Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 013


__ADS_3

Ke Esokan hari nya...


Indra masih santai di ruang tamu sambil nonton tv setelah selesai sarapan pagi...


"Kamu gak ke kantor,,?" Tanya Ziyan saat melihat Indra masih berada di rumah...


"Aku ke kantor hanya kalau ada hal penting,," Ucap Indra menjawab...


"Oh Iyah,, aku lupa tentang hal itu,, Biasa nya jika tak ada hal penting Indra selalu di rumah paling mengantarkan Kiano pergi ke sekolah nya..." Ucap Ziyan dalam hati...


"Ziyan,,, boleh kau kau duduk di sebelah ku...?" Tanya Indra...


"Tentu,,, " Jawab Ziyan dengan tersenyum dan langsung duduk di dekat Indra...


Tentu saja Indra pun begitu senang nya...


"Boleh aku tanya sesuatu..?" Ucap Indra..


"Tentu..." Jawab Ziyan singkat...


"Apa yang sebenarnya terjadi padamu,, mengapa kamu tiba tiba berubah setelah kejadian kemarin...?" Tanya Indra ingin mengetahui alasan yang sebenar nya mengapa Ziyan berubah dari biasa nya...


"Eum,,, aku hanya ingin jadi Istri yang baik buat kamu .." Ucap Ziyan dengan tulus..


Tentu saja jawaban itu begitu tidak terlalu dapat memuaskan dari pertanyaan nya,, Namun Indra merasa Ziyan memang tulus dengan jawaban nya...

__ADS_1


"Syukur lah,, aku senang mendengar nya ..!" Ucap Indra..


Tiba tiba HP Ziyan berdering dan itu dari Hendra...


"Sebentar ya,, aku angkat telepon dulu .." Ucap Ziyan sambil berpindah tempat..


"Mungkin kah kekasih nya...?" Tanya Indra dalam hati meragukan jawaban Ziyan yang ingin menjadi Istri yang baik.. Karna Indra tahu bahwa Ziyan sangat mencintai kekasih nya itu...


"Aih,, Mungkin Ziyan hanya mempermainkan ku saja .." Ucap Indra dalam hati dengan raut muka sedih...


......................


"Hallo sayang ..." Sapa Hendra...


Tentu saja Ziyan yang mendengar nya merasa Ilfil dan ingin rasa nya langsung melepas HP nya langsung,, Namun Ziyan bersabar dan akan membuat Hendra perlahan lahan menderita...


"Aku sedang butuh uang,,, Kamu punya kan...?" Tanya Indra mencoba membujuk Ziyan...


"Berapa yang kamu butuhkan ...?" Tanya Ziyan denga acuh nya lagi...


Tentu saja Hendra merasa ada ke anehan dengan sikap Ziyan ,, Namun saat mendengar Ziyan langsung to the poin,, Hendra pun tak perduli asal kan dia mendapatkan uang dari Ziyan...


"Aku sedang membutuhkan uang 100 juta untuk mempersiapkan pernikahan kita,,, kamu ada kan...?" Jelas Hendra...


"Baik lah akan aku beri ,," Ucap Ziyan

__ADS_1


"Baik,, kita bertemu di taman biasa ya..." Ucap Hendra...


Ziyan pun langsung menutup telepon nya..


Tentu saja Hendra kaget kenapa tiba tiba di matikan telepon nya Tampa berkata apapun,, Namun selagi uang itu dia dapat kan gak papa asal kan Hendra mendapatkan uang nya...


"Pernikahan... Hahaha....." Ucap Ziyan menertawakan apa yang di ucapkan Hendra tentang alasan meminta uang nya itu...


"Dulu aku begitu bodoh dengan percaya nya uang itu Untuk pernikahan,, padahal Uang itu hanya untuk membayar Hutang nya pada orang lain dan sisa nya dia gunakan untuk bersenang senang dengan adik ku sendiri,,," Ucap Ziyan dalam hati mengingat masa lalu nya...


"Tapi kali ini lihat saja..." Ucap Ziyan dalam hati dengan penuh emosi...


Tiba tiba Ziyan di kagetkan oleh Kiano...


"Mama,, antar Kiano sekolah ya sama papa berdua .." Ucap Kiano...


"Aisss,,, Mama kaget,,," Ucap Ziyan...


"Mama kenapa,, padahal Kiano gak mengagetkan Mama..." Ucap Kiano dengan agak sedih...


"Iyah,, Kiano gak ngagetin mama ,, Cuman mama sedang agak bengong tadi,, jadi mamak sedikit terkejut..." Ucap Ziyan...


"Ya sudah ,, Ayo berangkat..." Ucap Ziyan mengajak Kiano...


...****************...

__ADS_1


Lanjut ya...


@A,N


__ADS_2