Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 86


__ADS_3

Beberapa hari kemudian...


Piona sedang berada di kantor ,, namun kemudian dirinya mendapatkan hp nya berdering yang ia taruh di atas meja kerja nya..


Dilihat nya no itu tak memiliki nama, Namun Piona mengetahui siapa yang menelepon tersebut,, itu semua demi menyembunyikan siapa pemilik dari no itu dari Dino,,


"Oke,, aku kesana sekarang..." Ucap Piona saat setelah menjawab telepon dari orang tak di kenal tersebut..


Kemudian piona pun bergegas pergi setelah mengemas tas jinjing yang di bawa nya,, dan tas itu terlihat begitu mewah...


Sampailah di suatu tempat yang di maksud yang bertuju ke sebuah kafe di daerah tersebut..


Kafe itu adalah menjadi tempat pertemuan piona dengan orang dengan no tak di kenal tersebut..


Sesampainya di kafe..


Saat Piona baru masuk dari arah yang agak jauh seseorang melambaikan tangan menandakan bahwa orang tersebut ada di meja sebelah sana,, Piona pun langsung menghampirinya...


"Kenapa ..?" Tanya Piona saat setelah sampai di meja bersama seorang lelaki yang menelepon nya tadi


"Aku hanya ingin mengobrol saja..." Ucap Luky dengan santai..


Ouh,, rupanya yang menelpon nya tadi adalah Luky,,


"Bagai mana dengan hadiah tas itu..? Suka kan..?" Tanya Luky Yanng beberapa hari memberikan sebuah hadiah tas mewah untuk piona..


Piona pun tersenyum senang..


"Tentu saja,, ini sangat bagus,, aku rasa mahal kan tas ini,, aku jadi gak enak.." Ucap piona ..


"Tak usah di fikirkan,, hanya beberapa juta saja..." Ucap Luky dengan sombong...


"Lalu bagi mana apakah suami mu mencurigai tas itu..?" Tanya Luky..


"Entah lah,, aku Fikir tidak,, karna aku menjawab bahwa ini hasil aku menabung beberapa Minggu,, dan aku pikir dia percaya karna dia hanya meng iya kan saja Tampa bertanya lagi..." Ucap Piona..


"Ouh,, bagus lah kalau begitu.." Ucap Luky..


"Mas,,," Ucap Piona dengan basa basi ingin meminta sesuatu..


"Kenapa..?" Tanya Luky..

__ADS_1


"Bantu aku mengeluarkan Zeny..." Ucap Piona mencoba membujuk Luky suapaya mau membantu nya .


"Maaf,, soal itu aku agak sulit,, kamu tahu kan untuk menebusnya membutuhkan uang 100 miliar,, dari mana aku dapat uang sebanyak itu,, perusahaan ku saja tidak menghasilkan uang sebanyak itu setiap bulan nya.." Ucap Luky mencoba menolak nya karna uang yang amat besar begitu menjual perusahaan pun tidak akan mampu sampai segitu...


tebusan itu di turunkan pada Zeny karna saking parah nya kejahatan nya pada kakak nya sendiri bahkan dia di penjara seumur hidup,, atau sampai di hukum mati,, Namun Ziyan meminta untuk membiarkan nya hidup,, jika suatu saat Zeny berubah maka Ziyan tidak akan segan berencana memaafkan nya,, dan untuk membebaskan nya Ziyan benar benar belum terfikir lagi...


"Aku Fikir akan mudah,, Zeny kasihan sekali kamu nak.." Ucap Piona dengan sedih...


"Sudah jangan sedih,,, kita tunggu waktu yang tepat,, " Ucap Luky sambil menghapus air mata piona yang menetes..


"Atau kamu meminta maaf pada Ziyan,, mungkin dia akan membebaskan anak mu.. Aku Fikir dia orang yang baik.." Ucap Luky mencoba memberi jalan..


"Apa...?" Tanya Piona dengan kaget dan sedikit membentak..


"Aku harus meminta maaf pada anak itu,, tidak sampai kapan pun tidak akan.." Ucap Piona..


"Hiisss,,hissss,,,, Terserah kamu saja,, aku tak akan memaksa.." Ucap Luky menggelengkan kepala karna kekerasan kepalanya Piona yang begitu membenci Ziyan... Namun Luky tak bisa memaksa Piona,, karna Luky orang nya tidak suka memaksa seseorang...


"Lalu mau bagai mana lagi..." Tanya Luky...


Piona hanya terdiam Tampa menjawab apapun..


Sementara itu Dino sedang mengunjungi Zeny,, Sebagai seorang ayah Dino harus menjadi ayah yang baik dan bijaksana meski anak nya berbuat jahat tapi Dino harus bisa memaafkan nya dan tetap beradaptasi dengan Zeny..


Di dalam ruang tunggu..


"Apa kabar mu Minggu ini nak..?" Tanya Dino yang memulai percakapan..


"Aku baik saja,, hanya saja hidup di sini tidak nyaman.." Ucap Zeny..


"Ayah paham perasaan mu,, tapi mau bagai mana lagi,, semua nya harus kamu tanggung sendiri atas perbuatan mu sendiri,, Ayah berharap kamu akan berubah dan sadar bahwa itu semua salah.." Ucap Dino mencoba menyadarkan Zeny dan meluruskan nya..


"Zeny tahu,, Zeny menyesal sekarang,, seharus nya Zeny tidak begitu pada Ziyan,, " Ucap Zeny yang sadar dengan kesalahan nya..


"Yah,, apakah Ziyan,, enggak,, Kakak maksud ku dia membenciku...?" Tanya Zeny pada Dino..


Dino hanya tersenyum mendengar pertanyaan Zeny tersebut..


"Ayah yakin,, Kakak mu buka tipe orang yang seperti itu,, pasti dia akan memaafkan mu,, kamu kan adik nya ." Ucap Dino dengan tersenyum..


"Aku malu dengan Kak Ziyan ..." Ucap Zeny..

__ADS_1


"Sudah lah,, jadikan saja ini sebagai pelajaran supaya kamu menjadi lebih baik ya.." Ucap Dino..


Zeny pun hanya mengangguk mengerti..


"Ayah tahu,, aku sudah 2 Minggu ini ibu tak menjenguk ku,, ayah tahu mengapa..?" Tanya Zeny yang penasaran karna piona tak lagi mengunjungi nya..


"Ayah tak tahu,, karna setiap hari ibu mu tak ada di rumah,, bahkan sering pulang malam,, ayah pun tak tahu kemana dia pergi.." Ucap dino


"Mengapa begitu.. Apakah ayah dan ibu berantem..?" Tanya Zeny..


"Kami baik baik saja,, tapi belakangan ini ibu mu dekat dengan laki laki lain,, namun setiap kali ayah mencoba cari tahu mereka tidak seperti berselingkuh hanya seperti teman kerja biasa,, namun ayah tak yakin,," Ucap Dino..


"Mengapa ibu melakukan itu..?" Tanya Zeny lagi..


"Mungkin ibu mu tak lagi mencintai ayah.." Ucap Dino..


"Tapi Ayah ingin menceritakan satu cerita masa lalu ibu dan ayah dulu... Mungkin sekarang waktu yang tepat untuk ayah cerita semoga kamu akan mengerti setelah mendengarkan nya.." Ucap Dino


Zeny hanya mengangguk dan bersiap mendengarkan cerita dari ayah nya tersebut..


Kemudian Dino pun menceritakan semua masa lalu,, dari mulai ibunya Ziyan dan semua perlakuan ibu nya yang menyebabkan ibu nya Ziyan meninggal dan menceraikan ibu nya menjebak Dino hanya ingin membalas dendam karena dulu menolak cinta nya...


Selesai bercerita..


"Aku tak menyangka bahwa ibu seperti itu.." Ucap Zeny..


"Ayah harap kamu tidak membenci ibu mu,, bagai manapun dia adalah ibu mu..." Ucap Dino..


"Aku sadar,, bahwa semua yang ku lakukan dampak dari ibu ku yang terlalu jahat sehingga membuat kehidupan ku seperti ini.." Ucap Zeny..


"Lalu mengapa ayah tak memnjarakan ibu..?" Tanya Zeny..


"Karna barang bukti yang tak Akuran dan saksi yang sudah hilang ,, mempersulit untuk mendapatkan bukti yang buat,,, Tolong kamu jangan membenci ayah dan kakak mu ya..." Ucap Dino memohon..


"Aku paham,, malah aku menyadari dan menyesal atas semua perbuatan ku,, Jika ada waktu kakak ku menjenguk ku aku akan meminta maaf pada nya..." Ucap Zeny..


"Syukurlah,, ayah senang mendengar nya,, semoga kamu benar benar berubah.." Ucap Dino..


"Mari saudari silahkan kembali waktu sudah habis ..." Ucap Polisi yang menunggu tersebut..


"Ayah,,, titip kan salam dan permohonan maaf ku pada kakak.." Ucap Zeny sambil mengikuti polisi yang mengakhiri percakapan mereka..

__ADS_1


...****************...


@A,N


__ADS_2