Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 49


__ADS_3

Indra melihat Setia seperti orang yang kebingungan dan tak tahu harus bagai mana..


"Kamu kenapa..? Ada masalah..?" Tanya Indra saat melihat setia yang kebingungan..


"Eum,, aku gak papa.." Ucap setia menyembunyikan sesuatu..


"Oh ya,, kamu harus lebih hati hati ya,, ada orang yang ingin mencelakai kalian.." Ucap setia tiba tiba..


"Jangan bilang kamu melakukan nya.." Ucap Dian menebak dengan canda..


Tentu saja Setia sedikit panik..


"Ya,, aku tahu,, memang ada orang yang sedang menargetkan keluarga ku namun belum tahu siapa.." Ucap Indra..


"Kamu gak melakukan hal aneh kan..?" Tanya Dian..


"Sebenar nya,,, " Ucap Setia sambil memperlihatkan foto target..


"Aku tak tahu kalau target nya itu anak dan istri mu.." Ucap Setia..


Ziyan Dian dan Indra kaget melihat apa yang di keluarkan Setia..


"Aku minta maaf,, " Ucap setia..


Indra merasa gak tega karna Indra tahu setia tak akan melakukan sesuatu jika tidak terjadi pada nya..


"Coba kamu ceritakan apa yang terjadi mengapa kamu harus melakukan hal ini..?" Tanya Indra yang tahu sifat Setia..


"Sebenar nya aku sedang membutuhkan uang untuk pengobatan Ibu aku yang sedang sakit,, dia harus operasi,, gaji aku tidak cukup dan perlu mencari uang lebih dan cepat,, aku Fikir dengan ini aku akan dapat uang dengan cepat,, namun aku tak tahu kalau itu keluarga mu jika aku tahu aku tak akan melakukan nya.. Aku minta maaf..." Ucap setia menjelaskan..


"Jangan menyalahkan diri sendiri,, dan saya berterima kasih karna sudah mengingatkan keluarga saya dan tidak melakukan nya, saya sungguh berterima kasih.." Ucap Ziyan dengan sopan yang merasa iba pada sahabat Indra tersebut .


"Kamu tenang saja,, aku akan membantu pengobatan Ibu mu,, asalkan kamu jangan melakukan hal seperti ini lagi ." Ucap Indra..


"Aku berterima kasih pada kalian karna begitu baik sekali sama aku.." Ucap Setia..


" Kenapa kau tak menghubungiku beberapa bulan terakhir ini..?" tanya Indra.


"Yah,, HP aku hilang dan aku tak hapal no mu,," Ucap Setia..


" Ouh,, setelah ini jika ada sesuatu segera hubungi aku,," Ucap Indra,,


"Kalau gitu aku traktir makan.." ucap Indra..

__ADS_1


merekapun segera pergi menuju resto terdekat dari kantor..


Sesampainya di resto Setia mendapatkan telepon dari no tak di kenal..


"Eum,, aku angkat telepon dulu sebentar ya,," ucap setia..


"Oke.." ucap Indra..


kemudian Setia pun keluar dari resto tuk menerima telepon..


"Bagai mna situasinya..?" tanya seseorang yang tak lain Hendra Tampa menyapa terlebih dahulu..


"Maaf,, aku batalkan pekerjaan ini.." ucap setia..


"What,,, kenapa..?" tanya Hendra yang terkejut dengan orang tang baru saja di sewa nya..


"Karna target kamu dia adalah anak istri saudaraku,, lebih baik kau berhenti mengganggu mereka,, atau semua akan dia sia dan berujung pada ke gagalan,, ingat jangan mengganggu mereka.." Ucap setia blak blakan dan langsung menutup telepon nya..


"Hai.." Tut Tut Tut" telepon pun terputus...


"Aahhhhh,,,,," Teriak Hendra dengan marah..


"Kenapa bisa jadi begini.." ucap Hendra prustasi karna gagal selalu..


Kemudian Setia pun kembali masuk tuk bergabung bersama Indra dan Dian,, Sedangkan Ziyan langsung pulang bersama Kiano karna waktu yang sudah mulai sore..


Hendra pun menelepon seseorang..


"Hallo.." Sapa Hendra..


"Misi gagal.." Ucap Hendra..


"What,, kok bisa.." Ucap Zeny yang kaget..


Rupanya yang di telepon itu adalah Zeny..


"Ya,, aku tak tahu,, dia tiba tiba membatalkan misi nya,, dia mengatakan mereka saudara nya dan malah memperingati kita untuk berhenti mengganggu nya.." Jelas Hendra..


"Ouh,, begitu rupa nya,,, kamu tenang saja aku akan cari cara lain.." Ucap Zeny yang menjadi biang kerok dari ini semua..


"Oke,, aku akan menunggu mu,," Ucap Hendra yang langsung menutup telepon nya..


"Sial,, awas kamu.." Ucap Hendra dengan penuh emosi dan dendam..

__ADS_1


Sedangkan mereka bertiga sedang bercanda dan mengingat masa lalu sambil makan dan minum di resto tersebut..


......................


Ke Esokan hari nya..


Ziyan sedang berada di toko baju memilih milih baju,, di saat itu Hendra berada di sana,, rupa nya Hendra diam diam mengikuti Ziyan saat tak sengaja melihat nya..


Setelah Ziyan selesai membeli baju hendak masuk ke dalam mobil tiba tiba tangan nya ada yang menarik dari arah belakang..


"Ziyan tunggu.." Ucap seseorang yang menarik tangan nya itu yang tak lain adalah Hendra..


"Hendra,,, kenapa..?" Tanya Ziyan saat tahu itu adalah Hendra dan melepaskan tangan nya dengan paksa dari tangan Hendra..


"Kenapa kamu putus dengan ku..?" Tanya Hendra yang pura pura ingin kembali bersama Ziyan dan memanfaatkan kembali uang nya..


"Bukan kah sudah aku jelaskan waktu aku menelepon mu kemarin..?" Tanya Ziyan..


"Tapi aku ingin penjelasan yang lebih jelas.." Ucap Hendra..


"Aku sudah mencintai suami aku,, dan aku sudah tak mencintai kamu lagi.." Yg cap Ziyan menegaskan..


"Tapi bukan kah kau sangat mencintai ku..?" Ucap Hendra


Ziyan pun tersenyum geli mendengar apa yang di ucap kan Hendra..


"Maaf,, itu dulu,, tapi sekarang gak.." Ucap Ziyan yang ingin masuk ke dalam mobil namun di tahan oleh Hendra..


"Tunggu.." Ucap Hendra yang menahan tangan Ziyan supaya tidak masuk ke dalam mobil..


"Kamu kembali pada ku ya,, aku janji akan berubah kamu mau kan..?" Tanya Hendra dengan penuh keyakinan bahwa Ziyan akan mau kembali bersama nya..


"Maaf,, tapi aku gak bisa,, mulai sekarang dan se terus nya jangan ganggu aku dan keluarga ku.." Yg cap Ziyan yang kemudian masuk ke dalam mobil..


Ziyan pun meninggalkan Hendra sendiri di parkiran toko baju tersebut,,


Banyak sepasang mata yang mengarahkan mata nya pada Hendra saat itu dan banyak juga yang berbisik tak enak dan jelek tentang nya..


"Dasar lelaki, gak tahu diri,, masih mengejar istri orang.." Ucap salah seorang pengunjung di sana pada teman nya..


Hendra pun geram mendengar nya dan merasa diri nya di hina dan di permalukan oleh Ziyan di depan banyak orang..


kemudian Hendra pun pergi dengan penuh emosi dan dendam..

__ADS_1


...****************...


@A,N


__ADS_2