KEEP THE FAITH (Percaya Pada Allah)

KEEP THE FAITH (Percaya Pada Allah)
Pertemuan yang tak terduga


__ADS_3

You get what you work for, not what you wish for !


Nia's


Hari Rabu yang melelahkan, aku duduk dikursi taman kampus, aku membuka laptopku dan mengecek jadwal pelajaran selanjutnya.


Aku mendapati chat dari grup bahasa inggris, kalau jam pelajaran diganti pagi hari, sedangkan aku ada pelajaran matematika juga alhasil aku tidak bisa menghadiri mata pelajaran bahasa inggris.


Kepalaku pusing, aku capek kenapa tidak ada satu hari saja yang bisa membuatku relaks, tidak perlu memikirkan apapun hanya diam menikmati indahnya hidup, sekarang apa yang harus aku lakukan tidak ada pelajaran, Ria pasti sedang ada kelas sekarang.


Aku termenung sebentar menyandarkan tubuhku dikursi taman, memejamkan mata sejenak sambil menikmati angin yang sepoi-sepoi yang membelai kulitku dengan lembut. Pohon rindang ini membantuku berlindung dari terpaan sinar matahari secara langsung, tanpa aku sadari aku berandai-andai.


Apakah ini surga rasanya nyaman sekali, seandainya ini surga dan aku dapat bertemu dengan nenek dan kakek, air mataku mulai menetes. Ibu apakah engkau juga ada di sini? Ibu pasti berada disuatu tempat bersama kakek dan nenek, apa kalian sudah bertemu ? Ibu harus meminta maaf pada mereka, karena membuat hidup mereka susah.


Mungkin aku tertidur aku merasa sedang berjalan diatas tanah putih dibawah pepohonan yang rindang, rumput hijau dan bungga bermekaran dimana-mana. Apakah aku masuk kedalam negri dongeng ? Seandainya aku dilahirkan kembali sebagai seorang putri seperti sebuah novel yang aku baca (Suddenly I become Princess) sebelumnya.


Aku menelentangkan tanganku menarik nafas dan tersenyum. Jika ini adalah takdir baru untukku, aku berharap dapat bertemu dengan pangeran berkuda putih dan membawaku ke pelaminan ehh, bener kan ? Kalau ingin membawaku maka pangeran itu harus menikahiku! Haha aku tertawa cekikikan.


"Hahaha, siang bolong udah ngiler aja!" Teriak seorang lelaki.


Mataku terbelalak mencari asal suara, aku benar-benar membuka mataku bingung dan menyadari sesuatu "Ahh aku ketiduran" ucapku sambil bangun.


"Haha usap air liurmu hampir jatuh tuh !" ucap laki-laki itu sambil tertawa.


Mati gaya, aku segera mengusap air liur yang hampir menetes dan aku benar-benar merasa malu setengah mati.


"Udah bangun sekarang?" Cowok ini tidak berhenti tertawa "Lagian siang-siang udah tidur nggak ada kerjaan apa ?"


Aku masih bingung, siapa cowok ini kok sok akrap banget dan pikiran gila muncul di benakku. Jangan-jangan mimpi tadi benar dia adalah pangeranku, aku menggeleng sekuat tenaga. Tidak mungkin! aku sudah gila mungkin ini efek tidur siang.


Cowok itu menatapku seperti sedang menyelidiki sesuatu "Kamu masih belum bangun ya ? Apa kamu sakit ?" ucapnya dengan nada pelan.


"Ahh enggak kok, aku tidak sakit hanya masih belum bangun sepenuhnya!" ucapku gagap karena kaget aku juga kaku banget soalnya tidak pernah berhubungan sama cowok.


Cowok itu tersenyum, terlihat manis dimataku, lalu aku kembali tersadar ketika cowok itu mengulurkan tangannya "Aku Ardan Hartadi, paggil aku Ardan, nama kamu siapa ?"


Ragu-ragu aku mengulurkan tanganku juga menjabat tanganya "Aku Nia, Nia Rahma" ucapku ikut memperkenalkan diri.

__ADS_1


Jadi Ardan kesini bukan tanpa alasan, ia ingin memberitahuku ada tugas bahasa inggris. Ternyata Ardan adalah anak seangkatanku dia juga mengambil mata pelajaran bahasa inggris, tapi aku tidak pernah melihatnya, sejujurnya aku juga tidak bisa menghafal orang disekitarku, mungkin terlalu banyak yang aku fikirkan.


Setelah memberitahuku tentang tugas bahasa inggris dan sedikit berbincang-bincang tentang hal lain, ia pun pamit pergi karena masih ada pekerjaan lain.


Aku sendirian ngapain ya enaknya ? Pikirku kemudian. Aku melihat jam menujuk pukul 2 siang, aku masih punya 4 jam sebelum memulai kerja. Lebih baik aku pergi jalan-jalan mumpung lagi free, aku pun segera mengepak barang-barangku.


Disaat ingin beranjak pergi dari bangku taman, tiba-tiba mataku tertuju pada seorang Ibu yang terduduk dilantai sedanhkan kepalanya bersandar pada kursi. Aku segera bangun dan menghampirinya aku memangilnya beberapa kali tapi tidak ada balasan, aku mencoba mengoyangka tubuhnya berharap agar Ibu ini segera bangun, aku menatap wajahnya yang pucat. Aku yang berdiri tiba-tiba jatuh terduduk dilantai kakiku gemetar aku ingat kejadian ketika ingin membangunkan kakek dulu . "Tolong-tolong!" teriakku sambil menangis, tapi entah kenapa taman ini sangat sepi tidak ada satu orangpun yang mendengar. Aku tertunduk ketakutan dan menangis, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan.


Disaat aku sedang menangis, sebuah tangan hangat menyentuh wajahku, aku segera menatap kedepan.


Ibu yang tadi sidah bangun dan tersenyum, ia mengelap air mata diwajahku. Aku hanya menatapnya bengong.


"Kenapa kamu menangis ?" ucapnya lirih.


Aku tersadar dan mengusap air mataku "Apakah anda baik-baik saja ? Saya takut terjadi sesuatu pada anda?" Ucapku jujur.


Ibu itu memegang perutnya "Sepertinya magku kumat, aku lupa tidak sarapan tadi, dan belum makan siang juga, jadi aku mencoba tidur disini menunggu anakku datang menjemput!" jawabnya kemudian.


Tanpa basa basi aku menarik lengan ibu itu "Mari saya antar ke kantin kampus, dekat kok dari sini atau ibu mau makan yang lain ?" ucapku kemudian.


Sepertinya ibu itu kaget atas sikapku, aku tidak peduli aku membantunya duduk di kursi sambil membantu membersihkan pakainya yang kotor terkena debu, dan merapikan rambutnya sedikit karena saat itu rambutnya sedikit berantakan.


Ibu itu malah tertawa membuatku bingung.


"Haha baru pertama kali ada orang yang memperlakukan aku seperti ini, terimakasih ya ! Oh ya siapa namamu ?" Tanyanya kemudian.


"Saya Nia, saya belajar dikampus ini tapi karena saya salah membaca jadwal jadi gak ada kerjaan sekarang" jawabku malu.


Ibu itu menganguk mengerti.


"Mari saya antar kekantin !" ucapku kemuadian.


Ibu itu enggan kemudian berkata "Aku tidak punya uang!"


Aku pun tersenyun "Tidak papa bu saya ada uang lebih mari saya antar !" ucapku sambil menggandeng tangannya tanpa disuruh.


Ibu itu hanya tersenyum dan mengikuti langkahku.

__ADS_1


Dikantin, ibu itu makan dengan lahap, kasihan mungkin dia sudah kelaparan. Tapi aku senang melihatnya "Ibu mau pesan makanan lain juga ?" tanyaku kemudian .


Ibu itu tersenyum "Maaf ya saya terlalu lapar sehingga lupa ada kamu disini, disini makanannya enak boleh tambah satu porsi lagi ?" ucapnya .


Aku tersenyum "tentu saja, disini makanannya murah bu jadi tidak perlu sungkan !" aku memesan satu porsi nasi pecel lagi.


Ibu itu memakan habis makanannya dan meminum es teh hangat, lalu ia mengucapkan terimakasih.


Aku tersenyum senang, aku jadi ingat nenek hiks .


"Nak boleh saya tanya sesuatu ?" ucap ibu itu hingga membangunkan lamunanku ."Kamu umur berapa? Apakah kamu tinggal didekat sini ?"


"Saya umur 20 tahun bu, iya saya ngekos tidak jauh dari sini" jawabku kemudian.


"Tinggal sendiri ?" tanyanya kemudian.


"Saya tinggal sama temen" jawabku sopan.


"Orang tuanya kemana?"


"Mereka sudah gak ada bu".


Ibu itu tampak sedih "Maaf ya aku tidak bermaksud".


"Gak papa bu saya sudah nggak sedih kok, oh ya rumah ibu dimana biar saya antar pulang ?"


"Gak perlu nak, bisa pinjam HP nya aku akan menghubungi seseorang untuk menjemputku !"


"Tentu" jawabku sambil memberikan ponselku.


Ibu itu menelfon seseorang kemudian tersenyum dan mengembalikan ponselku. "Terimakasih ya, suatu saat aku pasti akan membalas kebaikanmu !" ucap ibu itu kemudian.


"Tidak usah begitu bu, saya senang kok bisa membantu" jawabku jujur.


Sesaat kemudian sebuah mobil muncul dan ibu itu berkata "Aku pulang ya , makasih makan siangnya!"


Akupun tersenyum "Sama-sama, hati-hati dijalan bu !" ucapku sambil melambaikan tangan.

__ADS_1


Mobil itupun melaju meninggalkanku sendirian, aku melihat jam tanganku, tinggal satu jam lagi untuk kerja, cari Ria ahh mungkin ia sudah keluar dari kelas. Akhirnya aku bertemu Ria, mendengarkanya curhat tentang pacar barunya, kemudian pergi bekerja di tempat kerja paruh waktu kami .


What kind of angles, all angles is prety !! Hehe ^^


__ADS_2