Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 020


__ADS_3

Sore hari nya..


Ziyan dan juga Indra pergi ke pemakaman ibu nya tak lupa Kiano juga ikut Karna ngeyel ingin ikut meski Ziyan melarang nya,, Karna Kiano ngeyel,, akhir nya Ziyan pun mengajak nya


Sesampainya di pemakaman kemudian Ziyan pun menghampiri satu makam yang cukup jauh dari pintu keluar,, karna di situ banyak sekalih pemakaman nya sehingga Ziyan berjalan cukup jauh...


Kemudian Ziyan pun duduk di sebuah pinggir makan sambil membersihkan rumput rumput liar di makan tersebut ..


"Bu,, sudah lama sekali aku gak menjenguk ibu,, Ziyan benar benar rindu dengan mu Bu..." Ucap Ziyan dengan raut muka sedih sambil mengusap pemakaman ibu nya ..


"Ayah,, Ini rumah nenek ..?" Tanya Kiano saat melihat pemakaman tersebut....


"Iyah,, " Jawab singkat Indra...


"Nek,, ini aku Kiano,, meski bukan anak kandung Mama tapi Kiano sangat sayang pada Mama,,," Ucap Kiano di depan makan ibu nya Ziyan...


"Pasmi Mama rindu nenek Iyah kan yah...?" Tanya Kiano saat melihat Ziyan terdiam duduk di depan makan Ibunya dengan raut muka sedih...


"Jangan menangis,,," Ucap Indra sambil menepuk bahu Ziyan...


Ziyan pun hanya mengangguk,, Kemudian Ziyan pun menaburi kuburan ibu nya dengan bunga yang di beli nya tadi di depan gerbang masuk TPU,,,


Setelah beberapa saat,,,

__ADS_1


"Ayo kita pulang,,, Sepertinya mau hujan langit sudah mulai gelap..." Ucap Indra ..


Ziyan pun melihat sekeliling langit yang memang cuaca na sudah mulai gelap, awan yang sudah menghitam seperti akan hujan lebat... Kemudian Ziyan pun setuju untuk segera pulang karna takut hujan...


Dalam perjalanan pulang...


Ya pada akhir nya hujan pun turun sebelum mereka sampai ke rumah dan mereka kehujanan di jalan...


"Ma,, Kiano lapar...!" Ucap Kiano yang memang belum makan setelah pulang dari sekolah nya tadi...


"Ya sudah,, kita makan di luar saja ya..." Ucap Ziyan...


Kiano hanya mengangguk setuju...


"Terserah kamu saja,, aku gak terlalu tahu tempat makan di sini..." Ucap Ziyan...


"Baiklah,, berangkat .." Ucap Indra dengan semangat


kemudian merekapun pergi ke sebuah Restoran bintang lima ,, Bangunan nya begitu tinggi,, semua lengkap makanan ada di sana,,


Sesampai nya di Restoran tersebut kemudian Indra memesan kamar VIV supaya anak dan istri nya makan dengan tenang,,, Tentu saja kamar itu begitu mudah di dapat oleh Indra yang seratus nya seorang CEO,, Siapa yang tak tahu dengan nya dia begitu terkenal apa lagi di kalangan wanita,, Tidak buka tampan,, Kaya,, Tajir,, perawakan nya yang tinggi juga membuat wanita terpana saat melihat nya,, Namun karna sudah memiliki anak dan Istri sebagian wanita hanya mengagumi nya saja...


"INDRA..." Sapa seseorang menghampiri mereka saat hendak mau pergi ke kamar VIV yang sudah di pesan nya...

__ADS_1


"Davit .." Ucap Indra...


"Apa kabar mu,, Mengapa kamu tak menelpon aku jika ke sini..." Ucap Davis


"Sorry,, tadi aku mendadak ke sini, jadi tak sempat menghubungi mu..." Ucap Indra...


"Hallo,, Saya Davit sahabat nya suami mu..." Ucap Davit menyodorkan tangan nya..


"Oh,,, Ziyan,, Istri Nya Indra..." Ucap Ziyan membalas perkenalan Davit...


"Ternyata kamu tak seperti apa yang di rumorkan ya..." Ucap Davit..


"Ternyata sudah menyebar jauh ya rumor tersebut,," Ucap Ziyan..


"Tentu saja,, Indra kan paling terpengaruh di kota ini,, jadi tentu saja semua langsung menyebar dengan cepat..." Ucap Davit...


"Sudah,,, aku makan dulu,, nanti kita berbicara setelah makan kasian anak ku kelaparan..." Ucap Indra menghentikan pembicaraan Ziyan dan Davit....


"Oke,, Selamat menikmati..." Ucap Davit


"Aku pamit dulu..." Ucap Davit sambil pergi,,, kumudian merekapun pergi masuk ke ruangan VIV karna Kiano sudah kelaparan...


...****************...

__ADS_1


@A,N


__ADS_2