
Beberapa hari kemudian...
Setelah Diana di resmikan menjadi manajer di kafe milik Ziyan untuk 4 hari ini di awali dengan kinerja yang baik,, datang selalu tepat waktu dan selalu memberi saran atau teguran dengan halus dan sopan,, Semua karyawan nya Mun mulai menyukai Diana dan mulai percaya bahwa Diana mampu menjadi atasan mereka yang baik,,,
"Bagai mana kafe mu...?" Tanya Indra yang memang saat ini cuti dari kantor,, dan Ziyan pun hanya santai di rumah,, Dan karna saat ini libur sekolah,, ShanShan sering bermain bersama Kiano sampai Diana menjemput nya pulang,, karena di rumah ShanShan sendirian,, Sehingga Ziyan mengijinkan ShanShan untuk bersama Kiano sementara,, dan karna itu juga Kiano sangat senang dan ceria karna memiliki teman bermain..
"Ouh,, semua nya berjalan dengan baik,," Ucap Ziyan..
"Kamu yakin dengan teman mu itu..?" Tanya Indra yang mengkhawatirkan sesuatu..
"Jangan khawatir,, aku yakin dia bisa di percaya kok,, karna aku sudah melihat dia yang begitu gigih dalam bekerja dan aku Fikir mungkin dia juga bisa dalam pekerjaan ini,, Lagian kan pekerjaan ini juga tak begitu cape.." Ucap Ziyan..
Indra hanya mengangguk ngangguk memahami..
"Lalu dengan anak nya ..?" Tanya Indra..
"Mas,, dia kan teman anak kita,, jangan khawatir semua baik baik saja.. Oke..." Ucap Ziyan..
Indra pun Sekali lagi mengangguk mengerti..
Sementara itu Di sebuah kafe ternama di kota tersebut..
Hari ini piona ada janji dengan orang yang dulu dia temui...
Sebelum sampai di tempat...
"Aku akan pergi keluar , mungkin sore nanti aku pulang.." Ucap Piona pada Dino..
"Kamu mau kemana...?" Tanya Dino..
"Aku bertemu teman lama,,, " Ucap piona yang sedang agak biru buru sampai sampai menjawab sambil berjalan..
__ADS_1
Dino pun agak merasa aneh dan sedikit memiliki curiga entah apa,, Dino hanya menatapi piona yang perlahan menjauh ke dalam pintu mobil sampai masuk,, saat itu Dino sedang meneguk segelas kopi...
Dengan diam diam Dino pun mengikuti piona dengan sangat rapi,, dia menyamar dengan mengenakan topi,, dan kacamata hitam serta kumis yang tebal dan karna itu piona tak akan mungkin mengenalinya dengan sangat cepat,,
Dan sampai lah di sebuah kafe yang lumayan jauh di kota tersebut..
Dino pun mengikuti nya masuk dan duduk di kursi kosong yang terhalang dua meja di depan piona.. Dino melihat Piona bertemu dengan orang yang sangat asing bagi Dino ,, Dia berjenggot panjang,, memiliki brewok dan rambut panjang juga mengamakan kaca mata dan topi bundar,, saat itu orang itu serba mengakan baju hitam dan topi hitam.. Namun sayang Dino tak bisa mendengarkan percakapan mereka yang jauh beberapa meter tersebut.. Dino berpura pura membaca majalah yang ada di sana namun mata nya menatap ke arah piona dan lelaki asing tersebut,, Mereka berbincang bincang cukup lama,, Dan Dino hanya bisa memperhatikan nya,, Namun ada seorang pelayan yang datang padanya dan meminta pesanan dengan cepat Dino pun memesan minuman saja dan setelah itu pun pelayanan pun pergi..
"Sangat lama sekali..." Ucap orang tersebut..
"Ya,, kamu tahu kan perjalanan lumayan jauh.." Ucap Piona..
"Oke,, aku tak akan mempermasalahkan nya.." Ucap lelaki itu..
"Beberapa tahun ini bagai mana kabar mu..?" Tanya piona..
"Yah,, begini lah aku berpindah pindah tempat.." Ucap Lelaki tersebut..
"Aman,, ada di kotak kecil ini..." Ucap Lelaki itu sambil menyodorkan sebuah kotak kecil..
Piona pun mengecek nya...
"Ini pesanan nya..." Ucap si pelayan..
Dino pun menerima nya dan memperhatikan piona ..
"Apaan tuh ya...?" Tanya Dino sangat penasaran...
"Oke,, Semua aman.." Ucap Piona saat memeriksa barang tersebut dalam ke adaan baik..
"Lalu bagai mana uang nya ..?" Tanya Lelaki itu..
__ADS_1
"Tenang saja,, aku sudah bawa sesuai kesepakatan kita.." Ucap Piona sambil menyodorkan sebuah amplop uang yang besar dan isinya penuh..
"dia membeli apa ya,, sampai memberi uang yang sangat banyak.." Ucap Dino yang heran saat piona mengeluarkan uang dalam jumlah banyak... Dan uang itu ada lebih dari 200 juta..
"Nanti saja kau itu g,, jangan di sini nanti mereka pada curiga..." Ucap Piona pada lelaki itu yang ingin menghitungnya..
"Apa kamu gak percaya sama aku..?" Tanya Piona..
"Oke,, baiklah,, gue percaya..." Ucap Lelaki itu..
"Apa kau punya perlu lain..?" tanya Lelaki itu..
"Kalau gak aku akan balik,, " Ucap kembali lelaki itu..
"Oke,, kalau gitu terimakasih,," Ucap Piona sbil menjabarkan tangan...
Kemudian Piona pun meninggalkan tempat tersebut setelah membayar minuman yang dia pesan dengan lelaki itu saat setelah lelaki itu juga keluar..
Dino yang kaget melihat piona sudah di depan pintu karna Dino agak memalingkan mata nya sebentar langsung saja mengikuti piona 0ergi, dan karna merasa mubah melihat minuman ya g masih penuh Dino pun yang sedang berdiri kemudian mengambil minuman itu dan menghabiskan nya dalam beberapa teguk,, Untung nya hanya sedikit orang yang melihat nya setelah itu Dino pun pergi setelah membayar pesanan nya di depan..
Dino pun terus mengikuti piona sampai di suatu tempat dimana piona turun dan bertemu lagi laki laki lain,, namun kali ini laki laki tersebut begitu tampan dan seperti lelaki pada umum nya..
Piona pun turun dari mobil dan menghampiri lelaki itu yang memang sepertinya sudah menunggu seseorang dari tadi...
Piona pun berpelukan dengan mesra dan lelaki itu pun menggandeng tangan nya tuk masuk ke sebuah restoran..
"Ouh,, sepertinya kamu sudah main lain di belakang aku.." Ucap Dino yang melihat adegan itu yang menurut nya sangat melewati batas jika dia hanya rekan kerja atau seorang teman saja...
Sampai di situ pun Dino berhenti mengikuti nya dan langsung pulang karna sudah terlanjur begitu ilfil melihat piona Yanng main lain di belakang nya...
...****************...
__ADS_1
@A,N