
Saat itu Indra selesai dengan pembakaran ikan nya dan sudah siap di sajikan bersama dengan Istri nya,, Namun Indra melihat Ziyan yang sedang bengong...
"Ziyan,, ada apa...?" Tanya Indra membangunkan Ziyan dari kebengongan nya yang mengingat masa lalu yang kelam di kehidupan lalu nya...
"Eh,, aku gak papa..." Ucap Ziyan yang merasa kaget saat Indra tiba tiba berkata dengan diri nya yang bengong...
"Tadi siapa yang menelepon..?" Tanya Indra penasaran...
"Hendra..." Ucap Ziyan dengan polos
Meski Indra tak suka dengan nama tersebut,, namun dia tetap tenang dan bertanya untuk lebih jelas suapaya tak ada ke salah pahaman...
"Ada dia masih menelpon kamu..?" Tanya Indra dengan sedikit emosi dan cemburu yang ber campur aduk...
"Meminta duit,,, apa lagi dia menelepon aku kalau bukan meminta uang.." Ucap Ziyan...
"Dasar laki laki brengsek,, hanya bisa meminta uang dari seorang wanita.. akan ku hajar dia .." Ucap Indra dengan penuh emosi..
"Sudah,, jangan emosi begitu,, lagian menghajar dia itu lebih mudah,, biarkan saja kita permainkan saja dia ikuti saja permainan nya,,," Ucap Ziyan sambil mengambil ikan bakar ke piring nya yang masih angkat...
"Awww,, Panas..." Ucap Ziyan yang mencoba menyubit sedikit ikan dengan jempol dan ibu jarinya...
"Makanya hati hati,, kan ikan nya baru di angkat..." Ucap Indra sambil mengambil tangan Ziyan dengan lembut dan meniup ibu jari nya yang sedikit merah karna panas...
Ziyan hanya tersenyum melihat Indra yang langsung reflex tersebut...
__ADS_1
"Sudah baikan...?" tanya Indra yang sudah beberapa saat meniup tangan nya...
"Sudah,, sudah gak panas lagi .." Ucap Ziyan dengan sedikit senyuman bahagia..
Indra hanya terdiam melihat Ziyan yang tersenyum tersebut dan Indra malah terpesona dengan Ziyan yang lebih cantik dengan tersenyum...
"Oh,, ya,, Hendra meminta uang 300 juta sama aku.." Ucap Ziyan sambil mengalihkan suasa yang canggung tersebut karna mereka saling tatap dan saling terpesona dan mengagumi satu sama lain...
Suasana pun kembali ke semula setelah Ziyan berkata demikian...
"Untuk apa dia minta uang segitu banyak nya..." Tanya Indra heran...
"Ya,, aku gak tahu,, mungkin di pake buat diri nya sendiri..." Ucap Ziyan yang tak banyak bicara...
"Lalu,, apa kamu akan memberinya..?" Tanya Indra...
"Eum,,, enak sekali..." Ucap Ziyan saat mencicipi ikan tersebut...
"Lalu apa rencana mu..?" Tanya Indra...
"Ada ajah,,, " Ucap Ziyan mencoba menjadi misterius supaya Indra penasaran...
"Ya sudah,, SE suka mu saja,,, kita makan setelah itu kita pulang..." Ucap Indra yang merajuk karna tak di kasih tahu...
Ziyan hanya tersenyum melihat Indra yang seperti itu...
__ADS_1
Sedangkan di sisi lain
Hendra masih di dalam mobil bersama Ziyan yang sedang berjalan jalan...
"Kamu tenang ya,, besok aku dapat uang dari Ziyan,, kamu bisa beli apapun sepuasnya..." Ucap Hendra memanjakan dan bermesraan dengan Zeny di dalam mobil...
Zeny hanya terdiam dan mengangguk dengan perkataan Hendra yang sedang memanjakan dan bermesraan dengan nya...
Namun karna tak fokus dalam berkendara Hendra ampir saja menabrak seorang wanita tua yang sedang melintas di jalan,, meski agak pellan tetap saja mobil itu melaju,, jika tidak berhenti maka akan menabrak orang...
"Awass..." Ucap Zeny berteriak yang menyadari ada seseorang menyebrang..
Sontak saja Hendra langsung reflex mengerem mobil nya dengan mendadak,, dan merekapun terpental ke depan... Meski wanita itu tidak apa apa,, namun tetap saja wanita itu hampir tertabrak oleh mereka...
"Awww,,," Ucap Zeni yang dahinya kejendok depan mobil sedangkan Hendra kejendok pada setir mobil yang terhalang oleh tangan,, tentu saja Hendra baik baik saja... Namun Zeny sedikit lembap di dahi nya karna kejendok..
"Nenek nenek sialan..." Ucap Hendra saat melihat nenek itu yang sudah berada di pinggir jalan
"Sudah lah,, kamu antar aku ke puskesmas saja,, dari aku lembab..." Ucap Zeny membiarkan si nenek pergi di saat Hendra ingin memarahi nenek tersebut...
"Oke,,," Ucap Hendra yang langsung melaju menuju puskesmas..
Sedangkan si nenek hanya mengusap dada nya karna beruntun tak tertabrak dan menggelengkan kepala karna sikap pengendara yang tak fokus dalam menyetir,,
"Aiiss ,,, Anak muda zaman sekarang menyetir di jalan seperti ini saja tidak fokus dan malah berpacaran..." Ucap Si nenek yang kemudian pergi tuk pulang ke rumah sambil membawa se keresek kantong plastik berisi sayuran dan buah,, sepertinya si nenek baru pulang dari pasar terdekat di sana....
__ADS_1
...****************...
@A,N