
Seminggu kemudian...
Seperti biasa Ziyan akan pergi ke mini market tuk membeli sesuatu yang di perlukan untuk kebutuhan nya,, Bahkan sering juga membeli banyak cemilan...
Namun satu hal yang tak terduga terjadi,, Di saat Ziyan sedang mengendarai mobil nya sendiri,, Ziyan tak sengaja melihat orang yang seperti ia kenal.. Kemudian tuk memastikan nya Ziyan pun turun dan menghampiri orang tersebut..
"Diana...? Kamu sedang apa di sini...?" Tanya Ziyan saat memastikan bahwa di adalah Diana...
"Ziyan,,," Ucap Diana dengan sedikit menjauh dan minder dari nya...
"Ayo kita duduk,, coba kamu cerita ke aku apa yang sebenarnya terjadi..." Ucap Ziyan sambil duduk di sebuah kursi di sana...
Diana kini menjadi se orang pembersih jalanan di sekitar ruko ruko depan,, Rupanya...
"Aku,,, aku di pecat dari pekerjaanku." Ucap Diana
"Kenapa..? Apakah kamu berbuat kesalahan sehingga di pecat .?" Tanya Ziyan yang mulai merasa iba pada nya...
"Aku tak tahu pasti,, tapi yang jelas aku tak pernah berbuat kesalahan apapun..." Ucap Diana..
"Apa mungkin ada orang yang menjebak kamu..?" Tanya Ziyan..
"Entah lah,,, aku rasa begitu .." Ucap Diana,.
"Ayo biar aku bantu menyelesaikan masalah nya..." Ucap Ziyan yang langsung berdiri,, Namun tiba tiba Diana memegang tangan Ziyan menahan nya suapaya tidak melakukan apapun.. Diana hanya menggelengkan kepala nya..
"Kenapa,,, ?" Tanya Ziyan saat memahami apa yang di maksud Diana tersebut..
"Sudah lah,, lagian aku sudah capek bekerja di sana,, setiap hari selalu banyak kerjaan dan itu di sengaja supaya aku selalu lembur.. Sehingga aku tak ada waktu bersama anak ku .." Ucap Diana..
__ADS_1
"Baiklah,, lalu mengapa kamu malah menjadi pembersih jalanan...?" Tanya Ziyan sambil duduk kembali setelah mendengar pernyataan Diana tersebut
"Aku sudah menaruh banyak lamaran di perusahaan perusahaan,, Namun tak kunjung dapat panggilan sampai sekarang,, Ini hanya pekerjaan sementara ku sebelum aku dapat pekerjaan yang lebih baik..." Ucap Diana..
"ouh,, begitu,,," Ucap Ziyan..
"Eum,, Bagai mana kalau kamu kerja sama aku..." Tawar Ziyan...
"Kerja..? Kerja apa..?" Tanya Diana penasaran..
"Beberapa hari ini aku baru mendirikan sebuah kafe,, dan aku masih mencari orang untuk mengelola nya,, Jadi jika kamu mau,, kamu boleh..."
"Mau,, tentu saja mau..." Ucap Diana yang langsung memotong pembicaraan Ziyan yang belum selesai dengan senang nya karna baginya hal langka ada orang yang menawarkan pekerjaan pada nya dan juga itu lebih baik dari pada kantoran kantoran yang hanya cape mengerjakan berkas berkas..
Ziyan hanya tersenyum melihat reaksi Diana tersebut..
Lima hari yang lalu,, Indra menawarkan sebuah ruko kosong pada Ziyan yang baru di beli nya dari teman nya dengan harga lumayan rumah karna teman nya sedang memerlukan uang untuk pengobatan Istri nya sehingga ruko itu di jual pada nya,, Tentu saja sebagai teman Indra menerima penawaran ruko tersebut dengan harga yang sesuai,, Alasan Indra membeli ruko itu juga teringat akan Ziyan yang suka dengan minuman kopi kopi dingin atau pun hangat,, Jadi Indra terfikir akan hal sesuatu jika Ziyan menerima pemikiran nya...
Dengan Ruko yang luas dan halaman yang cukup luar juga mampu menampung puluhan orang serta lukisan lukisan yang cantik,, dekorasi yang mampu menarik pengunjung membuat ruko tersebut tak membutuhkan waktu lama untuk banyak di kunjungi orang,, Dan yang penting Kopo kopi dan makanan di sana sangat enak enak dan kopi nya pas di lidah pengunjung itu membuat alasan kuat mengapa banyak yang datang,, terlebih lagi karna baru buka sehingga masih banyak orang yang penasaran dengan kafe tersebut..
Semua pegawai yang ada pun dipilih dari yang terbaik dari yang terbaik sehingga cukup profesional juga dalam membuat nya...
Kembali ke masa sekarang..
"Oke,, mulai besok kamu ke sana aku akan menunggu mu di kafe,, jangan sampai terlambat..." Ucap Ziyan..
"Aku sungguh sangat berterima kasih sama kamu karna selalu membantu ku,, suatu saat nanti pasti aku akan membalas semua kebaikan mu.." Ucap Diana yang tak bisa berkata apapun dengan kebaikan Ziyan padanya..
"Santai saja,,, Oke..." Ucap Ziyan..
__ADS_1
"Ya sudah,, aku mau ke mini market dulu,, Dah..." Ucap Ziyan yang langsung pergi menuju mobil nya dan langsung pergi ke mini market...
Saat sesampai nya di sana..
Ziyan melihat seorang ibu dan anak yang sedang duduk sambil membawa dagangan kue yang masih banyak,, Si ibu tersebut sedang menunggu anak nya yang tertidur di teras mini market sebari istirahat,, anak itu sekitar 3 tahunan,, Dan si ibu itu wajah nya terlihat sangat pucat seperti belum makan dan mungkin karna efek cape juga.. Kue itu di simpan di dalam toples kotak persegi panjang dan ada dua kotak.. Sepertinya anak nya itu ia gendong dan dirinya membawa ke dua kotak itu dengan ke dua tangan nya..
Ziyan yang melihatnya merasa iba dan kasihan kemudian menghampiri nya untuk mencoba menyenangkan dan berniat membeli kue nya..
"Ibu,, ibu jualan apa...?" Tanya Ziyan sambil jongkok menghampiri si ibu kue tersebut..
"Ibu jual berbagai macam kue,, " Ucap Si ibu kue tersebut..
"Berapa satu toples ini...?" Tanya Ziyan sambil mengambil sebuah toples bundar berisi kue kacang di dalam nya...
"Itu 15 ribu semua nya per toples,, Namun yang toples satu nya lagi harga nya 20 ribu..,,," ucap si ibu kue tersebut..
"Ouh,, gimana kalau saya borong semua..." Ucap Ziyan ya g Tampa basa basi..
"Sungguh,, Nona ingin memborong nya..?" Tanya si ibu kue dengan mata berkaca kaca saking senang nya karna jualan nya akan di borong,,
"Tentu saja,, Ibu hitung semua nya ya,," Ucap Ziyan..
kemudian si ibu pun langsung bergegas menghitung kue yang ada..
Di dalam toples yang seharga 20 ribu ada 15 buah kue,, Dan yang seharga 15 ribu ada 20 buah kue..
Jadi total nya ,, 20×15\=300.000,, kemudian 20×15\= 300.000 jadi total semua 600.000
Si ibu pun menjumlah nya dan semua nya 600.000
__ADS_1
...****************...
@A,N