
Sementara itu,,, Milna sedang mengawasi dua bocah yang di asuh nya sebari menjaga bayi nya yang masih mungil...
"Sebenarnya aku malu padamu Ziyan,, aku hanya tak ingin di kasihanni dan terlihat lemah di mata orang lain,, aku juga tak ingin menerima kebaikan dengan cuma cuma,, aku hanya ingin berjuang dengan tangan ku sendiri tuk membuktikan bahwa aku bukan wanita lemah yang bergantung pada kebaikan orang lain..." Ucap Milna dalam hati sebari melihat ke arah langit yang cerah penuh dengan awan sehingga terlindung dari sinar matahari..
Milna menghela nafas panjang mengingat dirinya yang saat ini benar benar menyedihkan,,
"Sebenarnya hati ini aku sudah tak perduli lagi,, aku sudah mati rasa dan itu semua karna kamu dra yang terus menyakiti ku dan tak 0ernah menganggap ku ,, aku hanya di jadikan pelampiasan kamu,, meski aku mempunyai pembalasan jasa pada mu tapi aku rela karna aku terlanjur mencintai mua,, Dan pada akhir nya semua berakhir seperti ini,, Namun aku tak bisa menyalahkan siapa pun karna bukan salah siapa siapa melainkan karna dirinya sendiri.." Ucap Milna mengingat masa lalu yang begitu pedih..
Dari belakang seseorang tengah memperhatikan Milna sadari tadi dari kejauhan.. Dia melihat dia dengan ke adaan yang seperti itu,, namun memilih untuk diam dan hanya memperhatikan nya saja...
Kemudian hp nya bergetar dan segera mengangkat nya..
"Bagai mana apakah dia bekerja dengan baik..?" Tanya seseorang pada wanita 5ersebut..
"Dia baik Bu bos,, hanya saja dia sering melamun,, sepertinya memiliki masalah,, coba Bu bos nanti tanya barangkali dia mau cerita.." Ucap orang yang di tugaskan tuk memastikan kalau Milna baik dalam bekerja..
"Baik,, kamu tetap awasi ,, jika terjadi sesuatu maka kamu bantu karna dia juga menjaga anak nya.." Ucap Ziyan..
"Baik Bu bos.." jawab nya sambil menutup telepon...
----------------
Sementara itu Piona berniat menjenguk Zeny di penjara karna sudah lama tak menjenguk nya karna ke egoisan nya dalam mencari jalan mengeluarkan Zeny namun sayang Karna denda yang terlalu besar akan sulit untuk segera keluar..
"Sayang,, apa kabar mu nak..?" Tanya Piona saat di depan penjara..
"Mamah..." Ucap Zeny namun muka nya sedikit tak senang dengan mama nya..
"Kamu kenapa sayang..?" Tanya Piona yang menyadari wajah nya yang seperti itu
Namun Zeny hanya diam dan tak menjawab..
"Apa kamu tidak senang dengan kunjungan mama..?" Tanya piona..
"Mengapa mama tak pernah menjenguk ku lagi..?" Tanya Zeny yang ingin tahu sebab nya..
__ADS_1
"Maafin mama,, mama sibuk .." Jawab Piona..
*Sesibuk itu kah sehingga mama tak sempat mengunjungi ku,, apa mama tak sayang lagi sama Zeny..?" Tanya Zeny dengan agak kecewa dengan mama nya itu..
"Bukan seperti itu sayang,, mama sayang kamu,, namun mama sedang mencari cara tuk bisa mengeluarkan kamu sayang.." Ucap Piona..
Zeny pun tak terlalu terkejut dengan alasan mama nya tersebut...
"Tak perlu ma,, Zeny tak mau melihat dunia luar yang penuh dengan kekecewaan..." Ucap Zeny yang pasrah berada di penjara..
"Jangan begitu sayang,, Tenang saja mama akan melakukan berbagai hal agar kamu cepat keluar.." Ucap Piona menenangkan anak nya dan menyemangati supaya tidak mengeluh di penjara.
Zeny hanya terdiam tak berkutik...
"Zeny harap mama gak melakukan yang di luar logika.." Ucap Zeny dalam hati...
"Kalau gitu mama pergi,, sepertinya kamu tak senang dengan kehadiran mama di sini,, semoga hari mu selalu baik..." Ucap Piona yang merasa kecewa karna anak nya tak senang dia datang berkunjung..
Zeny hanya terduduk diam dan tak menjawab apapun...
"Maafin mama,, namun mama sedang berusaha melakukan apapun supaya kamu cepat bebas,, Ini semua karna wanita sialan itu... " Ucap Piona dengan kesal atas semua yang terjadi...
Sementara itu Ziyan sampai di tempat agen pemilik seefoot,, di sana banyak berbagai macam ikan laut,, ada kepiting yang berukuran besar,, Udang berukuran besar,, kerang,, dan banyak lagi...
"Permisi,,, saya mau bertemu dengan pak Toni..." Ucap Ziyan pada seorang lelaki yang sedang memisah misahkan ke jenis yang sama ikan ikan yang ada...
"Ouh,, sebentar saya panggilkan..." jawab nya sebari segera pergi tuk memanggilnya karna ada tamu...
Selang beberapa saat,,,
"Bisa saya bantu...?" Tanya Pak Toni.
"Hallo pak,, saya ingin memulai bisnis kerja sama dengan bapak,, bagai mana...?" Tanya Ziyan..
"Boleh,, tentu saja..." Jawab pak Toni senang...
__ADS_1
" Jadi saya akan selalu memesan semua seefoot dari bapak,, bapak tenang saya akan membeli dengan jual pasar yang pantas,," Ucap Ziyan.
"Baik,,, saya terima karja sama ini..." Ucap Ziyan..
"Jadi kapan saya harus mengantar semua pesanan ini..?" Tanya Pak Toni..
"Sekarang juga boleh,, ini alamat saya,,," Ucap Ziyan sambil memberikan sebuah kertas kecil dan nama kafe tersebut...
Pak Toni pun menerima nya dan melihat nya..
"Baik,, sya mengerti..." Ucap Pak Toni...
"Jadi saya membutuhkan kepiting 100 buah,, kerang 50 kg,, udang besar 150 buah,, Cumi sedang 50 kg,, Ikan segar nya 50 kg,, Dan ini Gurita saya pesan 50 kg saja.. Nanti jika ada. Kurang nya saya hubungi bapak,, di situ ada no saya bapak tinggal hubungi saya..." Ucap Ziyan..
" Baik ,, saya akan menyiapkan nya,,, Namun sepertinya tidak akan ada sebanyak itu namun seperuh,, besok saya akan mengantarnya lagi jika ada yang kurang,, bagai mana...?" Tanya Toni..
"Gak papa pak,, itu bisa bertahan 3 sampai 4 hari akan habis.. Dan setelah itu saya akan memesan lagi,, jadi mohon kerja sama nya dan kasih semua barang yang bagus dan berkualitas,, maka bapak pun Taka akan di rugikan.." Ucap Ziyan..
"Baik saya mengerti.." Ucap Toni..
"Jadi berapa semua nya...?" Tanya Ziyan..
"Sebentar saya akan menghitung nya..." Ucap Toni yang mengambil kalkulator nya dan mulai menghitung nya..
Hingga beberapa saat..
"Total nya 11 juta 430 ribu..." Jawab nya..
"Baik,, ini ada 11500000,, Bapak ambil saja kembalian nya,, Kalau gitu kami pamit dulu dan saya tunggu sore ini barang nya." Ucap Ziyan.
"Baik,, saya terima dan terimakasih.." Jawab Toni mengambil uang yang tebal tersebut dengan senang hati..
"Hati hati di jalan.." Ucap Toni..
Diana Dann Ziyan pun memutuskan untuk pulang kembali karna takut ke sorean karna Indra berkata akan menemuinya sore nanti di kafe bersama. dengan Dian,, tentu saja Diana tak mengetahui kedatangan Dian tersebut...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
@A,N