
Satu bulan kemudian....
Tika kini sudah sehat dan kini bekerja di kafe Ziyan sebagai karyawan nya ,,
Kini Dino pun pengangguran karna ulah piona yang terus mengambil uang perusahaan bahkan menggadaikan sertifikat kantor nya sehingga membuat kantor yang di bangun dengan jerih payah Dino dan istri pertama nya hancur karena nya..
Bahkan Dino tak mampu membayar gaji semua karyawan karyawan nya sampai sampai menjual tanah yang di miliki nya untuk membayar gaji puluhan karyawan tersebut..
Tanah itu sengaja di beli oleh Dino hasil kerja keras nya dulu untuk membuat rumah besar untuk mereka berdua,, namun tak jadi karna terlalu jauh,, sehingga memutuskan membeli rumah dan tanah itu hanya di jadikan kebun yang penuh dengan pohon pohon besar yang sengaja di tanam,, pohon pohon itu laki di kalangan orang orang pengrajin kayu karna pohon yang Dino tanam pohon yang kokoh dan bertahan lama jika ukuran nya sudah besar dan tua.. Dino menghabiskan dana untuk membeli pohon itu sekitar puluhan juta dan kini terpaksa di jual karna tak bisa berbuat apa apa lagi selain menjual tanah ratusan hektar itu...
Dino sengaja tak memberi tahu Ziyan masalah ini karna takut membuat nya khawatir bahkan sampai saat ini Ziyan tak mengetahui apapun meski Dino sering berkunjung ke rumah Ziyan namun tak menceritakan masalah itu...
Bahkan satu Minggu yang lalu rumah nya kini di ambil alih bang,, pantas saja dino tak menemukan sertifikat rumah itu rupanya sudah di gadai kan lebih dulu oleh piona sebelum Dino menyadari ingin mengambil sertifikat itu diam diam..
Di rumah Dino..
"Kamu mau kemana..?" Tanya Dino saat melihat piona yang membawa koper beras yang di bawa nya menuju ke luar rumah..
"Aku,, ..?" Tanya Piona..
"Apa kamu tidak sadar,, sekarang kamu tak memiliki apapun... Untuk apa aku tetap di sini yang ada aku sengsara jika terus di sini..." Ucap Piona..
"Mengapa kamu berbicara begitu,,, jadi selama ini apa tujuan kamu...?" Tanya Dino..
"Heeehhh,,, tujuan ku dari awal hanya balas dendam atas apa yang kamu lakukan dulu..." Ucap Piona mulai berterus terang..
Dino sudah menduga nya bahwa itu jawaban piona..
"Ouh,, jadi selama ini kamu yang membuat istri aku meninggal...?" Tanya Dino mencoba memancing supaya piona mengakui perbuatan nya..
"Heeehhh,, wanita itu,, dia pantas mendapatkan nya..." Ucap Piona.
"Ouh,, kamu memang gila ya piona,, benar benar wanita gila..." Ucap Dino dengan penuh emosi dan kecewa sangat..
"Aku ,, gila,, semua itu kamu yang membuat aku gila..." Ucap Piona
Dino hanya terdiam mendengar pernyataan Dino,, menyadari apa yang terjadi dulu saat diri nya menolak piona di depan orang banyak sehingga membuat diri nya di permalukan oleh banyak orang saat acara ulang tahun Dino saat itu..
"Hehh,,, kamu menyadari nya...? Terlambat semua sudah basi..." Ucap Piona..
Dino hanya diam dan menggenggam tangan nya dengan erat dengan penuh amarah...
"Ouh ya,, sekarang aku sudah puas dengan semua nya,, dan aku juga sudah bosan dengan kamu,, dan kamu tunggu saja dari pengadilan mengantarkan surat cerai..." Ucap Ziyan sebari pergi .
__ADS_1
"Ouh ya ,, satu hal lagi,,, Aku akan pergi jauh bersama kekasih ku,, dan hidup bahagia bersama .." Ucap piona yang kembali berbalik Dann pergi lagi...
Dino sangat geram akan hal itu...
"Tunggu saja,, sebentar lagi kamu akan hidup di penjara..." Ucap Dino..
"Sudah...?" Tanya Luky pada piona yang sudah menunggu di depan rumah di mobil nya...
"Sudah,, ayo pergi..." Ucap Piona sebari masuk dan duduk di kursi depan...
Merekapun pergi dari rumah itu...
"Hallo,,, lakukan semua nya sudah saat nya..." Ucap Dino menelepon seseorang...
Rupanya Dino sudah menyiapkan semua bukti untuk segera di serahkan ke polisi pada waktu yang tepat..
3 hari kemudian...
Piona sudah siap siap untuk pergi keluar negri untuk menjauh dari sini karna takut hal yang tak di inginkan terjadi,,,
"Saudari anda saya tangkap .." Ucap polisi yang tiba tiba datang menangkap piona dan memborgol nya sambil memberi surat perintah penangkapan nya...
"Maaf pak,,, kenapa saya di tangkap,, saya tak melakukan apapun..." Ucap Piona mencoba mengelak dan berharap polisi melepaskan nya...
"Tapi saya gak bersalah pak..." Ucap Piona mengeyel saat polisi membawa nya menaiki mobil polisi tuk di bawa ke kantor polisi
Di kantor polisi..
"Saudari piona anda terbukti memberikan sertifikat palsu ke bank,, dan anda juga melakukan transaksi ilegal berupa obat atau racun yang termasuk di larang di negara ini,, Dan anda juga terbukti kasus dalang peneloran saudari Ziyan,, juga anda terbukti melakukan pembunuhan diam diam terhadap saudari Dino,," Ucap polisi menunjukan semua barang bukti berupa foto dan barang lain nya..
"Apa yang anda kan ucapkan..,?" Tanya Polisi..
Piona hanya terdiam saat semua sudah ketahuan dengan barang bukti yang memang benar ada nya...
"Dino..." Ucap Ziyan saat melihat dino datang sendirian namun tak lama setelah itu beberapa orang datang..
Namun Piona kaget saat melihat seseorang datang bersama Ziyan dan juga Indra ,,
"Luky ..,?" Tanya Piona saat melihat kekasih yang ia percaya itu datang bersama mereka..
"Kamu,, kenapa bersama mereka...?" tanya piona..
"Kamu mau bantu aku kan ...,?" Tanya Piona dengan penuh harap...
__ADS_1
Luky pun tersenyum sinis...
"Aku membantu mu...? Untuk apa...?" Tanya Luky..
Piona terdiam dan kaget saat mendengar apa yang di katakan Luky...
"Kenapa...?" Tanya Piona...
"Apa kamu bodoh atau pura pura bodoh...?" Tanya Luky..
"Apa maksud kamu...?" Tanya lagi Piona tak mengerti...
Luky kembali tertawa sinis saat Piona benar benar bodoh saat ini...
"Jadi apa semua yang telah kita lalui..?" Tanya Piona..
"Itu semua hanya sebuah trik saja.." Ucap Luky...
"Hahahahahahha...." Piona tertawa dengan sangat keras sambil menangis saat mendapatkan jawaban Luky tersebut..
"Sudah lah.. Kamu akuo saja semua nya.. Semua sudah jelas dan kamu terperangkap oleh perangkat kamu sendiri.." ,Ucap Indra..
"Hahaha... Yah semua itu benar,, semua itu benar......" Ucap Piona mengakui dengan tertawa menertawakan diri nya sendiri yang di bodohi karna membodohi orang lain,,
"Puas kalian..." Ucap Piona membentak dengan sangat marah...
" Oh ya aku lupa memberi tahu kamu,, bahwa sertifikat itu sudah aku kembalikan atas nama mu,, makanya sertifikat yang kamu bawa palsu,, dan lagi sertifikat rumah itu aku sudah mengambil nya kembali,, jadi bersenang senang lah di penjara atas semua perbuatan gila kamu..." Ucap Dino dengan rasa geram pada Piona...
"Hahaha,,,, Kalian memang penghancur semua rencana ku,, seharus nya aku membunuh anak sialan itu dari dulu bersama wanita ****** itu..." Ucap Piona tertuju pada Ziyan yang menghancurkan semua rencana nya...
"Maaf,, tapi sepertinya aku memang di takdirkan untuk menghancurkan mu.." Ucap Ziyan membalas jawaban Piona..
"Hahahaha,, hahahaha,,,, " Ucap Piona tertawa seperti orang gila...
"Silahkan ikut saya ke penjara...,", Ucap Polisi membawa piona yang masih tertawa seperti orang gila...
"Apakah dia sudah gila...?" Tanya Ziyan...
"Entah lah... Mungkin saja..." Ucap Indra..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
@A,N
__ADS_1