
Di dalam kafe..
"Apakah kamu merasa hari ini Ziyan sedikit berubah...?" Tanya Hendra..
"Sepertinya begitu,, tapi selagi bisa di manfaatkan ya gak papa,,," Ucap Zeny
"Ya kamu memang benar,, bagi ku dia hanya bank andalan saja,, karna hanya kamu yang aku cinta,," Ucap Hendra dengan penuh manja pada Zeny..
Sementara itu Ziyan merasa puas saat keluar kafe setelah melihat wajah kepanikan mereka...
"Sabar,, ini masih permukaan..." Ucap Ziyan dengan senyum sinis...
"Oh ya ini jam berapa,, biasa nya kan kiano pulang,, semoga saja gak terlambat..." Ucap Ziyan sambil melihat jam di HP nya...
Kemudian Ziyan bergegas pergi ke sekolah Kiano..
Sesampai nya di sana Ziyan melihat para anak yang lain nya baru keluar dari kelas...
"Untung lah,, masih sempat..." Ucap Ziyan merasa lega..
"Nyonya. " Sapa sang supir yang selalu mengantar dan menjaga kiano saat sekolah...
Ziyan hanya tersenyum mesem...
"Ada apa dengan nyonya hari ini,,, Tidak biasa nya dia tersenyum begitu bahkan berinisiatif menjemput tuan muda sendiri..." Ucap sopir yang merasa heran pada nyonya nya...
__ADS_1
Karna biasa nya nyonya nya itu tak pernah sekalipun berinisiatif menjemput kiano bahkan tuk tersenyum pun tidak pernah hanya ada wajah acuh tak acuh nya yang sering kita lihat...
"Sudah lah.. Mungkin nyonya ada perubahan..." Ucap sopir
"Aku ingat,, di kehidupan lalu ku aku gak pernah menjemput atau mengantar kiano bahkan tersenyum pada mereka pun tak pernah,, hanya muka datar ku saja yang sering aku tampak kan,, bahkan kiano menjadi takut jika bertemu dengan ku,, sehingga jarang bertemu bahkan berkomunikasipun tak pernah..." Ucap Ziyan dalam hati mengingat kehidupan masa lalu nya...
"Aisss,,, begitu kejam nya aku membuat anak kecil menjadi takut,,, tapi mulai sekarang aku akan merubah nya dan mencoba menyayangi kiano..." Ucap Ziyan dalam hati
Ziyan saat itu melihat Kiano baru keluar dari kelas nya dan menuju ke arah mobil yang sudah menunggunya
Kiano yang saat itu sedang berlarian dan berkejar kejaran dengan teman nya tiba tiba langkah nya mulai terhenti dan berjalan dengan perlahan saat melihat Ziyan berada di sana..
Kiano merasa takut karna ibu nya yang baru tak menyayangi nya,, karna itu Kiano selalu menjauh dari Ziyan...
"Mama..." Ucap Kiano dengan nada terputus putus dengan rasa takut...
Kiano pun saat itu langsung bersembunyi di kedua kaki sopir nya...
Kemudian Ziyan pun tersenyum dengan penuh ke tulusan...
"Kiano,, jangan takut,, Sini ...!" Ucap Ziyan mencoba membujuk Kiano supaya mendekati nya...
Kiano saat itu tak bergerak dan masih dalam ke adaan takut...
"Gak papa,,, Ayo sini,,, kita beli Es Krim..." Bujuk Ziyan..
__ADS_1
Kemudian Kiano pun mencoba mendekati Ziyan dengan perlahan...
Ziyan pun langsung menggendong Kiano dan membawa nya ke sebuah mini market yang agak jauh dari sana dengan jalan kaki...
"Nyonya gak naik mobil...?" Tanya Sopir..
"Gak usah,,, lagian gak terlalu jauh juga,, kamu nanti tunggu saja di depan mini market ya..." Pinta Ziyan...
"Baik nyonya.." Ucap sopir..
Kemudian Ziyan pun membawa kiano dengan berjalan sambil menggendong Kiano ke mini market tersebut...
" Jangan takut,, mulai detik ini,, mama akan jadi mama kamu yang baik,,, kamu peluk mama ya..." Ucap Ziyan mencoba membujuk Kiano yang masih merasa takut...
"Sungguh...?" Tanya Kiano yang langsung merasa senang saat Ziyan berkata demikian...
"Tentu,,," Ucap Ziyan dengan tersenyum...
"Hore,, kiano punya mama sekarang..." Ucap Kiano dengan senang dan memeluk Ziyan ...
"Sungguh imut nya anak ini,, kenapa aku gak menyadari nya dari dulu .. Ais,, dasar aku ini..." Ucap Ziyan
...****************...
Terus dukung ya...
__ADS_1
@AN