Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 107


__ADS_3

  Indra menceritakan semua pengalaman hidup nya dari seorang anak yang hidup di jalanan kemudian Mutia yang mengulurkan tangan dan membantunya sekolah sampai lulus SMA,, bahkan masih sempat menyimpan uang untuk nya masuk kuliah di saat Mutia mengambil keputusan tuk menikah dengan Dino dan pindah dari kota itu...


Kini Ziyan mengetahui fakta baru di saat diri nya pernah bertanya tanya mengapa Indra begitu bodoh mencintai nya meski dia menderita dan di khianati oleh nya di masa lalu,,, Rupanya karna alasan ini lah,, namun semakin lama semakin menjadi benih cinta yang sangat dalam,,


Di sebuah taman..


Mereka masih berdiri di depan danau,,


"Apakah kamu akan marah dan pergi setelah mendengar semua nya...?" Tanya Indra saat melihat Ziyan yang sepertinya kecewa karna mengetahui cinta karna balas Budi...


Ziyan menghela nafas panjang..


Ziyan menggelengkan kepalanya...


"Meski aku memang kecewa karna awal nya kamu melakukan semua ini hanya membalas Budi pada ibuku,, akan tetapi aku sudah terlanjur nyaman bersama mu,, namun aku lega karna kamu akhir nya bercerita mengapa kamu menikahi ku dan sangat perhatian pada ku ..," Ucap Ziyan...


"Aku senang mendengar jawaban mu,, Ibu mu itu sangat baik,, tapi sayang malah berakhir menyedihkan..." Ucap Indra merasa sedih dengan takdir yang terjadi pada ibu nya Ziyan...


"sekarang semua sudah selesai,, pasti mama sudah tenang di sana..." Ucap Ziyan...


"Yah,,, semua sudah berakhir,, tak kan ada lagi yang perlu di khawatirkan..." Ucap Indra..


Di dalam penjara..


"Mama..." Ucap Zeny yang melihat ibu nya di bawa ke sel tahanan di sebelah kiri nya...


"Kenapa ma..?" Tanya Zeny pada Piona yang sudah memakai baju tahanan..


"Kamu benar nak,,, mama terlalu berlebihan dan mengambil keputusan yang salah .. Maafkan mama..." Ucap Piona yang menyadari kesalahan nya...


"Ayo masuk .." Ucap Polisi yang membawanya masuk ke dalam penjara...


Piona pun masuk ke dalam penjara dan polisi pun mengunci sel tahanan tersebut.. Lalu pergi setelah itu...


Ke Esokan hari nya...


Indra dapat kabar dari Dian bahwa orang yang di cari nya telah tertangkap dan akan segera di bawa tuk menemui Indra ..


"Orang itu sudah ketemu dan akan di bawa ke sini,.." Ucap Indra saat sedang makan pagi..


"Ouh ya,,, sungguh...?" Tanya Ziyan dengan ragu..


Indra pun hanya menganggukan kepalnya bahwa itu benar

__ADS_1


"Bagus lah..." Ucap Ziyan dengan semangat...


Siang hari nya...


Mobil pun parkir di halaman rumah nya...


Dian pun masuk tuk menemui Indra...


 Namun Indra sudah keluar terlebih dulu,, sehingga mereka mengobrol di luar ..


"Gimana...?" Tanya Indra saat Dian duduk di sopa depan rumah..


"Dia ada di dalam,, lalu bagai mana rencanamu sekarang apa kita pergi ke kantor dan menjelaskan nya di sana...?" Tanya Dian...


"Ya,, aku rasa itu lebih baik..." Ucap Indra..


" Baiklah,, kalau begitu aku akan pergi dulu.. Cepat lah menyusul..." Ucap Dian..


"Aku akan pergi sekarang,, istri ku juga sudah siap siap.." Ucap Indra..


"Baiklah kalau begitu,, Aku akan pergi terlebih dahulu..." Ucap Dian sebari bangkit dan beranjak pergi...


"Mas,,, sudah siap.." Ucap Ziyan ..


"Ayo,,, Dian baru saja berangkat..." Ucap Indra .


Merekapun segera naik mobil dan menyusul Dian yang beberapa menit lebih dulu berangkat...


Di dalam kantor polisi..


Ziyan baru saja sampai dan terlihat mobil Dian di sana sepertinya sudah masuk ke dalam...


Terlihat di sana se orang lelaki yang sudah cukup tua ,, terlihat uban yang hampir setengah nya menguasai rambut lelaki tua itu,, bahkan kulit nya sudah agak keriput,,,


"Mengaku lah sekarang pada polisi..." Ucap Dian yang gereget karna lelaki itu sedari tadi hanya diam saat di tanya. Polisi tentang kasus yang di laporkan nya ..


"Pak,, apakah bapak yang melakukan nya..?" Tanya Ziyan pada lelaki itu dan berharap ke kuburan nya...


"Apakah kamu anak wanita itu..?" Tanya Lelaki tua itu..


Ziyan hanya mengangguk...


Lelaki tua itu menghela nafas panjang...

__ADS_1


"Semua itu aku lakukan karna terpaksa... Sebenar nya aku tak ingin melakukan,, namun orang yang menyuruh ku..."


"Piona...?" Tanya Ziyan memotong perkataan lelaki itu...


"Ya,, Dia,, Dia memaksa ku untuk melakukan nya ,, dia menawarkan uang yang begitu banyak pada ku saat itu,,, Saat itu aku juga sedang membutuhkan uang untuk membayar hutang hutang istri ku yang selalu meminjam uang ke sana kesini,, sedangkan gajih bulanan ku di rumah sakit itu masih kurang untuk mencukupi kebutuhan rumah karna setiap bulan selalu ada penagih utang yang datang... Kemudian setelah di Fikir Fikir lagi demi terbebas dari renternir yang datang aku menerima uang itu dan melakukan itu semua,,, kemudian Piona menyuruhku pergi jauh dan jangan pernah kembali,,, Namun beberapa bulan ini aku ketahuan namun berhasil lolos,,, namun hari itu,, aku lalai sampai tertangkap... Aku minta maaf,,,, Aku tak berharap keluar dari penjara. Karna aku tahu ini pasti akan terjadi,, aku hanya mau kamu memaafkan saya karna telah menyelakai ibu mu..." Ucap lelaki tua itu menceritakan kejadian yang sudah sangat lama di sembunyikan...


Ziyan pun mundur ke belakang beberapa langkah dengan badan lemas,, untung nya Indra merangkul nya sehingga tidak jatuh ke tanah saat Ziyan mendengar semua kebenaran dari pengakuan lelaki tua tersebut...


"Sudah pak,, semua sudah jelas,, silahkan bapak proses .." Ucap Indra..


"Baik..." Jawab polisi tersebut


Ziyan dan Indra pun pergi keluar tuk menenangkan Ziyan yang sangat terpukul...


"Kamu minum dulu dan tenangkan diri terlebih dahulu..." Ucap Indra saat setelah mereka sampai di dalam mobil...


Ziyan pun mengambil nya dan meminum nya tuk menenangkan diri...


"Aku hanya tidak percaya,, mereka begitu tega tak ada hati nurani..." Ucap Ziyan setelah selesai minum...


"Yang sabar,, yang penting mereka sudah dapat imbalan dari perbuatan mereka sendiri..." Ucap Indra..


"Jangan sedih lagi ya,." Ucap Indra..


Ziyan pun mengangguk mengerti...


"Lebih baik sekarang kita pulang dan istirahat.." Ucap Indra .


"Tapi Kiano Balim di jemput..." Ucap Ziyan...


"Nanti ada yang jemput,," Ucap Indra .


Ziyan pun mengangguk mengerti...


Sedangkan di dalam penjara,, lelaki tua itu kini hidup di jeruji,,


"Kamu...? Kenapa bisa tertangkap...?" Tanya piona kaget,, sangat sangat kaget saat melihat lelaki itu tertangkap ..


"Yah,,, mereka terus mengejar ku,, Dan aku sudah tak berdaya,,, Seharus nya aku dulu tak menerima tawaran mu itu dulu,, aku sangat menyesal .." Ucap Lelaki itu mencoba meledek Piona..


"Kamu..." Ucap Piona merasa terusik..


Namun saat itu lelaki itu di masukan ke dalam besok jeruji bersama hendra di di sana...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


@A.N


__ADS_2