Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 59


__ADS_3

Ziyan pun kembali masuk setelah Ziyan memastikan ayah nya pergi dari rumah nya,,


Karna Ziyan ada keperluan yang mesti harus di beli,, Jadi Ziyan pergi ke luar,,


"Aku akan ke mini market terdekat.." Ucap Ziyan..


"Baiklah,, apa perlu aku temani..?" Tanya Indra..


"Tak perlu lagian dekat ko,, biar Marsel saja yang menjaga di depan pintu.." Ucap Ziyan..


"Baiklah kalau gitu,, hati hati lah,, musuh ada di mana mana.." Ucap Indra..


"Baiklah,, aku berangkat.." Ucap Ziyan..


Ziyan pun pergi di temani pengawal nya sekaligus supir nya,, Mini market itu tak terlalu jauh jadi tak perlu waktu lama untuk sampai..


"Kamu,, jaga saja di depan ya.." pinta Ziyan..


"Baik nyonya.." jawab Marsel mengerti..


Ziyan pun masuk ke dalam mini market,,


Sedangkan dari luar seseorang sedang melihat situasi,, orang tersebut mengenakan baju kemeja hitam celana hitam dan berkaca mata hitam serta ada jenggot dan kumis dan mencoba masuk..


Orang tersebut seperti ketakutan karna dia sedang menyamar saat melewati Marsel..


Namun orang itu melihat situasi di dalam sangat ramai dan tak mungkin melakukan sesuatu di dalam karna terlalu mencolok,, Orang tersebut pun berpura pura memilih milih barang sambil memperhatikan orang yang di targetkan nya..


Ziyan yang saat itu tak merasakan hal ke anehan apapun di dalam,, dan biasa biasa saja.. Ziyan pun keluar,, namun saat keluar Ziyan tiba tiba kebelet pipis dan mencari toilet yang ada di belakang mini market tersebut..


"Kamu tunggu di sini,, Aku mau ketoilet belakang dulu.." Pinta Ziyan..


"Baik nyonya ." Jawab Marsel..

__ADS_1


Saat itupun orang tersebut ikut keluar saat mendengar percakapan Ziyan dan Marsel namun kurang jelas dan buru buru keluar..


Marsel merasa ada ke anehan dengan orang yang lewat tersebut dan mencoba menghentikan langkah nya..


"Tunggu sebentar ..?" Ucap Marsel menepuk bahu orang aneh tersebut..


"Sontak saja orang itupun merasa panik,, namun mencoba tenang dan profesional..


"Iyah ,, ada apa..?" Tanya Orang tersebut sambil berbalik badan dengan perlahan lahan..


"Eum,, gak papa,, saya salah orang.." Ucap Marsel saat melihat lihat orang tersebut saat setelah berbalik badan dan di kira dirinya salah mengenali orang..


"Oh, gak papa.." Ucap orang tersebut kemudian pergi menjauhi marsel..


"Kok aku merasa mirip seseorang,, tapi apa mungkin aku salah orang kali ya .?" Tanya nya sambil berfikir fikir kembali tentang orang barusan..


Sementara orang tersebut yang tadi nya merasa terkejut menghela nafas lega karna Marsel tak mengenalnya..


Kemudian orang tersebut mendekati toilet mini market yang ada di sebelah bangunan tersebut..


Dia berjalan melalui satu bangunan di dekat nya sehingga tak ada yang mengetahui karna saat itu jalan itu sepi hanya ada mobil motor lulang lalang di jalan..


Dia pun mengendap ngendap sambil menunggu Ziyan keluar dari toilet..


Beberapa saat kemudian Ziyan pun keluar sambil menutup pintu dan tak melihat ke arah manapun hanya pokus menutup pintu dan akan berjalan keluar dari toilet tersebut


Namun Ziyan terkejut saat melihat orang tiba tiba ada di belakang nya,, namun sayang nya saat ingin berteriak tiba tiba orang tersebut mengeluarkan saputangan yang sudah di olesi obat bius sehingga tak ada suara apapun karna tangan orang tersebut terlalu cepat membungkam mulut nya dengan saputangan tersebut,,


Sontak saja setelah beberapa saat Ziyan pun pingsan tak sadarkan diri,, setelah memastikan Ziyan pingsan orang tersebut pun langsung menggendong Ziyan di kedua tangan nya tuk di bawa ke dalam mobil yang sudah terparkir di pinggir jalan sebelah bangunan dekat mini market tersebut sehingga Marsel tak akan melihat nya..


Ziyan pun di masukn ke dalam mobil tersebut dengan di ikat tangan nya kebelakang dan di bungkam mulut nya dengan lakban hitam..


"Akhir nya berhasil juga.." Ucap orang tersebut dan langsung pergi meninggalkan tempat tersebut..

__ADS_1


Kamudian kaca mobil pun ditutup karna hitam sehingga Takan mungkin Marsel melihat nya dari kejauhan dan mobil itupun melewati Marsel yang masih sedang berdiri menunggu Ziyan di toilet..


Orang tersebut tersenyum di dalam mobil nya dengan penuh rasa kemenangan saat melewati Marsel sambil melihat ke arah nya namun Marsel tak menyadari apapun dan masih berfikir bahwa nyonya nya masih di dalam toilet..


Setelah beberapa saat Marsel merasa ada yang salah Karna nyonya nya tak kunjung datang keluar dari toilet karna sudah menunggu terlalu lama,, Akhir nya Masrel mengecek ke toilet tersebut..


Barapa kaget nya Marsel melihat Pinto toilet tersebut tertutup namun sedikit terbuka dan Masrel pun mengecek ke dalam dan ternyata di dalam tak ada siapa siapa...


"Nyonya hilang,, apakah nyonya di culik.?" Tanya Marsel dan langsung bergegas pergi tuk mencari barang kali ada petunjuk yang dapat menemukan pelaku tersebut..


Kamudian Marsel pun menelpon Indra..


Indra yang sedang duduk tenang di kursi tersebut mendapatkan telepon dari Marsel..


"Ada apa..?" Tanya Indra..


"Nyonya hilang tuan.." Ucap Marsel terus terang..


"Apa ...!" Indra langsung kaget mendengar pernyataan dari Marsel tersebut..


"Bagai mana bisa hilang...?' Tanya Indra..


"Nyonya hilang saat ketoilet tuan..." Jawab kembali Marsel...


"Oke,, kamu coba cari aku akan menyusul.." Pinta Indra..


"Baik tuan..." Jawab Marsel..


Indra pun dengan panik langsung pergi tuk mencari Ziyan yang katanya hilang tersebut,, dengan penuh ke khawatiran dan kepanikan Indra pun tetep merasa tenang sambil mencari petunjuk tentang Ziyan...


...****************...


@A,N

__ADS_1


__ADS_2