
Sesampai nya di rumah Ayah nya Ziyan...
"Kamu tunggu aku kembali ya..." Ucap Ziyan pada Indra supaya tak mengikutinya...
"Baik,, tapi jika ada sesuatu panggil saja aku ya..." Pinta Indra
"Oke..." Ucap Ziyan sambil turun dari mobil
Ziyan pun tepat berada di depan pintu rumah nya...
"Jika bukan karna berkas itu aku tak ingin kembali ke sini lagi..." Ucap Ziyan dalam hati..
Kemudian Ziyan pun menghela nafas lega dan mengetuk pintu tersebut...
"Sebentar.." Ucap seseorang dari dalam...
Pintu pun di buka kan...
"Ternyata kamu,, Masih ingat Rumah rupanya..." Ucap Fiona yang tahu bahwa ternyata yang mengantuk pintu itu ternyata Ziyan...
"Siapa Sayang ..?" Tanya Dino yang terduduk di sopa...
"Bukan Urusan mu...." Ucap Ziyan yang langsung masuk menuju rumah dan menghampiri Ayah nya yang selama itu tak pernah bertemu begitu lama..
__ADS_1
Meskipun Ziyan merasa kesal dengan ayah nya yang tak lagi menyayangi nya namun itu semua karna Piona yang mempengaruhi nya,, dan pada akhir nya ayah meninggal dengan racun yang sama yang di berikan pada ibu nya waktu itu,, Hanya demi mendapatkan harta dan perusahaan yang saat itu maju karna berkat Ziyan yang menikahi CEO tersebut,, dan karna perilaku Ziyan juga CEO yaitu suami nya menjadi bangkrut karna kebodohan nya ...
"Ayah sehat....?" Tanya Ziyan sambil menyalami tangan ayah nya...
"Sehat,, seperti yang kamu lihat .." Jawab Dino...
"Kenapa kamu nak,,, Menangis...?" Tanya Dino yang melihat mata Ziyan berbinar dengan air mata yang akan menetes...
" Gak ko yah,,, Ziyan hanya merasa merindukan Ayah setahun ini..." Ucap Ziyan sambil melihat ayah nya yang masih sehat saat ini...
"Mengapa ,, kamu gak pernah mengunjungi ayah...?" Tanya Dino...
"Maaf yah,,, Ziyan terlalu sibuk..." Ucap Ziyan
"Mana suami mu...?" Tanya Dino...
"Hallo,, Bibi..." Ucap Indra yang tiba tiba masuk dan mengagetkan Piona..
"Silahkan masuk..." Ucap Piona dengan nada terbata bata
Piona begitu sopan dengan Indra karna masih takut akan menghancurkan kekayaan yang kini di dapat dengan hasil mahar Ziyan seharga 3 M itu ..
"Maaf ayah,,, Saya telat..." Ucap Indra yang langsung pergi setelah membuat Piona kaget dan takut setengah mati...
__ADS_1
"Syukur lah ayah senang melihat kalian begitu akur...." Ucap Pino yang melihat Ziyan sepertinya bahagia dengan pernikahan tersebut..
Dino bukan nya tak menyayangi Ziyan ,, tentu saja sebagai ayah Dino sangat menyayangi anak nya,, Namun karna pengaruh Piona dan lebih percaya pada seorang Istri Dino sering kali mengabaikan Ziyan dan lebih percaya Piona ti nimang Ziyan... Meski begitu,, Ziyan masih tetap sayang pada ayah nya berkat pelajaran di masa lalu yang ayah nya menderita juga akibat ulah Piona...
"Sayang,, siap kan air untuk tamu kita ." Ucap Dino menyuruh Piona mengambilkan air..
"Ayah,,, kita gak akan lama kok..." Ucap Ziyan...
Kemudian Piona pun mengantarkan air teh hangat pada Ziyan dan Indra,, meski merasa ogah,, di hadapan Indra dan suami nya Piona harus melakukan nya....
"kenapa,, tidak kalian menginap di sini dulu .." Tanya Dino...
"Gak yah,, Ziyan dan suami Ziyan ada urusan di luar,, mungkin lain kali Ziyan menginap..." Ucap Ziyan...
"Ya sudah,,, Di jenguk juga ayah sudah senang... Sering sering kamu jenguk ayah,, sepertinya belakangan Ini ayah mulai sakit sakitan .." Ucap Dino yang merasa badan nya sering merasa gak enak badan...
Kemudian Ziyan teringat akan hal yang membuat ayah nya mati karna sakit yang perlahan lahan kemudian membuat nya meninggal itu pasti karna ulah Piona yang menaburkan racun ke dalam kopi atau minuman ayah...
Ziyan merasa geram mengingat hal itu...
Kemudian Indra memegang tangan Ziyan mencoba menenangkan dirinya yang terlihat begitu emosi... Kemudian Ziyan pun kembali mereda emosinya setelah beberapa saat...
...****************...
__ADS_1
Lanjut lagi ya ..
@A,N