
Sementara itu..
Ziyan baru sampai di kantor setelah Indra menceritakan perihal mertua nya yang ingin di periksa oleh nya Dian pun menyetujui nya sehingga setiba nya di kantor Dian pun langsung memeriksa kesehatan mertua Indra..
Dan Ziyan pun menjelaskan perihal penyakit ayah nya yang sudah begitu lama tak kunjung sembuh dan ada ke ganjalan atas penyakit ayah nya..
"Ini memang batuk biasa.." Ucap Dian..
"Tuh kan apa yang ayah bilang,, ini hanya penyakit biasa" Ucap Dino yang langsung berkata saat setelah Dian berkata demikian..
"Maaf tuan,, penyakit anda memang penyakit biasa,, namun ada faktor lain yang membuat penyakit anda tak kunjung sembuh dan makin parah.." Jelas Dian..
"Apa itu..?" Tanya Dino saat setelah mendengar penjelasan Dian
"Ini di sebabkan racun yang sam dengan kasus data ibu kamu.." Ucap Dian pada Ziyan..
"Ouh,, rupanya wanita itu ingin melakukan hal sama pada ayah ku.. dasar wanita jahat.." Ucap Ziyan dengan geram
" Maksud nya bagi mana.. Ayah tak mengerti.." Ucap Dino yang tak tahu tentang semua nya...
Kemudian Ziyan pun memberi data penyakit dan kematian Ibu nya pada ayah nya
Tentu saja Dino kaget saat melihat kebenaran atas penyakit dan meninggal nya istri nya tersebut..
Kemudian Dino pun menangis dengan sangat sedih..
"Semua ini adalah salah ku,, se harus nya aku mendengarkan mu waktu itu,, mungkin semua ini Takan terjadi pada kita,, aku memang bodoh,, maafkan aku istri ku aku sungguh menyesal sekarang dan sadar bahwa aku tidak mampu menjaga mu dan anak kita.." Ucap Dino terduduk diam di kursi saat setelah melihat data tersebut membuat nya larut dalam kesedihan dan penyesalan yang amat begitu dalam..
__ADS_1
"Ayah,, ada apa,, apa yang sebenarnya terjadi..?" Tanya Ziyan yang penasaran..
Dian dan Indra hanya melihat suasana tersebut dengan penuh rasa iba dan hari juga..
"Baik,, mungkin ini sudah saat nya ayah menceritakan semua nya ." Ucap Dino..
"Waktu itu,, saat kamu masih umur satu tahun,, perusahaan yang di rintis oleh ayah dan ibu mu dalam masalah ke bangkrutan,, saat itu ada seorang orang kaya yang akan membantu perusahaan kita saat ayah mencoba meminta bantuan pada nya,, Dan saat itu ayah harus mengakhiri penjamuan yang di siapkan oleh orang tersebut sebari menandatangani perjanjian tersebut ...
Dan di samping itu rupanya orang itu memiliki seorang anak perempuan dan ikut hadir di perjamuan itu,, Dan itu adalah Ibu tiri mu,, ayah tak tahu kalau ternyata dia adalah Piona,, Piona dan ibu mu sama sama satu kampus dan Piona sangat menyukai ayah,, akan tetapi ayah beberapa kali menolak cinta Piona karna ayah mencintai ibu mu,, ayah tak menyangka bahwa itu anak orang tersebut..
Sebelum datang ke penjamuan Ibu mu melarang ayah suapaya tidak bekerja sama dengan pak Hardi(Ayah Piona keluarga cukup kaya saat itu) namun ayah tetap saja pergi,, Ternyata Ibu kamu sudah tahu kalau Piona adalah anak nya namun sebelum ibu kamu menjelaskan nya ayah sudah pergi dengan sangat terburu buru,,
Dan saat di penjamuan tersebut Piona selalu memandangi ayah yang membuat ayah begitu merasa tak nyaman namun satu hal yang ayah tak tahu rupanya di dalam sebuah minuman yang di suguhkan ayah ada obat obatan yang membuat ayah tak sadarkan diri dan tak tahu apa yang terjadi,, Saat ayah bangun ayah sudah telanjang dan tidur bersama Piona ,, dan ayah yakin semua ini sudah di rencanakan oleh anak dan ayah tersebut namun ayah tak bisa berbuat dan berkata apapun karna setelah itu perusahaan ayah kembali ke masa jaya..
Ke Esokan pagi nya ayah pulang,, dan ibu mu begitu menghawatirkan ayah karna beberapa kali menelepon ayah tak di angkat sama sekali..
"Sayang kenapa kamu baru pulang.. kamu tidak papa kan..?" Tanya Niara (Ibu Ziyan.)
Dino hanya terdiam dan tak berkata apapun tak tahu harus bagai mana menjelaskan nya..
"Suami ku kenapa kamu hanya diam saja..?" Tanya Niara
"Istri ku aku minta maaf,, se harus nya aku mendengarkan mu .. aku sungguh minta maaf.." Ucap Dino yang kemudian langsung menunduk sambil memegangi tangan Niara saat Niara sedang duduk..
"Apa yang terjadi,, coba kamu ceritakan..!" Ucap Niara mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi..
"Semalam dia. tidur dengan ku.." Ucap seseorang yang kemudian masuk Tampa izin ke rumah tersebut..
__ADS_1
Niara kaget saat mendengar kata tersebut sedangkan Dino masih bersimpuh di hadapan Niara dengan perasaan menyesal..
"Piona.. Kenapa kamu di sini..?" Tanya Niara..
"Aku akan menjadi nyonya di rumah ini.." Ucap Piona..
"Sayang,, coba kamu jelaskan apa maksud semua ini.." Tanya Niara yang ingin penjelasan yang lebih jelas dari suami nya..
"Aku minta maaf,, semalam aku tak sadarkan diri saat setelah menandatangani perjanjian tersebut,, namun saat aku bangun aku sudah telanjang bulat bersama piona.. aku sungguh minta maaf,, aku tak tahu akan seperti ini.. maaf kan aku.." Ucap Dino
Langsung saja saat itu Niara lemas tak berdaya di tempat saat mendengar penjelasan suami nya tersebut.. Niara tak mampu berkata apa apa dia hanya diam mematung dengan lepas tak percaya apa yang terjadi pada suami dan piona tersebut..
"Aku minta maaf,, Aku akan menikahi Piona ,, aku takut akan jadi aib dan perusahaan kita makin merosot,, aku mohon maafkan aku,, jika tidak menikahi nya maka perjanjian kita akan batal dan kita akan dalam kebangkrutan dan akan jadi aib juga,, aku mohon kamu mengerti ya.." Ucap Dino mencoba membujuk Niara yang saat ini masih terduduk lemas dan tak percaya..
"Aku akan fikirkan nanti,, aku ke kamar dulu.." Ucap Niara sambil pergi dengan langkah yang lemas dan tak mampu berjalan namun Niara mencoba menguatkan hati nya yang sudah hancur remuk karna peristiwa semalam..
Sedangkan Dino hanya terduduk diam menyesali apa yang terjadi padanya..
Dino pun menceritakan semua kejadian waktu itu pada Ziyan anak nya..
Kembali ke Cerita..
"Ini semua salah ayah yang tak mendengarkan ibu mu,, ayah sungguh menyesal.." Ucap Dino..
"Ayah,, sudah jangan menyalahkan diri sendiri.. ini semua salah wanita tua itu yang sengaja menjebak ayah,," Ucap Ziyan menenangkan ayah nya..
...****************...
__ADS_1
@A.N