Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 016


__ADS_3

Hendra pun merasa kecewa dan hanya menerima saja,,


" Kalau boleh tahu berapa uang yang sudah kita tabung ..?" Tanya Ziyan mencoba memancing Hendra...


Tentu saja Hendra gemetaran dan merasa panik karna yang itu sebenarnya tak pernah ia tabung justru malah untuk membayar hutang judi nya dan senang senang dengan Ziyan bahkan dengan wanita lain juga...


"Eum,,, Entah ,, aku lupa ,, mungkin sudah banyak..." Ucap Hendra dengan suara yang terbata bata,,


Hendra mencoba menutupi apa yang sebenar nya,, karna jika Ziyan tahu yang sebenar nya habis lah Dia...


Ziyan tersenyum puas melihat wajah Hendra yang panik ,, karna Ziyan tahu ,, dengan pengetahuan dari masa lalu memudahkan Ziyan tuk mempermainkan Hendra...


"Ouh,,, Boleh dong kita pergi sekarang ..?" Ucap Ziyan kembali memancing ...


"Jangan jangan sekarang..." Ucap Hendra dengan wajah panik dan suara terbata bata saat Ziyan berkata demikian...


"Kenapa ..?" Tanya Ziyan


"Karan Kita beli rumah dulu,,, rumah kan mahal,, setelah semua nya siap baru kita pergi ya..." Bujuk Hendra mencari alasan supaya Ziyan tak mempertanyakan lagi uang tersebut...


"Baik lah,,, Kalau gitu aku pulang dulu,, dah,,," Ucap Ziyan langsung pergi begitu saja


"Aku rasa Ziyan berubah akhir akhir ini..." Ucap Hendra merasa aneh...


"Mampus gue,, uang segini mna cukup,, buat utang juga masih kurang,,, " ucap Hendra kebingungan...


"Sudah lah,, aku minta saja sama Zeny mungkin dia mau kasih aku duit..." Ucap Hendra yang langsung pergi...

__ADS_1


"Hahaha,,,, pertunjukan hari ini lumayan bagus juga,,, Lain kali akan ku buat pertunjukan makin bagus .. Awas kalian aku datang .." Ucap Ziyan merasa senang setelah mempermainkan Hendra...


Namun saat Ziyan sedang berjalan di pinggiran jalan tiba tiba sebuah mobil menghampiri nya dan terlihat dari pintu mobil yang kaca nya terbuka...


"Masuk..." Ucap seseorang dari dala mobil...


Dan Ziyan pun langsung masuk ke dalam mobil...


"Kamu gak pulang...?" Tanya Ziyan pada Indra..


"Aku hanya kebetulan lewat saja,,," Jawab Indra ..


Walau sebemar nya memang Indra sedari tadi menunggu Ziyan dan belum pulang...


"Iyah kah...?" Tanya Balik Ziyan kurang percaya


"Kamu tadi dari mana...?" Tanya Indra hanya memastikan tebakan nya itu benar...


"Oh,, pantesan kamu begitu senang..." Ucap Hendra...


"Memang tebakan ku benar,, kamu masih belum berubah dan masih mencintai nya..." Ucap Indra dalam hati dengan memasang raut muka sedih...


"Tentu saja senang,, karna aku puas mempermainkan nya .. Hahah...." Ucap Ziyan tertawa senang dan lepas...


Saat itu pun Indra merasa senang saat Ziyan tertawa lepas seperti itu karna baru pertama kali Indra melihat Ziyan begitu senang nya...


"Kamu bilang tadi mempermainkan nya ...? Maksud nya gimana...?" Tanya Indra tak mengerti maksud Ziyan...

__ADS_1


"Dia meminta lagi uang sama aku..." Ucap Ziyan mencoba menjelaskan...


"Lalu kamu kasih...?" Tanya Indra


"Tentu lah aku kasih..." Ucap Ziyan menjawab..


"Dia meminta berapa sama kamu...?" Tanya Indra..


"100 juta,, Namun aku kasih 20 juta... Hahaha,,,," Ucap Ziyan tertawa lagi...


"Mengapa kau kasih 20 juta tak 100 juta..." Tanya Indra yang masih tak paham...


"100 juta kan banyak,,, kenapa mudah di kasih ke orang ..?" Ucap Ziyan....


"Bukan kah kamu sangat mencintai Hendra...?" Tanya Indra penasaran...


"Hahahaha,,, aku mencintai dia...? Mana mungkin,, laki laki macam begitu harus di cintai..." Ucap Ziyan...


Indra senang mendengar pernyataan Ziyan tersebut...


"Lalu,, dari dulu kamu sering keluar hanya bertemu dia dan selalu ngasih apa yang dia minta termasuk uang..." Ucap Indra..


"Itu dulu,, tapi sekarang tidak...." Ucap Ziyan berterus terang...


"Suami ku mau bantu istrinya kan buat balas dendam ..." Ucap Ziyan meminta bantuan suami nya...


...****************...

__ADS_1


Lanjut ya ...


@A,N


__ADS_2