Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 103


__ADS_3

Sore hari,,,


Ziyan menemui istri pelaku yang masih berbaring di rumah sakit kerena habis operasi yang di jalanin nya...


dengan alamat, nama rumah sakit , juga no kamar pasien ,, mempermudah Ziyan tuk menemukan nya..


Kini Ziyan bersama Indra masuk setelah berjalan dan bertanya pada suster tentang informasi pasien...


"Permisi..." Ucap Ziyan masuk ke dalam kamar tersebut...


Wanita yang sedang berbaring itupun langsung mengarahkan mata nya pada ke dua orang yang sangat asing bahkan tidak mengenal siapa mereka..


"Apakah kamu Tika istri nya Dani..?" Tanya Ziyan bertanya dulu karna takut salah orang...


"Iyah,, benar,,, kalian siapa ya...?" Tanya Tika yang memang tidak mengenali mereka..


Ziyan pun kemudian langsung duduk di kursi kosong dengan menghela nafas panjang ingin menjelaskan apa yang terjadi...


"Apakah kalian kenal dengan suami saya atau teman suami saya...?" Tanya Lagi Tika..


"Kamu tenang,,, kami orang baik kok,, kami ke sini ingin menjelaskan sebuah kebenaran..." Ucap Ziyan..


Kemudian Indra menyentuh bahu Ziyan supaya tetap tenang...


Ziyan pun menyapa kembali tangan Indra meng isyaratkan bahwa diri nya baik baik saja...


"Jadi,, suami mbak menjadi tersangka atas perusakan kafe saya,,," Ucap Ziyan menjelaskan perlahan..


Seketika Tika pun terkaget dan terkejut.. Suami yang ia kenal baik itu di katakan seperti itu oleh Ziyan tentu saja tidak terima..


"Ah,,, mbak pasti bercanda,, suami saya orang baik tidak mungkin begitu..." Ucap Tika yang tak mempercayai perkataan Ziyan tersebut...


Ziyan menghela nafas panjang lagi tuk memulai percakapan nya lagi...


"Jadi suami mbak di jadikan kambing hitam oleh orang lain untuk menghancurkan bisnis saya,,, menurut yang ia katakan,, dia menerima sejumlah uang besar yang cukup untuk biaya operasi mbak... Orang tersebut memanfaatkan ke putus adaan suami mbak tuk berbuat jahat demi kebencian nya ke pada saya..." Ucap Ziyan menjelaskan perlahan...

__ADS_1


Seketika Tika pun tak percaya dengan apa yang di katakan ziyan,, ia ingin percaya tapi ragu,, tak ingin percayapun Tika merasa masuk akal,, karna uang operasi itu sangat lah besar..


"Tapi apa yang kamu ucapkan tidak berbohong kan...?" Tanya Tika yang ingin kebenaran dan kepercayaan apa yang di ucapkan Ziyan tersebut...


Ziyan hanya menggelengkan kepalanya memastikan bahwa dirinya tidak berbohong...


"Mas,,, kenapa kamu melakukan itu,,,?" Tanya Tika dalam kekecewaan pada suami nya setelah Ziyan membenarkan perkataan nya...


"Kamu jangan salahkan suami mu,, itu semua dia lakukan demi kesembuhan kamu berharap kamu akan sembuh,," Ucap Ziyan sambil memegang tangan Tika tuk menenangkan nya...


"Tapi mengapa harus melakukan itu...?" Tanya Tika dalam tangis dan kekecewaan nya...


"Kamu tahu kan setiap orang jika dalam keadaan keputus asaan akan melakukan hal yang nekat untuk apa tujuan nya,, ya seperti Suami kamu,, dia rala melakukan kejahatan seperti itu hanya demi mendapatkan uang untuk operasi kamu di saat semua orang tak ada yang menolongnya dan seorang penjahann akan menjadi penolong nya saat dirinya benar benar dalam keputus asaan sebagai kesempatan terakhir yang tak mungkin ada meski tahu pasti akan ada balasan nya..." Ucap Ziyan kembali yang tak menyalahkan suami tidak tersebut karna memahami ke adaan nya...


Tika pun mulai sedikit tenang dengan perkataan Ziyann tersebut,, seakan akan semua ya g di katakan Ziyan itu benar dan tidak semestinya menyalahkan suami nya yang sudah berkorban demi kesembuhan nya...


"Apakah suami saya di penjara...?" Tanya Tika seketika...


Ziyan hanya mengangguk...


"Tapi mengapa kamu tak memaafkan nya...?" Tanya Tika seketika...


"Terimakasih,,, aku minta maaf atas nama suami saya... Saya benar benar minta maaf .." Ucap Tika seketika setelah dia merasa agak tenang..


"Iyah,, aku sudah memaafkan nya... Jadi jangan sedih lagi ya,, lebih baik fokus pada kesehatan kamu,, nanti setelah sembuh baru jenguk suami kamu .." Ucap Ziyan..


Tika pun hanya mengangguk mengerti ,,,


"Dulu suami saya bekerja di perusahaan cabang xxx di kota A,, sudah hampir 4 tahun,, dia sangat rajin dan bagus sehingga menejer di sana mengapresiasi nya dengan berbagai pujian bahkan sampai mau naik jabatan,, tapi sayang semua tak bertahan lama karna ada orang lain yang menjebak nya sehingga melakukan kesalahan patal,, sehingga dia di pecat,,, .." Ucap Tika yang tiba tiba menceritakan musibah satu tahun yang lalu itu...


"Eh sayang,, bukan kah itu perusahaan cabang kamu yang di 9egang oleh Zainal...?" Tanya Ziyan pada Indra..


"Apakah direktur itu bernama Zainal...?" Tanya indra pada Tika yang ingin memastikan bahwa itu benar...


"Eum,,, seperti nya Iyah,, soal nya suami saya sering pergi bersama nya dan selalu menyebutkan nama itu jika datang bercerita saat pulang..." Ucap Tika..

__ADS_1


"Ouh... Baik lah . Aku paham... Kalian bicara lah aku akan keluar dulu..." Ucap Indra tak memperpanjang pembicaraan...


Indra pun pergi dan tinggal Ziyan bersama Tika di sana


"Apakah suami kamu seorang bos besar...?" Tanya Tika...


"Ya bisa di bilang begitu,,, di memang memiliki beberapa cabang termasuk tempat suami mu kerja dulu..." Ucap Ziyan...


"Ouh,,, hebat sekali ya suami kamu..." Ucap Tika


"Ya,, itu semua hasil kerja keras nya sendiri sampai sekarang... Aku juga beruntung bisa memiliki nya .." Ucap ziyan


"Semoga kalian langgeng ya .." Ucap Tika...


Ziyan hanya tersenyum menanggapi nya..


"Nah aku bawa buah buahan,, tadi suami kamu bilang mau beli buah cuman gak sempat jadi meminta tolong aku memberi nya pada mu.." cap Ziyan...


"Maaf,, jadi ngerepotin..." Ucap Tika...


"Gak papa,,, santai saja..." Ucap Ziyan sambil mengupas mangga yang di bawa nya yang di taruh di bawah....


"Nih,,, biar kamu cepat sehat..." Ucap Ziyan memberikan perhatian...


"Makasih yah,, kamu benar benar orang baik...," Ucap Tika sambil menerima sebuah mangkuk dan garpuh yang berisi potongan buah yang di potong kotak kotak oleh Ziyan tadi...


Ziyan hanya menanggapi nya dengan senyuman menandakan bahwa diri nya tulus membantu nya...


Kemudian suasana pun terdiam saat setelah Tika memakan buah tersebut dengan sangat lahap,,,


"Eum,, apakah kamu sudah punya anak...,?" Tanya Tika yang tiba tiba mempertanyakan hal tersebut...


Ziyan sedikit kaget dengan pertanyaan yang tiba tiba itu...


"Yah,, aku memang punya anak,, tapi bukan dari aku akan tetapi dari istri pertamanya,, meskipun begitu aku sangat menyayangi nya seperti anak sendiri .." Ucap Ziyan menjelaskan dan tak ingin mengaku ngaku bahwa Kiano adalah anak nya namun anak tirinya...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


@A,N


__ADS_2