
Hari ini ada festifal olah raga tingkat SMA di kota semua murid yang bersekolah di kota itu menghadiri festifal olah raga di gor terbesar kota tersebut,termasuk sekolah Jingga dan juga sekokah Pluto.
Hari ini akan di adakan pertandingan persahabatan antar sekolah,Pluto dan tim basket sekolahnya sudah bersiap untuk bertanding melawan sekolah lain.
"Eh...itu bukannya tim basket SMA PPB ya kok manejernya nggak ada?" ucap salah seorang teman Pluto.
Pluto menoleh ke arah yang di tunjuk temannya.dia melihat seseorang yang menggantikan posisi Jingga sekarang ini.
"Ya...nggak seru dong nggak ada Jingga di tim basket PPB"kata seorang temannya yang lain.
"Bagus lah dia nggak ada berisik kalo ada dia"Pluto ketus,dia lalu berjalan ke dalam lapangan tapi saat dirinya sampai di depan pintu masuk.
Burgh....
"Ah....maaf"kata seorang anak perempuan yang tidak sengaja menabrak tubuh Pluto.
Pluto melihat ke arah anak perempuan itu yang sedang berjongkok di depannya karena menjatuhkan beberapa barang miliknya.
Pluto membantunya.
"Seharusnya elu hati- hati pas jalan jangan terburu-buru"kata Pluto sambil membantu gadis itu.
"Eh...iya"kata gadis itu.
Dia masih seperti dulu ceroboh.
batin Pluto.
Gadis itu pun pamit dari hadapan Pluto,tapi langkahnya terhenti saat Pluto memanggilnya.
"Alisa tunggu"panggil Pluto.
"Ya..."Alisa mebghentikan langkahnya.
"Kau menggantikan Jingga?"tanya Pluto.
"Iya...kak Jingga sibuk latihan judo jadinya dia tidak bisa jadi maneger basket lagi kak"jelas Alisa.
"Ooo kalau itu aku tahu"
"Apa kak Plu menyukai kak Ji?"tanya Alisa tiba-tiba.
Pluto langsung tertawa.
"Udah gila gue suka sama toa mesjid"
"Kalau tidak suka kenapa waktu tempo hari kakak jemput kak Ji di sekolah?"tanya Alisa.
"Ooo elu liat ya...kalo itu urusan pribadi keluarga gue,bukan berarti gue demen sama dia,siapa juga yang demen sama toa mesjid berisik kecuali kakak gue sih hahaha"Pluto tertawa puas dia mentertawakan kakaknya yabg mempunyai selera sangat aneh menurutnya.
"Ooo begitu"Alisa tersenyum manis hingga mmebuat tawa Pluto terhenti.
"Aku senang mendengarnya"kata Alisa.
"Eh...apa maksud lu?"Pluto bingung.
"Nggak nggak apa-apa,aku permisi dulu ya kak"Alisa pun berlalu dari hadapan Pluto.
Alisa adalah adik kelas Pluto saat di SMP dulu,Alisa anak yang pendiam tapi ceroboh,Pluto sering memperhatikannya diam-diam dan membantunya di saat dirinya suka di kerjai oleh temann-temannya.
Pluto mengambil sesuatu di dalam tasnya dia mengambil ponselnya dan menelpon seseorang.
"Halo dimana lu"kata Pluto.
"Di sekolah kenapa emangnya?"
"Elu nggak datang ke festifal olah raga?"tanya Pluto.
__ADS_1
"Gue lagi sibuk bikin laporan,soalnya besok mau pergi bertanding di luar kota kenapa emangnya?"
"Sebaiknya elu dateng dah kasihan tuh adik kelas elu kayanya di kerjain sama temen-temen elu"
"Hah...apa?"Jingga langsung berdiri dari kursinya mendengar perkataan Pluto di telpon.
Ya yang di telpon Pluto adalah Jingga.
"Iya...mangkanya elu dateng bilangin sama temen-temen elu jangan begitu sama Alisa kasihan itu anak"
"Ya udah gue kesana sekarang"Jingga langsung mematikan lap topnya dan berlari keluar sekolah untuk menuju gor.
"Sukurin luh pada sebentar lagi toa mesjid dateng abis lu pada"Pluto geram menatap tim basket sekolah Jingga yang seenaknya saja pada maneger tim nya.
Pertandingan basket antar sekolah pun di mulai kali ini tim basket sekolah Pluto menghadapi tim basket sekolah lain,beberapa tim basket yang hadir pun menyaksikan pertandingan itu.termasuk Alisa yang duduk di antara timnya.
Alisa menggenggam tangannya sendiri ketika Pluto mendribel bola,dan saat Pluto memasukan bola ke dalam ring basket tangannya bertepuk kecil wajahnya pun tersenyum padanya.
Pluto yang berada di lapangan tak sengaja melihat ekspresi Alisa yang seperti itu.
Pluto tersenyum melihat itu.
Dia masih saja seperti dulu hanya ya seperti itu bila melihat ku memasukan bola.
Pertandingan pun selesai,tim Pluto menang telak mereka pun keluar dari dalam lapangan dan saat mereka keluar Pluto melihat Jingga protes kapada tim basketnya karena memeperlakukan Alisa seenaknya.
"Heh...elu semua jangan mentang-mentang Alisa ini pendiam elu semua se enaknya begitu sama dia"omel Jingga.
"Video in ah...nanti hasilnya gue kirim ke kak Piter,biar dia tahu cewe yang di sukainya itu prilakunya kaya apa kalo di sekolah hahaha"kata Pluto sambil memvideokan Jingga yang sedang marah-marah pada teman-temannya.
"Sudah kak...aku nggak apa-apa kok"kata Alisa lembut.
"Nggak Alisa kalo di diemin nanti malah kebiasaan mereka"masih ngomel padahal Alisa tidak keberatan pada kawan-kawannya.
Ya....memang Pluto saja yang berlebihan dia tidak tega melihat Alisa di suruh-suruh terus oleh teman-temannya.
dilihatnya ada pesan masuk dari Piter.
Aku nggak nyangka di sekolah kelakuan mu seperti ini.
Jingga terbelalak melihat pesan dan video yang dikirim Piter padanya.
Kakak dapet video ini dari mana?"
Jingga langsung mengirim pesan balasan.
dari Plu.
Balas Piter.
Jingga langsung memegang erat ponselnya karena kesal.
Tiba-tiba Pluto lewat,Jingga yang melihat hal itu langsung menabraknya,Alisa yang melihat hal itu menutup mulutnya yang spontan terbuka karena terkejut.
"Hei...apa-apaan lu kirin video ke kakak lu"tegur Jingga.
Alisa bingung dengan kata-kata Jingga.
"Apa ya..."Pluto terlihat seperti berfikir"Ya biar dia tahu kelakuan elu di sekolah"lanjut Pluto santai.
"Elu gila ya...."Jingga kesal.
"Kenapa elu malu,elu takut kakak gue nggak cinta lagi sama elu?"jawab Pluto.
Alisa semakin bingung dengan pembicaraan. mereka berdua.
"Apaan sih"Jingga tambah kesal.
__ADS_1
"Elu cinta kan sama kak Piter ngaku ajah sih lu"desak Pluto.
Bulsh...wajah Jingga memerah ketika Pluto mengatakan itu.
"Hahaha tuh kan muka lu merah...elu cinta kan sama kakak gue ngaku ajah kali orangnya nggak ada ini nggak usah malu"ledek Pluto.
"Ihhh Pluto elu nyebelin banget sih"Jingga gereget.
Alisa semakin bingung melihat perdebatan mereka berdua.
"Kak...bukannya pacar kakak itu kak Ji kenapa kak Ji cintanya sama kakaknya kakak?"tanya Alisa polos.
"Kata siapa gue pacaran sama dia"kata Pluto dan Jingga berbarengan.
Membuat Alisa semakin bingung.
""eh...Alisa toa mesjid cewe berisik kaya dia bukan tipe gue,tapi gue heran kakak gue cinta banget sama elu ya Ji elu apain sih dia?"kata -kata Pluto benar-benat membuat Jingga kesal.
"Ooo begitu"Alisa berwajah semu-semu merah saay berbicara dengan Pluto.
Jingga melihat wajah itu.
"Alisa jangan bilang elu suka sama Plu?"tanya Jingga tiba-tiba.
wajah Alisa langsung merah dia langsung pergi dari hadapan mereka berdua.
Jingga dan Pluto saling tatap.
"Eh...kalo nggak salah Alisa sekolah di SMP yang sama kan sama elu dulu?"tanya Jingga.
"Iya kenpa?"jawab Pluto santai.
"Apa jangan-jangan dia suka elu dari masih SMP wah...Plu cie...ciee..."ledek Jingga dan kini wajah Pluto yang berubah merah ketika di ledek Jingga.
Tiba-tiba ponsel Jingga berdering dilihat layar ponsel ternyata Piter yang menelpon.
langsung di angkat oleh Jingga.
"Ya...kak"
"Kamu siap-siap nanti sore berangkat ke luar kota bersmaa Yuki besok pertandingan mu"
"Ooo iya kak"
"Ya sudah"
Saluran telpon langsung terputus Piter langsung mematikan telponnya.
"Kak Piter?"tanya Pluto.
"Iya..."
"Ngapain?"
"Gue di suruh siap-siap nanti sore mau berangkat ke luar kota sama sensei Yuki"
"Ooo begitu"
"Eh....elu suka nggak sama Alisa dia baik loh,cantik,pinter lagi"tanya Jingga tiba-tiba.
"Apaan sih"wajah Pluto memerah lagi.
"Wah...elu suka ya sama dia liat tuh muka lu udah kaya buah tomat"ledek Jingga.
"Apaan sih ngarang lu"Pluto langsung meninggalkan Jingga dia ingin menyembunyikan wajah malunya dari Jingga kalau Jingga melihatnya seperti ini habis dia di ledek terus.
...*******************...
__ADS_1