Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 25


__ADS_3

"Kik,, Kik,, Kik,,," Suara mobil mengelakson di luar...


"Sepertinya jemputan ku sudah datang..." Ucap Ziyan sambil berdiri ingin meninggalkan tempat tersebut...


"Kalau begitu Ziyan pamit dulu ya Tan..." Ucap Ziyan...


"Aku antar ya..." Ucap Sinta ..


Ziyan hanya mengangguk setuju,,, Merekapun keluar bersama...


"Makasih ya atas semuanya ..". Ucap Sinta...


"Oke,, sama sama,, kalau gitu aku pulang dulu ya,, lain nanti kita bertemu lagi... Dah... !" Ucap Ziyan sambil berjalan ke arah mobil dan masuk ke dalam nya...


Sedangkan di dalam Ratna membuka semua isi makanan yang di bungkus,, Namu Ratna penasaran dengan amplop kertas berwarna kuning kecoklatan yang berada di salah satu makanan yang baru di buka...


"Apa ini...?" Tanya Ratna yang mengambil amplop kertas itu da perlahan membuka nya...


Betapa kaget nya Ratna ternyata Isi amplop itu adalah sejumlah uang yang begitu banyak bahkan uang itu tebal entah berapa uang itu...


Dan Ratna melihat sebuah kertas kecil di dalam amplop tersebut ..


"Untuk sebelum nya aku berterima kasih pada Tante karna sudah menganggap ku seperti anak sendiri dan begitu baik pada ku,, Mungkin dengan uang ini bisa sedikit membantu Tante,, tolong di terima ya sebagai tanda terima kasih aku pada Tante .. Ziyan...." Itulah tulisan yang tertera di kertas itu


"Ibu kenapa...?" Tanya Sinta saat masuk ke dalam rumah dan melihat ibu nya menangis...


Dan Sinta pun langsung menghampiri ibu nya dan mencari tahu kenapa...


"Gak papa,, Ibu hanya bahagia saja..." Ucap Ratna...


"Kenapa Bu..?" Tanya Sinta yang masih belum memahami apapun..

__ADS_1


"Karna ibu bisa membayar utang dan kita masih bisa tinggal di rumah ini..." Jelas Ratna...


"Ibu punya uang .?" Tanya Sinta masih belum mengerti..


"Lihat Ini,,, " Ucap Ratna memperlihatkan se gepok uang di tangan nya...


"Apakah itu dari Ziyan Bu...?" Tanya Sinta mencoba menebak..


Ratna hanya mengangguk....


"Syukur lah Bu,, Kita bisa membayar hutang kita sehingga kita tak akan pergi dari rumah ini ." Ucap Sinta ikut bahagia juga...


Rupa rupa nya Ziyan tahu bahwa mereka memiliki utang yang cukup besar sekitar 100 juta,, dan Ziyan memberi nya 200 juta sehingga dapet sisa uang untuk biaya hidup mereka,, Ziyan melakukan itu hanya sebagai tanda terima kasih karna mereka begitu baik pada nya di masa lalu...


Di dalam mobil...


"Kamu kenapa senyum senyum begitu..?" Tanya Indra yang heran dengan Ziyan...


"Bahagia kenapa..?" Tanya Indra masih heran..


"Karna,, akhir nya aku bertemu lagi dengan sahabat aku dan ibu nya,, Mereka begitu baik di masa lalu,," Ucap Ziyan...


"Syukur lah kalau begitu,,," Ucap Indra ikut senang juga...


Merekapun sampai di rumah...


"Mama,, kenapa lama sekali pulang nya ,," Ucap Kiano.. yang langsung memeluk Ziyan...


"Iyah,, Maaf,, mama ketemu temen lama mama dulu" Ucap Ziyan...


"Pasti mama senang kan bertemu dengan nya ..?" Tanya Kiano..

__ADS_1


"Tentu saja" Ucap Ziyan dengan tersenyum...


3 Hari kemudian...


"Istri ku,,, kita pergi ke kota C.." Ajak Indra...


"Untuk apa...?" Tanya Ziyan yang lupa tentang berkas yang di kasih ke Indra beberapa hari kebelakang...


" Bukan kah kamu ingin membuktikan data tentang Ibu kamu... Dia ada di Negara C..." Ucap Indra...


"Iyah,, aku lupa... Kalau gitu aku akan siap siap dulu..." Ucap Ziyan..


"Baiklah,, aku tunggu kamu di depan..." Ucap Indra sebari pergi menunggu di depan rumah


Beberapa saat kemudian...


Ziyan pun keluar dari kamar,, Indra pun menoleh betapa tertegun nya Indra saat melihat Ziyan yang begitu cantik dan anggun hari ini,,, Riasan wajah yang tak terlalu mencolok dan rapi,, pakaian yang begitu elegan,, dan badan nya yang langsung membuat Ziyan benar benar cantik di hadapan Indra saat itu... Dan Indra hanya terdiam mematung melihat Ziyan hingga beberapa saat Indra tersadar...


"Kenapa...?" Tanya Ziyan yang heran dengan Indra yang seperti itu...


"Gak papa,, aku hanya merasa hari ini kamu begitu cantik..." Ucap Indra...


"Sungguh kah..." Tanya kembali Ziyan dengan pipi sedikit memerah karna di piji oleh Indra...


"Ya sudah ayo berangkat..." Ajak Indra..


Ziyan pun hanya mengangguk setuju sambil menahan sedikit rasa malu nya...


...****************...


@A,N

__ADS_1


__ADS_2