Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 98


__ADS_3

Sementara itu Ziyan kini sudah selesai dengan pakaian rapi nya,, Indra pun juga sedang berbaring dengan menggunakan baju tidur nya...


Ziyan mengambil hp nya...


"Hallo,, Bagai mana dengan persiapan yang saya katakan tadi...?" Tanya Ziyan pada salah satu asisten nya menyuruh menyiapkan semua keperluan Milna...


"Bagus,,, kalau begitu kamu jemput dia dan antarkan dia ke rumah yang baru,, dan jangan lupa bawa makanan untuk nya karna dia akan kelaparan malam nanti... Dan kasih dia sedikit uang sesuai yang aku katakan..." Ucap Ziyan kembali mengingatkan...


"Kamu ini,, terlalu baik..." Ucap Indra saat setelah menutup telepon nya...


"Sudah ,, jangan terus memuji begitu... Lebih baik kita makan dulu,, Aku merasa lapar hari ini karna terlalu lelah..." Ucap Ziyan...


Indra pun mulai bangun dan mengikuti Ziyan yang pergi menuju meja makan...


"Mama... " Ucap Kiano yang rupanya baru pulang...


"Kiano,,, bagai mana Tante tadi ,, baik...?" Tanya Ziyan meminta penilaian dari bocah 6 tahun tersebut...


"Eum,,, dia baik kok mah,..." Ucap Kiano..


"Syukurlah kalau begitu,, Mari kita makan..." Ucap Ziyan pada Kiano yang baru pulang setelah bermain sepulang sekolah tadi...


"Kamu tak menyapa ayah...Cuman mama ajah..." Ucap Indra pada Kiano yang baru sampai dan duduk di kursi nya...


"Hallo pa..." Ucap Kiano yang langsung menyapanya setelah Indra berkata demikian...


"Dasar kamu ini,, Lebih baik kamu mandi dulu sana,, biar segar.." Ucap Indra..


"Oke,, papa..." Ucap Kiano sebari pergi ke kamar nya ..


"Dasar anak ini..." Ucap Indra sebari menggelengkan kepalanya...


...----------------...


Sementara itu kini tinggal Milna sendirian di kafe menunggu Ziyan,,,


"Maaf,,, Nona Ziyan meminta saya mengatur keperluan anda,, Silahkan ikut saya..." Ucap Salah satu asisten Ziyan menghampiri Milna yang sedang duduk sambil menggendong anak nya yang masih tidur...


Tampa basa basi dan berkata apapun Milna mengikuti arahan asisten tersebut masuk ke dalam mobil...


Sesampai nya di tempat,, rumah itu lumayan tak terlalu kecil atau pun besar,, dan juga tidak terlalu jauh dari kafe tersebut,,, hanya berada di belakang kafe yang lumayan tidak terlalu jauh bahkan jika jalan kaki pun hanya membutuhkan waktu 5 menit...

__ADS_1


"Silahkan... Ini kunci,, dan baju,, dan. Ini juga ada sedikit dari nona,, Semoga nyaman.. Jika ada keperluan lain hubungi nona maka saya akan membantu keperluan anda sesuai perintah nona... Selamat sore dan beristirahat..." Ucap Asisten tersebut yang kemudian pergi meninggalkan Milan..


Rumah itu memang hanya satu akan tetapi pemukiman di sana sangat ramai dan halaman nya juga cukup luas,,,


Milna pun membuka pintu dengan kunci yang di beri,, Milna pun masuk setelah pintu bisa di buka dengan membawa barang yang di siapkan nya...


"Aku rasa ini terlalu bagus,, apakah tidak berlebihan..?" Ucap Milna saat masuk dan melihat ke sekeliling rumah itu...


Milna pun menidurka bayi nya di kasur,,,


"Sungguh melelahkan.." Ucap Milna sambil merebahkan dirinya...


"Sepertinya aku harus mandi dulu..." Ucap Milna..


Milna Pun mengambil handuk dan mandi,,,


Saat setelah mandi Milna pun memilih pakaian yang Ziyan sediakan...


"Aku rasa ini bukan bekas ,, karna terlihat baru dan bau nya seperti belum terpakai.." Ucap Milna yang langsung memakai baju tidur yang Ziyan siapkan...


"Ahh,,, Ini jauh lebih baik dari pada dulu... Terimakasih atas bantuan nya Ziyan,, aku tahu kita baru mengenal dan bertemu satu kali,, namun kamu begitu baik sehingga aku tak tahu harus bagai mana,, jika tidak ada kamu aku hanya akan menjadi orang yang berjuang di jalanan Tampa memiliki siapapun yang membantu,, Sungguh menyedihkan bukan..." Ucap Milna sebari rebahan dan berfikir ke arah situ..


Kemudian Milna pun meraih amplop yang di simpan nya...


"Bukan nya kamu bilang sedikit,, aku rasa ini bukan sedikit..." Ucap Milna saat membuka amplop berisi uang yang berisi 2 juta tersebut...


"Aku tak tahu harus bilang apa lagi padamu,, tapi aku hanya bisa berterima kasih..." Ucap Milna berbicara sendiri...


"Sudah lah hari ini begitu melelahkan lebih baik aku tidur..." Ucap Milna membaringkan badan nya di atas kasur sedangkan bayi nya di ranjang bayi yang khusus ada di sana,, sepertinya semua sudah di atur oleh Ziyan sehingga fasilitas nya sangat kumplit...


"Bahkan kasir ini begitu lembut dan empuk sangat nyaman.." Ucap Milna kembali,,,


...----------------...


Sementara itu Dian kini tinggal di apartemen yang dia sewa beberapa hari selama dia tinggal di sana...


"Kamu begitu baik..." Ucap Dian sambil melihat foto di hp nya yang tak lain foto Diana...


"Aku berharap suatu saat nanti kita bisa bersama,, aku tak perduli meski kamu sudah memiliki anak dari orang lain,, aku akan tetap menyayangi nya seperti anak aku sendiri.." Ucap Dian kembali...


"Kamu begitu menderita,, tega sekali mantan suami mu itu,,, tapi tenang aku tak akan seperti itu..." Ucap Dian dengan tersenyum memandangi foto Diana yang tak tahu sejak kapan Dian memiliki foto itu, mungkin diam diam memfoto Diana saat Diana tak menyadarinya...

__ADS_1


"Uuhhh,, Kasus ini sangat sulit sekali,, dia sangat pintar menyamar,, tapi untung lah jika tidak di teruskan lagi,, karna kasus ini juga akan susuh di pecahkan karna waktu yang terlalu lama dan bukti pun akan tak akurat meski sudah mendapatkan pelaku nya mungkin data data yang lain nya telah terhapus karna sudah terlalu lama,, Bahkan mereka merencanakan semua sangat rapi dan hati hati,, jadi akan sangat sulit.." Ucap Dian mengingat kasus yang di hadapi ya tak kunjung dapat di pecahnya membuat nya kewalahan...


Dian pun menghela nafas panjang...


"Sudah lah,, sepertinya aku harus mandi badan ku berkeringat.." Ucap Dian yang pergi untuk mandi...


...----------------...


"Sementara itu di rumah Ziyan semua sudah berkumpul tuk makan dan tidur lebih awal karna Ziyan beraktifitas sangat padat sehingga sangat melelahkan hari ini...


"Kiano,, kamu kerjakan pr bersama bibi saja ya,, karna mama lelah hati ini ,, mama akan beristirahat lebih awal..." Ucap Ziyan pada Kiano saat setelah selesai makan..


"Iyah ma,, mama istirahat saja.. " Ucap Kiano yang tak mempermasalahkan apapun...


"Kamu duluan saja , Aku ada kerjaan berkas yang harus selesai besok.." Ucap Indra..


" Baiklah,, aku tidur lebih awal..." Ucap Ziyan


sedangkan Indra masih di ruang tamu dengan leptop nya....


Ziyan berbaring dan tiba tiba mengingat diri nya bersama suami nya saat di kamar mandi,,


"Apaan sih aku kok ke ingat itu,, Memalukann sekali..." Ucap Ziyan yang sadar dan menarik selimut lalu tertidur dengan lelap... Tak butuh waktu lama hanya beberapa menit sudah terlelap...


Pukul 9.00 malam...


"Syukurlah sudah tidur.." Ucap Indra saat memeriksa Kiano yang sudah terlelap tidur...


Indra pun kembali ke kamar sambil membawa leptop nya tuk tidur karna pekerjaan nya sudah selesai....


"Apa tak dingin Tampa selimut...?" Tanya Indra saat setelah menaruh leptop nya dan melihat Ziyan selimut nya yang di bawa sampai lutut...


"Mengapa saat tidur AC tak di matikan,, tidak dingin kah..?" Tanya Indra kembali mematikan AC yang menyala karna akan dingin di malam hari...


Indra pun naik ke ranjang dan memeluk Ziyan dari belakang dengan mengangkat selimut sampah atas supaya hangat...


Merekapun tertidur lelap....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


@A,N

__ADS_1


__ADS_2