Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 45


__ADS_3

Di perjalanan menuju kota..


Terdapat dua mobil yang ada di jalanan yang lumayan sepi,, yang di depan mobil Indra dan yang di belakang entah mobil siapa namun Indra merasa bahwa mobil itu terus menguntit nya meski mungkin mobil itu menuju jalur yang sama, namun Indra merasa ada hal yang janggal dari mobil yang di belakang na,,


Terus kemudian Indra mencoba mengalihkan arah nya dan itu bukan ke kota tapi ke sebuah jalan yang lain,, Indra hanya memastikan jika mobil itu terus mengikuti nya berarti mobil itu menguntit nya,, jika lurus ke kota maka memang mobil itu menuju arah yang sama..


"Loh kok belok..?" Tanya Ziyan saat Ziyan merasa jalan nya salah bukan menuju kota ..


"Aku hanya berkeliling saja sebentar.." Ucap Indra mencari alasan,, karna Indra belum bisa memastikan takut nya perkiraan nya salah tentang mobil di belakang nya..


Ziyan pun hanya diam dan merasa ada yang aneh dengan jawaban suami nya itu,, namun Ziyan hanya diam saja dan menikmati pemandangan yang terlihat dari sisi jendela banyak pepohonan.. Sedangkan Kiano malah tertidur di dalam mobil..


Indra pun memutar untuk kembali ke arah kota namun ternyata mobil itu tetap menguntit,, lalu Indra pun mencoba memutar balik lagi dan berputar lagi ke arah jalan menuju kota ,, Indra semakin yakin bahwa itu mobil menguntit mobil nya..


"Bos,, apa yang dia lakukan, dia hanya mutar mutar saja lalu balik lagi,," Ucap anak buah pada si bos yang sedang menyetir mobil nya..


"Entah lah,, " Jawab si bos tak mengerti..


Kemudian Indra pun menghentikan mobil nya dan langsung keluar sedangkan mobil itu pun langsung berhenti mendadak karna Mobil di depan nya yang tiba tiba berhenti..


"Woy,, keluar..!" Ucap Indra mengetuk mobil yang menguntit nya..


"Bos kita ketahuan.." Ucap si anak buah..


"Jangan takut dia hanya seorang kita bertiga,, ayo kita hajar.." Ucap si bos yang kemudian merekapun turun dari mobil semua


Merekapun turun dari mobil dengan penuh gaya dan gagah se akan akan mereka adalah preman yang kuat..


"Apa tujuan kalian..?" Tanya Indra..


"Kami di bayar untuk menangkap anak istri mu.." Ucap si bos berterus terang..


Ziyan yang mendengar percakapan tersebut merasa takut dan merasa khawatir juga jika para preman itu melakukan sesuatu pada suaminya..


"Oh,, sebelum menyentuh mereka hadapi aku dulu.." Ucap Indra dengan gagah perkasa..

__ADS_1


"Ouh sok jagoan ya kamu.." Ucap si bos tersebut yang merasa tertang tang..


"Hajar.." ucap si bos melambaikan tangan nya ke depan sebagai isyarat supaya ke dua anak buah nya maju tuk melawan Indra..


Langsung saja mereka berdua pun maju tuk menghajar Indra..


"Awas hati hati.." Ucap Ziyan..


Indra tak menghiraukan ucapan Ziyan dan hanya mendengar nya saja..


Merekapun mulai berkelahi dengan Indra dua lawan satu,, akan tetapi mereka seperti kesulitan menghadapi Indra se orang saja,, Indra hanya menghindar hindar saja seperti memang di sengaja untuk mempermainkan mereka..


"Aku baru tahu kalau dia mahir dalam berkelahi ." Ucap Ziyan yang menertawakan anak buah preman itu yang sengaja di permainkan..


"Apa kalian belum makan.. Lemas sekali tinju kalian." Ucap Indra meledek..


"Hey,, hajar dia dengan benar,, Bodoh ." Ucap si bos yang geram pada anak buah nya itu..


"Ah Ma,, ada apa bising sekali.." Ucap Kiano yang terbangun karna suara bising dari luar sambil menggesek gesek mata nya karna habis bangun tidur ...


"Eum,, Kiano tahu papa suka berantem..?" Tanya Kiano heran..


"Tentu saja,, papa kan hebat ." Ucap Kiano dengan bangga pada papa nya..


Merekapun kembali menonton mereka bertarung ..


Sepertinya anak buah tersebut mulai kelelahan karna menghajar Indra yang tak kunjung kena juga..


Langsung saja Indra kembali menghajar ke dua anak buah tersebut dengan menarik baju belakang nya dan mengangkat nya lalu melemparnya tepat di depan si bos nya itu,, sampai akan terkena badan nya karna lemparan anak buah nya yang seperti melempar barang saja...


"Wah aku tak tahu dia sekuat itu.." Ucap Ziyan merasa kagum pada suami nya..


"Bagus .. Hajar mereka.." Ucap Kiano berteriak ..


Si bos itupun merasa geram karna ke dua anak buah nya telah tumbang dengan mudah..

__ADS_1


kemudian si bos pun maju dengan tinju nya tapi siapa sangka tinju nya itu di tahan dengan tangan kosong oleh Indra bahkan si bos itupun tak bisa melepas tangan nya dari tangkapan Indra saking kuat nya tangan Indra menangkap tinju si bos..


Si bos itupun kesulitan melepaskan nya dan terus mencoba melepaskan nya namun tetap saja tak bisa..


Ziyan pun menertawakan nya bahkan kiano pun menertawakan nya dengan keras..


"Kenapa dia sekuat ini,, Bahkan aku sampai di tertawakan oleh anak kecil di mana harga diri aku sebagai preman .?" Ucap si bos dalam hati sambil terus mencoba melepaskan tinju nya..


Kemudian Indra pun memutarkan tangan si bos preman itu ke belakang,, tentu saja si bos itupun merintih ke sakitan..


"Mohon ampuni aku,, aku janji gak akan ganggu kalian lagi.." Ucap si bos tersebut menyerah...


"Bagus,, awas kalau aku melihat kamu lagi akan ku hajar kamu.." Ucap Indra sambil meninju perut nya dengan keras..


"Baik.." Ucap Si bos sambil merintih ke sakitan karna tinjuan di perut nya terlebih lagi tangan nya yang tergilir membuat si bos itupun menderita..


Kemudian si bos itupun membawa anak buah nya yang tak sadarkan diri tuk di bawa pergi masuk ke dalam mobil,, dan merekapun pergi meninggalkan mereka...


"Wah ayah hebat.." Ucap Kiano dari dalam mobil sebari Indra masuk ke dalam mobil..


"Siapa yang mengirim mereka ya..?" Tanya Indra dalam hati keheranan...


"Kamu tak papa..?" Tanya Ziyan yang hawatir pada Indra..


"Aku baik baik saja..." Ucap Indra..


"siapa dalang di balik mereka ya..?" Tanya Ziyan heran..


"Entah lah,, tapi lain kali kamu mesti berhati hati apa lagi saat berdua bersama Kiano.." Ucap Indra mengingatkan..


Kemudian mereka pun kembali melajukan mobil nya menuju ke kota...


...****************...


@A,N

__ADS_1


__ADS_2