
Malam Hari...
Indra keluar dari kamar nya setelah mandi,, Indra berjalan ke ruang makan dan terdapat Ziyan membawa sepiring makanan,, seperti ia yang memasak dan membawa nya ke dapur...
Indra pun segera duduk di kursi makan,, dan terlihat wajah Ziyan sedikit pucat,, membuatnya khawatir Ziyan akan jatuh sakit,,
"Ziyan..." Sapa Indra memanggil namanya dengan lembut...
"Iyah,,, ada apa...?" Tanya Ziyan setelah melihat orang yang memanggil nya dengan suara yang lembut,,,
"Apa kamu yang memasak ini semua ...?" Tanya Indra saat melihat Ziyan sendiri mempersiapkan makan malam keluarga...
"Pelayan....!" Teriak Indra saat Ziyan hendak mau menjawab namun Indra keburu berteriak..
Tentu saja semua pelayan langsung menghampiri Indra ,, Tatapan tajam Indra yang membuat semua pelayan ketakutan bahkan sampai ada yang gemetaran tak ada satu orang pun yang menatap mata Indra mereka hanya tertunduk diam Tampa satu patah kata pun...
"Kenapa kalian membiarkan nyonya melakukan pekerjaan kalian...?" Tanya Indra dengan suara keras dan penuh emosi
Semua terdiam karna tak berani menjawab...
Ziyan pun yang melihat situasi tersebut merasa bersalah pada para pelayan tersebut,,,
Sebenar nya para pelayan itu sudah melarang Ziyan melakukan nya,, namun Ziyan kekeh dan para pelayan pun tak berani membantah dan hanya bisa mengikuti apa yang di inginkan nyonya nya... Tentu saja itu membuat para pelayan serba salah,,, karna melawan Ziyan sama saja melawan Indra karna Ziyan adalah nyonya rumah,, jadi mereka harus mematuhi apapun yang di ucapkan oleh Ziyan...
__ADS_1
"Aisss,,,, kenapa aku tak menyadari bahwa Indra begitu menakutkan saat dia marah,, namun dalam kehidupan lalu ku ia tak pernah marah jadi aku tak tahu bahwa dia semenakutkan ini..." Ucap Ziyan dalam hati...
"Suami ku..." Ucap Ziyan dengan suara yang lembut.
"Deg,,, " Indra mendengar kata itu membuat Indra berdetak jantung nya,, karna baru pertama kali ini Indra di panggil suami oleh Ziyan dengan lembut nya....
"Sudah,, Jangan memarahi mereka,, memang aku sendiri yang menginginkan nya,,," Ucap Ziyan mencoba menyelamatkan para pelayan yang masih mematung Tampa berkata apapun...
"Tapi,, kamu kan nyonya,,, seharus nya semua di kerjakan oleh pelayan,, kamu hanya perlu duduk dan menikmati nya .." Ucap Indra...
"Gak papa,, lagian aku lagi bosan dan tak ada kerjaan..." Ucap Ziyan...
"Sudah,,, kalian bubar ke tempat masing masing..." Ucap Ziyan membubarkan pelayan yang sedari tadi mematung ketakutan...
"Aku udah mendingan kok,, jangan khawatir..." Ucap Ziyan menenangkan suami nya yang mengkhawatirkan nya...
"Kiano,,, ayo makan..." Panggil Ziyan pada Kiano yang sedang bermain di temani pelayan yang biasa bermain bersama nya...
Kemudian Kiano pun berlari menuju Ziyan...
"Kiano sudah baikan sama Mama...?" Tanya Indra saat Ziyan memangku Kiano duduk di kursi makan...
"Sudah,,, Mama sekarang sudah baik sama Kiano,, jadi kiano gak takut lagi sama mama,," Ucap Kiano
__ADS_1
"Kamu sungguh berubah...?" Tanya Indra..
Ziyan hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Indra...
"Sudah,,, kamu coba dulu masakan buatan aku,, enak gak...? " Ucap Ziyan sambil menuangkan lauk pada piring Indra...
"masakan mama paling enak sedunia..." Ucap Kiano...
"Kalau enak,, jadi kiano harus makan yang banyak ya .." Ucap Ziyan sambil tersenyum...
Kiano hanya mengangguk sambil melahap makanan di piring nya...
Indra pun mencoba mencicipi makanan yang di buat oleh Ziyan...
perlahan lahan Indra memasukan ke mulut nya dan mengunyah nya...
"Gimana...?" Tanya Ziyan yang tak sabar tentang pendapat Indra akan makanan yang di buat nya...
"Eum,, Ini enak,, sungguh enak,,," Ucap Indra ,, Memang makanan nya begitu terasa enak membuat ayah dan anak itu lahap memakan nya,,, Ziyan pun hanya tersenyum melihat nya..
...****************...
Lanjut ya...
__ADS_1
@A,N