
Ke esokan paginya saat sampai kantor Piter tidak mendapati Jingga di ruangannya.
Sepertinya dia tidak datang hari ini.
Al masuk keruangan Piter memberitahukan laporan pekerjaan hari ini,Al melihat Piter melamun dan terus menatap meja Jingga.
"Bos...bos...Piter"tegur Al sambil menggoyangkan badan Piter dan membangunkan lamunan Piter.
"Are you oke?"tanya Al cemas.
"No"jawab Piter singkat.
"Oh...my goods,why...?"tanya Al lembut.
"Dia marah besar pada ku,semalam kami bertengkar"
"Kok bisa tapi bukankah kalian memang sering bertengkar ya?"
"Bukan bukan bertengkar seperti biasa Al,aku sudah mengecewakannya"
"Maksud mu aku nggak ngerti?"
"Ya kamu memang nggak akan ngerti,dia itu benar-benar masih polos Al sulit menjelaskan sesuatu padanya bila dia sedang marah seperti ini mangakanya aku biarkan dia pulang ke rumahnya semalam"
Al melihat lebam di sudut bibir Piter.
"Ini?"tunjuk Al.
"Iya hasil tamparan kerasnya semalam"
"Dia menapar mu sampai seperti ini?apa sih yang kamu perbuat padanya?"Al penasaran.
"Aku mencium bibirnya"
"Apa"Al terkejut."Astaga dia galak sekali ya kecil-kecil"
Piter terdiam.
"Kenapa tidak kau temui saja dia di rumahnya"
"Percuma kalau masih panas,tidak akan melunak nanti biar dia puas merasa marah baru aku akan menemuinya"
"Ya...tapi kapan kamu jadi seperti laki-laki tidak bertanggung jawab jadinya kalau seperti itu".
Piter terdiam dan meminta Al menjelaskan pekerjaan hari ini.
Di rumah Jingga berdiam diri di kamarnya,tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahnya,dia pun turun dari kamarnya dan membuka pintu tersebut.
__ADS_1
saat membuka pintu betapa terkejutnya Jingga melihat sosok yang ada di balik pintu tersebut.
"Kau"kata Jingga dan orang tersebut yang tak lain adalah Sandra.
Sandra datang bersama seseorang wanita yang lebih tua,wanita itu memandang sinis pada Jingga.
"Dimana ayah dan ibu?"tanya wanita itu sinis.
"Ayah ibu maksud nyonya siapa ya?"Jingga bingung.
wanita itu langsung masuk kedalam rumah.
"Kau pasti anak dari Ratna istri kakak kembar ku Darma"melihat sinis pada Jingga.
Jingga terkejut mendengar perkataan wanita ini.
"Apa saudara kembar,nyonya saudara kembar ayah ku?"tanya Jingga.
"Ya...aku Delima saudari kembar ayah mu,aku anak drh. Cahya ngomong-ngomong kemana mereka?"
"Kakek dan nenek sedang di luar negeri kakek ada penelitian hewan langka disana tante sudah dua minggu belum kembali,tapi sebentar Ji akan telpon kakek memberitahu kalau ada tante disini"Jingga berlari ke arah kamarnya dan mengambil poselnya.
Jingga langsung menelpon kakeknya.
"Halo...kek di rumah kedatangan tamu namanya tante Delima"kata Jingga Polos.
Deg...kakek terkejut saat mendengar nama Delima di sebut oleh Jingga.
"Halo...ayah apa kabar"katanya angkuh.
"Kemana saja kau kenapa setelah bertahun-tahun kau baru muncul kembali,bahkan saat kakak mu meninggal pun kau tak datang"kakek marah.
"Tenang ayah...jangan marah begitu Delima saat itu di luar kota membesarkan anak semata wayang ku bersama suami ku"
Kakek mengoceh-ngoceh.
"Aku datang karena ingin memenuhi permintaan ayah tempo hari,ayah akan menjodohkan Sandra bila usianya sudah matang dengan cucu tertua dari keluarga Andromeda sahabat ayah"jelas tante Delima.
Perkataan tante Delima bak petir di siang bolong,begitu mengejutkan buat Jingga.
Kakek di telpon mengoceh.
Tante Delima memberikan telpon kepada Jingga.
"Halo kakek"Suara Jingga sudah parau.
"Jingga jangan menangis sayang"kata kakek.
__ADS_1
"Apa yang dikatakan tante itu benar?"tanyanya polos.
"Iya sayang maafkan kakek saat itu tante mu menghilang dan kakek sudah terlanjur berjanji dengan sahabat kakek akan menjodohkan cucu kakek,karena Sandra Tidak ada kakek menggantinya dengan mu sayang maafkan kakek ya sayang,tapi semua akan kita bicarakan lagi setelah kakek berada disana kita bicarakan semua ini dengan ke keluargaan"
Jingga menghela nafas mengetahui sebuah fakta kenyataan pahit dalam hidupnya.
"Baik kek"Jingga berusaha tegar.
Melihat Jingga terpukul sepertinya membuat Sandra dan mamahnya sangat puas mereka pun pamit pulang setelah merasa puas menyakiti hati Jingga.
Jingga terkulai lemas di samping kursi,dia menangis sejadi-jadinya,dia menangis sedih karena mengingat dia hanya pengganti dari saudara sepupunya.
Kenapa harus aku yang menjadi korban disini kek kenapa?baru semalam aku mengetahui bahwa kak Piter masih sangat mencintai dia,dan pagi ini kenapa harus di kejutkan dengan hal seperti ini...hiks...
Jingga memukul-mukul kursi.
Dan yang paling aku sesali sekarang ini kenapa aku malah harus jatuh cinta padanya,seseorang yang tidak pernah mencintai aku sama sekali,kenapa aku harus tersentuh dengan perhatian dan kelembutannya kenapa...
Jingga berteriak dalam hatinya.
Saat itu Juga Jingga melepaskan cincin peetunangannya yang melingkar di jari manisnya,menyimpannya di dalan kotaknya.
"Kau bukan milik ku,pemilik mu yang sebenarnya adalah orang lain dan aku akan menyerahkan mu pada orang itu"
Jingga menyewa taxi online untuk datang kerumah Piter dia ingin mengambil Jojo dan Momo dia mengambil di saat Piter sedang tidak di rumah.
Saat Jingga sampai di rumah Piter dia langsung mengambil Jojo dan Momo dia meninggalkan kotak cincin itu di meja di depan kamar Piter.
Jingga sudah tidak mau berhubungan dengannya lagi.
Saat malam tiba Piter langsung kembali kerumahnya dan tidak kembali ke kantor setelah pertemuan di luar kantor tadi.
Piter masuk kedalam rumahnya,petugas keamanan menghampirnya dan memberitahukan kalau tadi siang Jingga datang membawa dua kandang hewan peliharaannya.Piter tak mempermasalahkan itu,dia lalu pergi ke atas menuju kamarnya.dan betapa terkejutnya saat mendapati kotak cincin berada di atas meja depan kamarnya.
Piter membuka kotak cincin itu di lihatnya cincin pertunangan Jingga,Piter langsung berlari turun dari tangga dan masuk ke garasi dan mengendari motornya dia memacu motornya cepat ke arah rumah Jingga.
Motor pun sampai didepan gerbang rumah Jingga dia membuka gerbang dan masuk kedalam pekarangan dan mengetuk pintu rumah Jingga.
"Dik...adik...ini aku dik...adik...Jingga kakak minta maaf kekuarlah bisa kita bicara sebentar"kata Piter sambil mengetuk pintu rumah.
Cekrek...
Jingga membuka pintu,wajahnya masih cemberut dan marah matanya pun terlihat sembab sepertinya dia menangis seharian.
"Apa yang mau kakak bicarakan?"Jingga ketus.
"Lebih baik kakak tidak usah mendekati Ji lagi,karena yang di jodohkan oleh kakak itu sebenarnya bukan Ji tapi sepupu Ji yaitu cinta kakak dia adalah kak Sandra,Ji hanya pengganti kak Sandra saat dia tidak ada"
__ADS_1
"Apa?! apa sih maksud mu?"Piter Bingung.
...**************...