
Dua hari kemudian...
Setelah kemarin Ziyan berunding dengan Indra untuk menjenguk adik nya tersebut di penjara,, Indra tak keberatan dengan maksud Ziyan.. Namun saat Ziyan berkata dikala dirinya ingin membebaskan adik nya tersebut,, Dengan reflek Indra membantah supaya Ziyan tak melakukan itu,, karna jika itu terjadi Indra takut Zeny melakukan nya yang ke dua kali nya sehingga akan membuat ancaman bagi Ziyan ...
Namun Ziyan mengikuti perkataan Indra dan akan membicarakan nya lain waktu jika Ziyan benar benar melihat ada perubahan pada adik nya itu,, Karna Ziyan pun tak Setega dan sejahat itu pada adik se ayah nya tersebut,, Meski Ziyan mengakui perbuatan nya di masa lalu tak pernah baik pada nya,, Namun Ziyan paham karna setiap manusia akan ada masa nya untuk berubah menjadi lebih baik..
Saat ini Ziyan mengunjungi kafe nya tuk melihat perkembangan yang ada karna dua hari Ziyan tak masuk ke kafe nya karna banyak urusan pribadi nya..
"Kemana ajah Zie kamu dua hari ini...?" Tanya Diana yang hanya mendapatkan kabar tak bisa datang karna sibuk dan mempercayakan semua pada Diana untuk memantau perkembangan restoran nya...
"Iyah... Aku agak sibuk 2 hari ini jadi gak bisa ke mana mana.." Ucap Ziyan..
Diana pun hanya mengangguk mengerti dan tak bertanya apapun tentang ke sibukkan apa yang dia kerjakan,,
"Bagai mana perkembangan nya .?" Tanya Ziyan..
Kemudian Diana pun mengambil sebuah berkas yang berisi sebuah data data pembelian semua makanan dan hasil nya... Semua nya kumplit bahkan data bahan bahan yang sudah habis pun semua tercatat Tampa ada uang sepeserpun yang di sembunyikan oleh Diana..
Kemudian Ziyan pun melihat semua data tersebut dari data penjualan makanan dan hasil yang di dapat dua hari tersebut...
"Bagus,, aku suka kinerja kamu ,, kamu memang pandai..." Ucap Ziyan memuji Diana ..
Sontak saja Diana pun menjadi malu karna pujian Ziyan selalu pemilik kafe tersebut...
"Lalu bagai mana apakah semua pekerja semua baik...?" Tanya Ziyan..
"Semua oke kok.. Jangan khawatir.." Ucap Nadia..
Ziyan pun hanya mengangguk mengerti..
"Ingat jika ada pekerja yang lain membuat kamu tak nyaman bahkan melakukan hal hal aneh kamu lapor saja pada ku, Aku gak akan segan segan mengeluarkan mereka.." Ucap Ziyan..
"Jangan khawatir ,, semua baik baik saja,, terima kasih karna kamu sebaik ini padaku..." Ucap Diana yang mulai terharu..
"Sama sama ." Ucap Ziyan sambil tersenyum lebar sedikit...
"Ouh ya,, satu Minggu lagi kan gajian,,, nanti aku kasih bonus deh karna kinerja kamu yang sangat baik.." Ucap Ziyan..
Nadia hanya tersenyum senang mendengar nya..
"Kita gak dapet bonus Bu bos...?" Ucap seorang pegawai yang tak sengaja lewat dan mendengar percakapan mereka.
__ADS_1
"Tenang saja bulan ini kalian dapat bonus,, asalkan kinerja kalian bagus..." Ucap Ziyan yang langsung menyahut saat sedikit terkejut dengan perkataan pegawai yang tiba tiba Tampa Ziyan sadari...
"Siap Bu bos .. Kami melakukan nya sebaik mungkin.." Ucap Pegawai tersebut sebari pergi...
"Oh ya kamu bisa bantu aku bungkus tiga menu sama nasi gak...?" Tanya Ziyan..
"Boleh . Tapi mau menu apa ajah...?" tanya Diana yang bingung harus memilih menu mana yang Ziyan inginkan..
"Eum...." Gimana Ziyan sambil melihat menu yang tertera di meja dengan selembar kertas yang tersedia di sana.
Ziyan mulai memilih milih menu tersebut,, setelah berfikir beberapa menit karna bingung menu mana yang harus di pilih,, Setalah itu Ziyan menunjukan semua menu yang di inginkan pada Diana supaya segera mempersiapkan..
"Hey,,, sini sebentar..." Ucap Diana melambaikan tangan pada pegawai yang sedang lewat yang bertugas mencatat semua pesanan pelanggan..
"Kamu catat ini dan segera buatkan,, karna akan segera di bawa sama Bu bos.." Ucap Diana..
"Baik Bu.." Ucap pegawai itu dengan patuh dan pergi setelah menulis menu tersebut..
"Sepertinya hari ini agak sepi ya.." Ucap Ziyan yang melihat ke arah sekitar hanya ada beberapa orang yang sedang duduk di sana..
"Iyah Zie,, tapi biasa nya kalau sudah lewat sore suka mulai rame sampai malam.." Ucap Diana..
"Oh ya selama aku pergi tolong bantu aku jaga Kiano saat main dengan Shanshan ya,, takut nya aku gak terlalu cepat kembali saat mereka sudah pulang.." Ucap Ziyan..
"Kamu tenang saja,, semua beres.." Ucap Diana..
" Makasih ya.." Ucap Ziyan..
"Sudah lah jangan formal begitu,, kita kan temenan,," Ucap Diana..
Hingga hampir setengah jam masakan pun sudah siap di bungkus dengan rapi di sebuah box yang lucu dan bagus,,
"Oh ya buatin minuman nya dua cup ajah,, Copi mokacino sama jus mangg yang,, sekalian ambilin sebotol air putih..." Ucap Ziyan pada pelayan ya g baru lewat saat setelah melayani pelanggan nya..
"Baik Bu bos ." Ucap pegawai tersebut dan langsung melaporkan pada pegawai yang memang khusus di dalam pembuatan minuman tersebut..
Tak berselang lama minuman pun sudah jadi...
"Oke,, aku berangkat dulu ya . Dah.." UU cap Ziyan mengakhiri pertemuan nya..
Sedangkan Diana hanya membalaskan lambaian tangan Tampa bertanya mau di bawa kemana makanan nya dan untuk siapa,, karna Diana mengetahui bahwa semua itu untuk adik nya yang berada di penjara,, karna Ziyan pernah cerita sebelum itu... Bahkan sampai meminta saran pada Diana tentang itu semua...
__ADS_1
......................
"Apakah Ziyan sudah berangkat...?" Tanya Indra pada sekertaris kantor nya..
"Sepertinya sudah,," jawab nya...
"Pak sepertinya ada masalah di kantor ke uangan kita...!" Ucap Fino..
"Apa yang terjadi..?" Tanya Indra..
"Ikmal korupsi dan semua terbongkar saat banyak ke anehan dengan uang ya g tak sesuai ekspetasi yang di hasilkan dan pengeluaran yang di sembunyikan..." Ucap Fino..
"Kapan semua itu terjadi..?" Tanya Indra..
"Semua terjadi sudah satu Minggu,," Ucap Fino..
Memang seminggu ini Indra tak masuk kantor dan menyerahkan semua pada Fino..
"Kamu suruh Ikmal ke kantor saya..." Pinta Indra..
"Baik,,," Jawab singkat Fino yang langsung keluar dan mencari Ikmal..
Sepertinya Ikmal tak mengetahui bahwa semua sudah terbongkar dan tak berfikir ke arah situ saat Fino menyuruh nya ke kantor bos nya tersebut...
"Iyah,, ada apa pak...?" Tanya Ikmal polos..
"Duduk kamu.." Pinta Indra dengan dingin dan tatapan tajam,, membuat Ikmal ketakutan saat itu juga..
"Apa ini...?" Tanya Indra sambil menyodorkan se kertas data yang sudah terbukti Ikmal melakukan korupsi...
Ikmal pun mengambil kertas tersebut dan melihat nya,, Betapa terkejut nya bahwa sudah ke Tahuan..
"Jadi apa maksud nya itu,, kenapa kamu korupsi,, mau kamu saya keluarkan dari kantor ini...?" Tanya Indra..
"Maafkan saya pak.." Ucap Ikmal dengan lemas saat semua sudah ketahuan..
Sebenarnya Indra adalah bos yang baik,, gajih yang di berikan selalu pantas dan selalu tepat waktu bahkan sering di kasih bonus jika ada yang memiliki kinerja bagus...
...****************...
@A,N
__ADS_1