Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 83


__ADS_3

Dino yang masih penasaran dengan sosok laki laki yang begitu lengket dengan Piona tersebut perlahan mencoba mencari tahu apakah ada hubungan sepesial dengan nya atau tidak...


Dino yang sengaja mengikuti piona dengan perlahan dan sangat hati hati supaya Piona tak menyadari bahwa dirinya sedang mengikutinya..


Dino masuk ke sebuah restoran yang di mana Piona dan lelaki itu masuk juga,, Dino duduk di belakang piona depan Luky, Namun jarak meja yang di tempati Dino lumayan jauh terhalang oleh 4 kursi yang berjejer di sisi sebelah kiri dan saat melihat ke arah kiri terlihat jalan raya karna dinding nya terbuat dari kaca bening sehingga terlihat kendaraan yang lulang lalang di jalan...


Sebenar nya saat ini seiring berjalan nya waktu Dino perlahan mulai bisa menerima Piona dengan kebiasaan mereka bersama satu atap,, akan tetapi di hati Dino Mutia lah no satu meski telah tiada,, Dino tak kuasa membalas dendam Piona saat dirinya tahu semua adalah perbuatan nya,, Namun Dino perlahan tapi pasti mencari celah untuk balas dendam ,, Meski dirinya saat ini sudah mulai geram dengan Piona apalagi setelah tahu bahwa piona dengan sengaja ingin membunuh nya perlahan,, makan Dino pun berfikir sama akan membuat nya menderita dengan perlahan..


Di dalam restoran..


"Mas,, aku ingin mengatakan sesuatu pada mu,," Ucap Piona yang ingin memberitahukan statusnya yang sebenar nya .


"Aku tahu,, kamu masih bersuami bukan.?" Tanya Luky menebak..


"Kok kamu tahu,, aku belum pernah cerita sama kamu.." Ucap Piona heran karna semenjak bersama beberapa bulan dengan Luky piona belum menceritakan dirinya adalah seorang istri orang ..


"Aku tak sengaja melihat kamu bersama suami mu saat aku ingin tahu rumah mu jadi aku mengikutimu,, Tetapi rupanya aku baru tahu kamu sudah punya suami..." Ucap Luky..


"Lalu kenapa kamu diam,, mestinya kamu marah bukan...?" Tanya Piona yang melihat Luky santai santai saja saat mengetahui piona yang bersuami dari lama..


" Untuk apa aku marah...?" Tanya Luky dengan santai nya..


"Maksud kamu...?" Tanya Piona yang tak paham dengan Luky ..


"Kamu pasti mengerti bukan...? Hubungan ini terserah pada mu...!" Ucap Luky


"Ouh,, jadi aku harus gimana..?" Tanya Piona yang bingung..


"Tentu saja kamu pergi darinya dan bersama ku jika kamu ingin bersama ku,, jika kamu masih ingin bersama nya aku tak akan memaksa.." Ucap Luky memberi penjelasan kita ...


"Sebenarnya,, dari awal aku tak mencintai nya namun aku hanya ingin membalaskan dendam pada nya karena di masa lalu dia sangat menyakitiku.." Ucap Piona yang memulai menceritakan masa lalu nya yang membuat nya sangat sakit hati sampai memutuskan untuk balas dendam pada Dino dan Mutia...


"Ouh,, aku mengerti,,, Kamu begitu cantik tapi masih ada orang yang menolak mu..." Ledek Luky saat setelah mendengar cerita nya tersebut..

__ADS_1


"Jangan meledek begitu,, nyatanya kamu juga suka kan sama aku...?" Tanya Piona dengan percaya diri..


"Ya,, dibilang suka sih iya,, tapi semua itu tergantung kamu..." Ucap Luky..


"Ouh ya lalu anak mu..?" Tanya Luky...


"Yah,, dia di penjara karna mencoba membunuh kakak tirinya pada akhir nya dia yang di penjara,, sungguh miris bukan,, aku sangat kasihan dengan anak ku... Beberapa hari lalu aku menjenguk nya,, dia menjadi setres dan aku tak mampu berbuat apapun,, bahkan aku tak memiliki uang untuk mengeluarkan anak ku dengan denda yang sangat besar,," Ucap Piona dengan sedih..


"Kenapa anak mu sampai segitunya sama kakak tirinya..?" Tanya Luky yang tahu bahwa anak piona dalam penjara dari informasi yang dia dapat..


"Aku tak tahu,, mungkin ada komflik di antara mereka..." Ucap Piona..


Piona sengaja menyembunyikan kebenaran yang terjadi bahwa memang itu sudah di rencanakan oleh anak dan ibu,, namun di hadapan Luky piona menyembunyikan nya untuk tidak merusak nama baik nya...


"Kasihan sekali..." Ucap Luky...


"Lalu anak mu mas..?" Tanya Piona..


"Dia sudah mulai bekerja di perusahaan cabang milik ku,," Ucap Luky..


Merekapun terus berbincang masalah keluarga mereka masing masing dan kini saling terbuka dan sepertinya mereka makin serius dengan hubungan nya..


Sedangkan Dino yang sedari tadi ingin menguping karna jalar terlalu jauh tak mempu mendengarkan percakapan apapun hanya melihat gerak gerik mereka..


"Tak kedengaran lagi apa yang di bicarakan oleh mereka,, jika aku makin dekat takut nya aku akan ketahuan.." Ucap Dino..


Kemudian dengan pasti Dino pun mencoba menghampiri piona seakan akan kebetulan ke sana dan baru datang dan tak sengaja melihat piona di sana..


"Ma,, lagi ngapain di sini..?" Tanya Dino menghampiri piona yang masih berbincang bincang dengan lelaki tersebut..


"Eh,,, kok ada disini sih..." Ucap Piona yang kaget saat dino tiba tiba menghampirinya..


"Ouh,, kebetulan aku lagi makan disini saat masuk tak sengaja melihat kamu.." Ucap Dino dengan alasan yang lebih akurat..

__ADS_1


"Siapa dia..?" Tanya Dino yang penasaran dengan lelaki itu..


"Ouh,, rekan kerja mama... Kenalin ini suami aku.." Ucap Piona yang berpura pura seperti rekan kerja biasa yang sedang mengobrol kan pekerjaan kantor..


"Dino..." sapa Dino..


"Luky.." Jawab Luky dengan berjabat tangan..


kemudian Dino pun duduk di sebelah Piona dan berhadapan dengan Luky karna posisi Piona memang berhadapan dengan Luky..


"Aku lapar,, bagai mana kalau makan.." Ajak Dino pada Piona..


"Kebetulan,, biar aku yang teraktir sebagai perkenalan aku dan suami mu bagai mana..." Ucap Luky berinisiatif..


"Ouh,, terimakasih,, kalau begitu mari pesan makanan dulu.." Ucap Dino dengan senang meski hanya berpura. Pura saja..


""Kenapa Sumi mu ada di sini...?" Tanya Luky dalam wastapp nya pada piona..


"Tak tahu,, mungkin hanya kebetulan.." Ucap Piana dalam balasan wa nya...


"Ouh,, mungkin saja,, semoga saja tetap aman.." Ucap Luky..


"Iyah,, Akku Fikir masih aman.." Ucap Piona


"Nah,, kita pesan ini ajah gimana...?" tanya Dino..


"Silahkan,, apapun bebas.." Ucap Luky..


Dino pun memesan makanan tersebut dan makan bersama di sana ,, semua pun menjadi ambyar setelah Dino tiba tiba datang Dann membuat suasana pun menjadi harus berpura pura seperti rekan kerja biasa..


Karna memang mereka tak terlihat mesra saat mengobrol tadi hanya berbicara biasa seperti rekan kerja saja,, sehingga Dino pun begitu sangat penasaran dengan lelaki itu,, karna melihat dari luar mereka begitu mesra tapi setelah di dalam mereka hanya seperti mengobrol biasa biasa saja pada umum nya..


...****************...

__ADS_1


Sorry ya habis cerita soal nya...😁


@A,N


__ADS_2