
Di kafe milik Ziyan..
Ziyan di kejutkan dengan kedatangan Sinta yang tiba tiba tersebut..
Saat sinta menanyakan mengapa Ziyan berada di sana,, namun Ziyan menjawab nya dengan teka teki,, dan Ziyan yakin Sinta dapat menebak nya..
"Ouh,, aku mengerti sekarang,," Ucap Sinta yang sudah mengerti..
Ziyan hanya tersenyum menanggapi nya..
"Tapi mengapa kamu tak pernah cerita kalau kamu memiliki kafe ini.." Ucap Sinta yang mencoba menebak..
Ziyan hanya. Tersenyum..
"Kamu memang cerdik selalu saja bisa menebak teka teki ku,," Ucap Ziyan..
"Kamu tahu gak,, sekarang kafe ini banyak orang yang memperbincangkan nya,, Jika aku tak mendengar berita hangat ini dari teman teman ku dan orang orang,, mungkin aku gak akan datang kesini.." Ucap Sinta..
"Oh ya,, se tren itu ya.. Aku tak menyangka akan seperti itu jadi nya.." Ucap Ziyan yang kaget mendengar apa yang di ucapkan Sinta..
"Tapi masuk akal juga jika ini milik mu,," Ucap Sinta..
"Kamu bisa ajah,, kan kita juga harus usaha,, jika terus menghambur hamburkan uang nanti kita akan bangkrut.." Ucap Ziyan..
"Iyah juga sih.. Ada benar nya.." Ucap Sinta..
"Oh ya apa kabar Bibi..?" Tanya Ziyan menanyakan ibu nya Sinta..
"Berkat bantuan mu,, kita menjadi hidup lebih baik lagi,, Rumah kami sudah di renovasi,, dan kami tak memiliki lagi hutang,, itu berkat kamu,, aku sangat berterima kasih padamu.." Ucap Sinta..
"Syukurlah kalau begitu,, aku senang mendengar nya..." Ucap Ziyan..
"Oh ya,, perkenalkan Ini Diana,, Dia temen aku,, dan dia juga membantu mengelola kafe ku.." Ucap Ziyan..
"Hallo,, Sinta ." Sapa Sinta sambil menjabat tangan dengan Diana..
"Diana.." Jawab Diana singkat sambil membalas jabatan tangan Sinta..
"Kita Bicara di sana yu,, soal nya aku sudah memesan makanan di sana.." Pinta Sinta..
"Kalian ngobrol saja ya,, aku mau mengawasi anak anak.." Ucap Diana yang tak ingin pembicaraan mereka terganggu,,
__ADS_1
"Kalau gitu,, aku ngobrol dulu ya sama Sinta.." Pinta Ziyan..
"Oke,, " Ucap Diana.
Diana pun tak ikut mengobrol dan hanya mengawasi ShanShan dan Kiano yang sedang bermain,, Sedangkan Ziyan mengajak ngobrol Sinta yang sudah lama tak ketemu setelah pertemuan terakhir itu..
"Ini pesanan nya,, Silahkan di nikmati.." Ucap si pelayan tadi dengan sopan dan ramah...
"Terimakasih..." Ucap Sinta..
Pelayan itupun pergi saat setelah mengantarkan pesanan dan bersikap sopan juga saat bos nya di sana
"Eh tunggu sebentar.." Ucap Ziyan..
"Iyah Bu..." jawab si pelayan tadi yang pergi namun tak jadi karna Ziyan memanggil nya..
"Tolong buatin saya jus mangga ya.." Pinta Ziyan..
"Baik Bu..." Jawab si pelayan tersebut dan kemudian pergi tuk mempersiapkan pesanan bos nya..
"Oh ya,, sudah berapa lama kafe ini berdiri...?" Tanya Sinta yang penasaran...
"Ouh,, tapi kafe ini sudah sangat viral loh,,," Ucap Sinta..
"Sungguh,, syukurlah kalau begitu.." Ucap Ziyan..
"Tapi setahu ku,, ini kan dulu nya bekas warung makan gitu ya..." tanya Sinta yang memang mengetahui tempat ini karna sesekali sering lewat ke daerah sekitar sini..
"Iyah,, Ini ruko temen suami ku,, dia lagi butuh uang,, jadi dia jual,, dan kebetulan aku ingin membuat usahaku sendiri,, supaya aku tak terlalu bergantung pada suami ku..." Ucap Ziyan..
"Ouh begitu rupanya... Kamu sangat mandiri ya,,," Ucap Sinta memuji..
"Kamu tahu kan kehidupan dulu ku,, mungkin dari itu semua mendapatkan mangfaat nya,, aku jadi mandiri seperti ini.." Ucap Ziyan..
"Iyah,, karna semua pasti akan ada hikmah nya,, ya kan..." Ucap Sinta..
"Ya,, seperti itulah..." Jawab ziyan dengan singkat..
"Gimana makanan dan minuman nya...?" Tanya Ziyan saat Sinta mencicipi makanan dan minuman yang yang di pesan nya..
"Eum,, memang enak,, lebih enak dari restoran ternama,, aku suka,, minuman juga pas..." Ucap Sinta saat setelah mencicipi makanan dan minuman nya..
__ADS_1
"Oh ya,, sekarang kamu kerja di mana..?" Tanya Ziyan pada Sinta yang memang tak ada kabar beberapa Minggu kebelakang ini...
"Dengan sisa uang dari kamu aku sedang merintis usaha jualan baju ,, berbagai baju ada ya meski masih kecil kecilan sih,, dan aku juga suka menjual secara on line,, supaya lebih banyak orang yang membeli saat aku life di sosmed.." Ucap Sinta..
"Ouh,, bagus,, lain kali aku akan mengunjungi toko mu,, dan jika perlu sesuatu,, kamu bisa hubungi aku.. Oke.." Ucap Ziyan kembali menawarkan kebaikan nya pada sinta..
"Oke,, tapi aku sudah berjanji jika aku sudah mendapatkan uang yang cukup aku akan mengembalikan uang yang kamu kasih,," Ucap Sinta..
"Tak perlu,,, akh ikhlas kok.." Ucap Ziyan yang tak ingin uang nya itu di kembalikan..
"Jangan begitu,, Ibu ku bilang harus menggantinya.." Ucap Sinta..
"Ya sudah deh kalau begitu,, terserah kau gimana saja..." Ucap Ziyan yang tak bisa membujuk Sinta..
Ziyan dan Sinta pun berbincang bincang karna sudah lama tak berbicara dengan Sinta...
Sementara itu Diana hanya memperhatikan ShanShan dan Kiano yang asyik bermain...
Sementara itu,, Indra sudah selesai miting dengan kalyen nya..
"Fin,, bagai mana dengan orang yang kemarin Ziyan tolong...?" Tanya Indra saat memerintah Fino untuk mencari tahu mereka..
"Marsel melakukan pekerjaan nya dengan baik,, kemarin anak itu sudah masuk sekolah,, dan ibu itu sekarang sudah membuka warung nasi uduk Dangan uang yang di beri Ziyan..." Ucap Fino dengan rinci..
"Bagus,, Lalu,, Bagai mana dengan ke uangan kantor beberapa bulan terakhir ini..?" Tanya Indra..
"Keuangan kantor tahun ini sangat setabil,, bahkan melonjak sekitar 30 persen,, kita tahun ini mendapatkan keuntungan yang cukup banyak..." Ucap Fino melaporkan semua keuangan di dalam kantor nya..
"Bagus,,, Semua berjalan dengan baik,, kamu awasi pegawai pegawai yang kurang baik..." Ucap Indra..
"Baik tuan,, semua sudah di atur dan tak ada dari mereka yang memiliki sikap yang buruk,, semua patuh dengan peraturan kantor ini..." Ucap Fino yang memang selalu memperhatikan semua para karyawan di kantor Indra tersebut...
"Fin,, apa kamu lelah dengan pekerjaan ini...?" Tanya Indra..
"Meskipun lelah saya akan selalu menjadi bawahan tuan yang setia..." Ucap Fino..
Indra pun tersenyum mendengar apa yang di ucapkan Fino...
...****************...
@A,N
__ADS_1