok bos tenang saja"
Piter kesal dan melempar handuknya ke wajah Jingga.
"Pagi-pagi sudah bikin kesal saja"Piter berjalan ke dalam rumahnya.
Jingga santai dia malah mengeringkan rambutnya dengan handuk yang di lemparkan Piter.Al yang melihat hal itu hanya tersenyum.
"Kok bisa sih kamu nyebur ke kolam?"tanya Al penasran.
"Hehe tadi jojo loncat kedalam kolam"
"Jojo?"tanya Al bingung.
"Iya nama hewan peliharaan ku jojo pak Al"jawab Jingga polos.
Al tertawa. tapi tiba-tiba Piter berteriak dari dalam.
"Jingga cepat ganti pakaian mu nanti kamu bisa masuk angin"teriaknya.
"Iya... bos..."Jingga langsung masuk ke dalam dan mengambil tasnya dan mencari kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.
Piter... piter... sama aku saja kamu sampai berteriak begitu apa lagi dengan pria lain, padahal dulu kau tidak pernah sekeras ini pada wanita mu.
__ADS_1
...****************...