
Setelah pertemuan yang tak di sengaja tersebut membuat mereka menjadi lebih sedikit akrab apalagi dengan Milna yang tak pendendam dia orang baik bahkan rela meminta maaf atas nama Hendra meski dirinya tahu Hendra sudah melakukan banyak hal yang menyakitkan baginya,, seperti kekasih yang tak di anggap,, dia hanya datang saat melampiaskan amarahnya seperti menjadi wanita simpanan nya bahkan sering tidur bersama nya sehingga melahirkan anak,, bahkan Milna tak melarang Hendra selingkuh,, dan tak ikut campur dalam berbagai hal tentang nya,, hanya saja Milna selalu ada kapanpun Hendra menginginkan nya,, Luar Biasa bukan wanita yang sangat setia..
Setelah selesai berbincang Ziyan pun kembali masuk dan menitipkan makanan yang di bawa nya untuk Zeny sang adik tirinya..
Rupanya satu hal yang belum terungkap kebenaran nya,, Saat setelah restoran nya buka Ziyan merasa kasihan dengan adik nya yang hidup di 0enjara apalagi mendengar kalau dirinya mulai setres ,, dengan sembunyi sembunyi Ziyan pun setiap hari selalu membawa kan makanan untuk Zeny,, dan Ziyan meminta untuk tidak memberitahukan kalau makanan itu dari nya,, karna takut Zeny tidak ingin memakan nya karena pemberian dari nya.. Sebenarnya Ziyan bukan lah tipe orang yang memiliki dendam berkelanjutan ,, asalkan Ziyan sudah memberinya peringatan dan pelajaran Ziyan sudah mulai memaafkan dan melupakan masalah tersebut,, Apalagi pada adik se ayah tersebut,, sebagai seorang kakak mesti lah harus memaafkan adik nya mesti sudah melakukan hal yang bisa membuat nyawa nya pergi,, Namun seorang Ziyan masih memiliki hati nurani terhadap adik nya tersebut..
Karna Ziyan paham,, semua yang terjadi pada Zeny itu adalah bulan kesalahan nya,, namun kesalahan piona yang mengajarkan hal hal yang tak baik pada Zeny sehingga sikap nya menjadi begitu,, Seandai nya jika Zeny dari kecil di ajarkan dengan berbagai hal baik mungkin dia tidak akan seperti ini pada akhir nya,, karena itu Ziyan tak membencinya dan berharap suatu saat nanti adik nya berubah menjadi lebih baik..
"Saudara Zeny ada seseorang yang mengantar makanan,, silahkan ambil..." Ucap pak polisi sambil menyodorkan lewat pintu penjara setelah membukanya..
Zeny pun merasa heran karna setiap hari selalu ada yang menganterin makanan padanya dan makanan itu seperti dari sebuah restoran karna mani menu dan rasa nya yang enak..
"Kalau boleh tahu,, dari siapa ya pak..?" Tanya Zeny penasaran..
"Kalau itu saya minta maaf,, saya tidak mengetahui nama orang tersebut..." Ucap pak polisi..
"Kalau begitu terimakasih pak.." Ucap Zeny saat setelah menerima makanan tersebut..
"Siapa ya.. Bahkan ibu ku pun tak pernah lagi menjenguk ku,, apa mungkin karna ibu sibuk sehingga meminta orang yang antar ya..?" Ucap Ziyan dalam hati..
"Sudah lah,, lebih baik aku makan.." Ucap Zeny..
Zeny yang sendirian memakanan makanan itu merasa tak enak karna sendiri sedangkan makanan itu sangat banyak dan Zeny memutuskan untuk berbagi dengan teman yang lain nya..
"Hey,, kalian,, bantu aku habisi makanan ini.." Ucap Zeny pada 3 orang kawan tahanan wanita nya..
Semenjak kejadian itu mereka menjadi takut pada Zeny bahkan tak berani berbicara lagi pada nya...
"Kenapa kalian malah diam.. Ayo cepat..!" Ucap Zeny saat melihat mereka yang tak bergerak karna merasa enggan dan takut,, dan karna itu Zeny selalu sendiri di penjara ..
"Aya.. Kemari,, aku tak akan menghajar kalian.." Ucap Zeny..
Perlahan merekapun menghampiri dengan merangkak karna mereka takut jika tak menurutinya akan di hajar oleh Zeny..
__ADS_1
Dengan perlahan mereka pun mulai mengambil makanan tersebut dan memakan nya bersama dengan rasa enggan mereka memakan nya...
Sedangkan di sisi lain Ziyan baru sampai di kafe nya..
"Kamu habis ngenterin lagi makanan.?" Tanya Indra saat Ziyan baru kembali setelah pergi..
"Iyah,, kamu sudah lama menunggu di sini..?" Tanya Ziyan..
"Mungkin ada 5 menitan,," Ucap Indra..
"Mama... Kok mama gak ada saat Kiano pulang..?" Tanya Kiano yang tiba tiba datang dan langsung memeluk kaki Ziyan saat Ziyan masih berdiri..
"Maaf,, mama agak sibuk,,, ya udah sana main lagi sama Shanshan ya..!" Ucap Ziyan
"Oke ma..." Jawab Kiano sambil pergi..
"Maaf ya merepotkan mu menjemput kiano.." Ucap Ziyan yang tak enak pada suami nya tersebut
Ziyan hanya tersenyum menanggapi nya..
"Aku heran deh sama kamu,, masih saja baik padahal dia sudah jahat sama kamu.." Ucap Indra saat setelah Ziyan ikut duduk di meja pelanggan..
"Ya,,, dia kan adik ku juga,, aku sebagai seorang kakak,, harus menyayangi adik nya meski dia sudah berbuat jahat pada ku.." Ucap Ziyan..
"Aku salut sama kamu,, kamu itu terlalu baik tahu.." Ucap Indra..
Ziyan hanya tersenyum..
"Sudah lah jangan bahas itu lagi.." Ucap Ziyan..
"Oh ya,,, tadi aku bertemu sama Milna.." Ucap Ziyan
"Milna..? Siapa..?" Tanya Indra yang tak tahu
__ADS_1
"Oh,, aku lupa,, jadi Milna itu adalah kekasih gelap nya Hendra bahkan sudah punya anak.." Ucap Ziyan..
"Ouh,, lalu..?" Tanya Indra yang ingin tahu cerita selanjutnya..
"Iyah,, dia tadi mengobrol dengan ku,, aku Fikir dia akan marah marah karna memenjarakan nya,, tetapi hal tak terduga terjadi,, dia malah meminta maaf atas kesalahan nya atas nama nya padaku,, bukaan kah dia sangat baik bukan..?" Tanya Ziyan pada Indra..
"Iyah,, dia baik,, jarang ada orang macam begitu.. Syukurlah kalau begitu " Ucap Indra..
"Tapi aku kasihan deh dengan nya.." Ucap Ziyan sedih..
"Mengapa..?" Tanya Indra..
"Dia sudah menderita karena Hendra tapi masih setiap padanya ,, untuk hal itu aku sangat iba pada nya.." Ucap Ziyan..
"Hmm ,,, kamu ini,, sudah lah,, dia sudah memilih jalan nya sendiri..." Ucap Indra..
Ziyan hanya tersenyum mesem menanggapi jawaban Indra..
"Aku lapar.." Ucap Indra..
"Tinggal pesan ajah..." Ucap Ziyan..
"Oke,, aku belum makan dari pagi cuman makan roti saja tadi pagi.." Ucap Indra..
"Ya sudah sebentar aku ke dapur dulu.." Ucap Ziyan yang langsung pergi tuk memesan makanan
Karna kafe milik nya tentu saja dia bebas mau melakukan apapun bahkan makan makanan kafe sepuasnya pun tidak akan ada yang melarang meski tidak membayar...
Ya nama nya juga bos,, bebas donk....
...****************...
@A,N
__ADS_1