Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 68


__ADS_3

Ke Esokan hari nya...


Saat siang hari kini Ziyan menjemput kiano karna sudah lama Ziyan yang sibuk dan sakit tak menjemput kiano pulang sekolah,, Karna SE karang dirinya sudah benar benar sehat dan bugar setelah beberapa hari banyak beristirahat dan meminum vitamin membuat nya cepat sehat kembali...


Di sekolah Kiano..


Ziyan melihat seseorang yang sedang duduk dan merasa dirinya sangat kenal dengan nya,, setelah beberapa saat di perhatikan rupanya Ziyan tahu siapa dia,, kemudian Ziyan pun mendekati nya dan menghampiri nya...


"Diana..?" panggil Ziyan sambil duduk di sebelah nya .


"Hey,, Ziyan,, apa kabar .?" Ucap Diana yang langsung bertanya t kabar nya Tampa bertanya ke hal yang lain saat bertemu


"Aku sangat baik.. Bagai mana dengan mu...?" Tanya Ziyan pada Diana..


"Aku,, baik juga,," Jawab Diana singkat..


"Oh ya,, Aku dapat kabar tentang insiden kamu,, apa semua nya baik baik saja...?" Tanya Diana yang beru beberapa hari ini mendapatkan kabar tersebut ..


"Ya,, aku sempat di rawat di rumah sakit beberapa hari tapi,, aku sudah baik baik saja sekarang..." Ucap Ziyan..


"Oh ya,, dari mana kamu dapat kabar tersebut?" Tanya Ziyan penasaran..


"Ouh,, itu,, anak ku yang bercerita padaku.." Ucap Diana..


"Siapa yang memberi tahu anak mu tentang kabar itu..?" Tanya lagi Ziyan pada Nadia yang masih penasaran..


"Tentu saja anak mu,, Kiano dan ShanShan kan teman jadi mungkin dia bercerita tentang kamu pada nya,, dan dia bercerita juga pada ku makanya aku tahu .." Ucap Diana yang menjelaskan dari mana ia tahu berita tersebut..


"Ouh,, Akku tak terfikir sampai situ,,," Ucap Ziyan yang sudah mengerti bahwa Kiano lah yang memberitahu kabar tersebut..


"Lalu bagai mana dengan pelaku nya ..?" Tanya Dian yang masih penasaran..


"Yah,, dia sudah di penjara sekarang,," Ucap Ziyan terus terang..


"Aku gak kebayang,, kejam sekali orang tersebut,, pasti dia punya dendam yang sangat sangat dalam padamu ya kan..? Jika tidak begitu mana mungkin begitu,, kalau tidak hanya orang yang berniat jahat yang ingin uang.." Ucap Diana.


Ziyan pun terfikir dan terdiam dengan kata kata Diana tersebut yang memang ada benar nya...


"Kamu benar,, mungkin dia punya dendam yang sangat dalam padaku sampai nekad begitu,, Namun dari situ juga aku dapat pelajaran untuk tidak terlalu percaya dengan kata kata orang lain yang membuat aku begitu percaya pada nya.." Ucap Ziyan .

__ADS_1


"Kamu memang benar,, di dunia ini tidak ada yang dapat kita percayai kecuali diri sendiri,, apa lagi di saat kita percaya dengan orang yang begitu dekat dengan kita. ,tapi pada akhir nya dia merusak kepercayaan kita sehingga kita merasa sangat kecewa.." Ucap kembali Diana dengan perkataan sedih nya karna mengingat masa lalu nya,, saat dirinya begitu mempercayai suami nya namun malah dikecewakan dengan penghianatan cinta nya ..


Ziyan pun merasa Iba karna mengingat Diana memiliki masa lalu yang begitu sedih...


"Sudah,, mari kita lupakan masa lalu,, biar lah menjadi masa lalu dan biarlah jadi pelajaran untuk diri kita,, lebih baik kita lihat lah masa yang akan mendatang,,, Dan menjalani hidup seperti yang kita mau,," Ucap Ziyan mencoba menghibur Diana yang mata nya mulai bening karna air mata yang akan menetes..


Kemudian Diana pun menghapus air mata nya yang akan segera jatuh..


"Kamu benar,, terima kasih atas nasihat nya,, kamu memang orang baik,,, Aku senang memiliki teman seperti mu..." Ucap Diana dengan sedikit tersenyum ..


Ziyan pun hanya tersenyum menanggapi pernyataan Diana karna baru kali ini ada orang yang berkata seperti itu pada nya setelah sekian lamanya...


"Mama nangis ..?" Tanya ShanShan yang tiba tiba menghampiri Diana dan Ziyan di sana..


Rupanya mereka tak menyadari bahwa pelajaran pun telah selesai..


"Eh,, mana Kiano ..?" Tanya Ziyan pada Shanshan saat melihat Kiano tak bersamanya ..


"tadi katanya mau ke toilet dulu kebelet pipis katanya..." Ucap ShanShan...


"Oh .." Ucap Ziyan singkat dan simpel...


"Mama gak papa,,, mama baik baik saja..." Jawab Diana menenangkan ibu nya..


"Tapi mama kaya nangis ..?" Tanya kembali ShanShan..


"Mana mungkin mama nangis,, mama cuman kelilipan makanya mama mengusap mata karna merasa gatal...,", Jawab Diana mencari alasan suapaya ShanShan tetap tenang...


"Mama...?" Panggil Kiano yang sudah kembali dan mendapati bahwa Ziyan datang menjemput nya..


"Kenapa mamah jemput Kiano..? Kan mama masih sakit..." Ucap Kiano perhatian pada Ziyan...


"Mama sudah sehat,, makanya mama jemput Kiano.." Jawab ziyan.


"Syukur lah,, Kiano jadi tenang jika mama sudah sehat kembali..." Ucap Kiano...


"Shan.. Kamu kerjain tugas nya di rumah aku ya...!" Ajak Kiano..


"Tapi aku minta izin dulu mama ya..." Ucap ShanShan..

__ADS_1


"Ma.. Boleh gak...,? Tanya ShanShan bertanya pada Diana meminta izin..


"Sudah,, izinin ajah,, sekalian kamu main ke rumah aku..." Ucap Ziyan mengajak Diana pergi ke rumah nya..


"Tapi,, gak ngerepotin kan..?" Tanya Diana..


"Gak lah,,, kamu tenang saja,, " Ucap Ziyan..


"Shanshan boleh kok main ke rumah Kiano,, bahkan setiap hari pun boleh,, lagian Kiano sendirian di rumah gak ada temen.. Iya kan kiano..?" Tanya Ziyan pada Kiano saat Ziyan memperbolehkan ShanShan tuk main kerumahnya bahkan setiap hari..


"Iyah,,, kamu main ajah sama aku..." Ucap Kiano kembali..


"Bolehkan ma...?" Tanya ShanShan kembali pada Diana..


"Ya sudah,, karna mamah nya Kiano ngizinin kamu boleh main ke rumah nya..." Ucap Diana menyetujui nya..


"Hore... " Ucap ShanShan dengan senang nya..


"Ya sudah ayo kita pulang... Kamu juga ikut mobil aku ajah ya..." Ucap Ziyan..


Diana pun mengangguk menyetujui nya...


Merekapun bergegas pergi ke rumah Ziyan dengan menaiki mobil Ziyan..


Sesampainya di rumah Ziyan...


Diana sangat terkejut termengongoh saat melihat rumah Ziyan yang begitu mewah dan besar,, bahkan ada beberapa koleksi mobil yang terparkir di garasi yang cukup besar,,


"Wah,, rumah mu besar sekali..." Ucap Diana saat mengagumi rumah Ziyan yang sangat besar tersebut..


"Iyah mah,, rumah Kiano besar sekali,, Suatu hari nanti ShanShan akan beliin rumah buat mama yang lebih gede pari pada rumah Kiano..," Ucap ShanShan yang selalu bercita cita membahagiakan ibu nya tersebut..


"Oke,,, mama akan menantikan itu...," Ucap Diana..


"Sudah,, ayo kita masuk..." Ajak Ziyan..


Merekapun masuk ke dalam rumah Ziyan....


...****************...

__ADS_1


@A,N


__ADS_2