
Farhan's
Hhhh kehidupanku sungguh membosankan, aku tidak tau apa yang aku inginkan setiap hari hanya bekerja dan mendengar omelan mama memintaku untuk menikah .
Jujur aku membenci wanita, mereka sangat munafik terlihat baik didepan tapi dibelakang ? banyak temanku yang bercerai karena tidak kuat dengan kelakuan istri mereka .
Aku berusaha menjadikan perusaha an sesukses ini, agar membuat mama tidak akan memintaku untuk menikah aku yakin bisa mengurusi hidupku sendiri .
Lagi ? temanku anton ia bertengkar dengan istrinya ia memintaku untuk menghiburnya .
Kami makan malam bersama, Anton menceritakan tentang kelakuan istrinya ya gitu lah aku gk mau cerita soal masalah ini aku sendiri punya banyak masalah.
Hujan turun dengan derasnya , Aku menawarkan Anton untuk mengantarnya pulang . Anton gak mau malah menangis, aku jadi salah tingkah sial .
Seorang gadis pelayan menghampiriku " Maaf mas ada yang bisa dibantu"
Aku mati gaya " Maaf mbak , saya gk ngapa - ngapa in dia curhat tentang istrinya dan menangis "
"Oh baik kalau begitu" Gadis itu menahan tawa , dia mengejekku benar aku marah , aku pergi ketoilet untuk menenangkan diri .
Ketika keluar seorang cewek menabrakku gelas yang dibawanya tumpah dan pecah " Ah sial, kalau jalan pakai mata dong ! " aku membersihkan kemejaku yang terkena air .
Cewek itu berusaha membersihkan gelas pecahan , aku baru sadar kalau semua mata melihat ke arahku . Aku malu jadi aku jongkok dan mencoba membantunya .
Cewek itu mengucapkan maaf berkali kali, aku bilang gak papa dan tanpa sengaja aku menatap wajahnya, ia tersenyum aku terkejut, " lo lagi ?" bentakku sambil berdiri. Cewek yang membuat aku mati gaya karena menawarkan bantuan .
"Maafkan saya" dia berdiri dan membungkuk .
Aku marah dan malu, aku gak tau harus berbuat apa ? Anton menyeretku dan meminta maaf pada semua orang .
__ADS_1
Anton membawaku kekamar hotelnya , aku mendorong Anton dan melepas jasku yang terkena air , aku benar - benar marah .
"Sabar Han, lo kenapa sih kayak cewek lagi PMS gitu ?
"Hhh, gue juga gak tau , gue merasa cewek itu sedang mengejek gue "
"Perasaan lo aja kali, dia bahkan sampai gemetar ketakutan"
"Tau ahh aku mandi dulu" Akupun segera masuk kamar mandi dan mengguyur tubuhku yang capek, otakku ini kenapa masak bener aku takut sama cewek , ahh gara - gara dina sialan . (Cewek yang disukai Farhan waktu Smp)
Aku menatap tubuhku didepan cermin , aku tersenyum melihat diriku sendiri . tubuh tinggi, badan kekar, kulit bening, pintar, kaya lagi . Gak akan ada orang yang akan mengejekku lagi itu pikirku .
"Ting tong ! Ting tong ! Ting tong" Bel berbunyi hingga 3 kali kenapa gk ada yang buka pintu masak Anton tidur sih ? Aku yang hanya memakai handuk keluar kamar dan membuka pintu .
Seorang cewek berdiri didepan pintu, aku tersenyum melihatnya "Ada apa lagi ?" tanyaku sambil memamerkan tubuhku . Biar dia liat dan gk bisa mengejekku lagi .
"Maaf menggangu ini pesanan birnya, mau ditaruh didalam ?" iapun masuk kedalam tanpa meminta persetujuanku dan meletakkan bir itu diatas meja mungkin Anton yang pesan pikirku .
"Apa an lo mau ngajak berantem" ucapku marah
"Maaf ya mas, saya sedang bekerja dan tidak ingin berantem sama masnya . Mas ganteng banget lo , pasti semua cewek bakalan mau sama mas ahh dan juga satu lagi minum itu gak bagus buat kesehatan nanti jadi impoten loh " Ia berkata begitu dan berjalan pergi sambil menutup pintu .
Aku masih memikirkan apa yang dikatakan cewek ini, aku melihat Anton tidur dibawah selimut yang menutupi seluruh tubuhnya , kemudian aku melihat diriku yang setengah bugil dan menyadari sesuatu ahh gila aku berlari kekamar mandi dan memakai baju .
Gila kenapa Anton cuma punya satu tempat tidur, masak gue mau tidur sama dia , udah jam 1 lagi aku capek, akhirnya aku tidur juga dikasur yang sama dengan anton .
"Farhan "Seorang gadis berlari menghampiriku yang duduk dimeja dalam kelas "Kamu rajin banget ya tiap hari berangkat pagi, oh ya materi matematika susah banget kan aku gakĀ tau cara ngerjainnya, boleh minta tolong gk ?" iya menatapku sambil memelas .
Dina dia benar - benar cantik aku tersenyum dan memberikan catatanku .
__ADS_1
Beberapa kali lagi ia selalu menyapaku, mengajaku makan dikantin bersama, kadang ia memberikanku kue yang ia buat bersama ibunya , kami juga sering mengerjakan tugas bersama , dan perasaan ini pun muncul cinta pertamaku .
Aku penasaran gimana caranya nembak dia seperti yang di lakukan dalam novel romantis yang pernah aku baca .
Akhirnya aku mendapat ide, aku ingin seluruh kelas tahu kalau aku dekat dengan dewi kelas yaitu dina gadis pertama yang membuatku tertarik.
Aku membeli banyak bunga mawar, ya karena orang tuaku kaya aku bisa mendapatkan apapun yang aku mau , aku datang pagi dan membagikan bunga keseluruh siswa yang datang pagi dan ketika dina datang aku meminta mereka untuk memberikan bunga itu pada dina . tentu saja gak gratis aku memberi mereka coklat agar mau mebantu menjalankan misiku .
Akhirnya pukul 6.30 dina masuk gerbang sekolah satu persatu teman - teman memberikan bunga padanya sambil tersenyum tanpa mengucapkan apapun . Dina bingung tapi ia senang menerima banyak bunga.
Aku melihatnya dari jendela kelas melihatnya tersenyum senang, akupun berencana menghampirinya aku bediri di lorong depan kelas menunggunya sambil berdebar .
Dina menatapku dan melambaikan tangan dia tersenyum cantik sekali .
"Dina" Seorang cowok berlari kearahnya
Dina berbalik dan tersenyum "Kak Niko !" Ia memeluk cowok itu "makasih ya bunganya" ia tersenyum senang
"Itu bukan bunga dariku" Ucap Niko marah , aku merasa Niko sedang melotot i ku sekarang
Dina bingung "Lalu siapa?, pacarku kan cuma kak niko "
Niko mengambil bunga Dina dan berjalan ke arahku aku tidak dapat bergerak, Niko melempar bunga itu dan memukuli ku, aku hanya bisa diam tanpa melawan .
Ia menarik kerah bajuku " Eh cupu ! banci kayak lo gak pantes ngejar Dina cewek gue, sana pacaran aja sama buku lo, dan satu lagi kalau lo sampai berani deketin cewek gue lagi lo bakalan ******" Ia pun pergi dan menggandeng dina masuk kelas , dina tidak mengucapkan apapun .
Aku pergi ke Ruang kesehatan , beberapa guru menasehatiku, dan niko di skors selama seminggu karena menghajar adik kelas . Dan siswa lainnya selalu berbisik tentangku kata - kata mereka sangat menyakitkan aku bahkan tidak mau mengingatnya lagi.
Aku bangun dari tidurku keringatku membasahi wajah dan tanganku kepalaku pusing , gadis itu mengingatkanku pada masa lalu yg ingin aku lupakan .
__ADS_1
Anton sedang mandi aku segera pergi keluar, mengendarai mobilku untuk pulang kerumah, siap - siap mendengar omelan mama ni , gerutuku.
Benar saja dirumah mama ngambek dan akhirnya pergi keluar tanpa memberi tahu siapapun . Biarkan saja nanti juga akan pulang sendiri . Kalau aku heboh mencarinya mama malah akan menjadi semakin manja .