
Hendra merasa kesal karna sudah begitu lama menunggu namun Ziyan tak kunjung datang,, Sebenarnya Ziyan lupa namun karna ada pesan dari Hendra Ziyan mengingat nya,, Namun Ziyan tak mendatangi Hendra dan itu di sengaja...
Hendra masih di kafe dan menunggu Ziyan,,
Hendra mencoba menelepon Ziyan namun tak kunjung ada jawaban hingga ke tiga kali nya..
Sementara itu Ziyan sengaja tidak mengangkat nya karna malas ,, Dan di biarkan saja hp nya berada di dalam tas meski berdering,, Sebenar nya Ziyan melihat dahulu siapa yang menelepon saat tahu itu Hendra Ziyan langsung membiarkan nya dan tak mengangkat nya dengan sengaja..
Hendra semakin kesal saat telepon nya tak di jawab...
"Ahhhh,,, kenapa gak di angkat sih,, gue butuh uang itu sekarang..." Ucap Hendra dengan marah karna Ziyan tak menjawab telepon nya...
"Baiklah,, sabar,, kita tunggu beberapa menit lagi,," Ucap Hendra menenangkan diri nya sendiri...
Sementara itu Ziyan sedang menunggu Kiano pulang sekolah dan membawa nya ke kantor Indra bersama nya ..
Sudah terlihat beberapa anak anak mulai keluar ,, itu arti nya sekolah nya sudah selesai,, Kemudian Ziyan yang duduk di dalam mobil pun langsung keluar untuk menyambut Kiano dan mengajak nya pulang...
"Kiano...!" Panggil Ziyan saat Kiano sedang berjalan dengan teman se kelas nya...
"Aku duluan ya..." Ucap Kiano pada teman yang bersama nya itu...
Teman nya itu pun hanya mengangguk setuju,,
Karna ibu nya juga sudah datang menjemput nya pulang ...
Kiano pun berlari setelah nya menuju Ziyan...
"Ma ,, ayo pulang..." Ucap Kiano setelah sampai pada Ziyan...
"Ettt,,, Kita tidak pulang kali ini..." Ucap Ziyan...
"Lalu kita mau kemana..?" Tanya Kiano...
__ADS_1
"Mama ada janji mengunjungi papa ke kantor,, Kiano mau ikut..?" Ucap Ziyan...
"Kiano ikut .." Ucap Kiano dengan senang nya..
Akhir nya Kiano dan Ziyan pun pergi menuju kantor Indra..
Sesampai nya di kantor Indra...
Ziyan pun masuk bersama Kiano menuju ke ruangan Indra...
Setelah Ziyan membuka ruangan suami nya itu betapa kaget nya Ziyan saat melihat Indra sedang bercanda tawa bersama seorang wanita,, dan wanita itu sangat cantik,, sepertinya mereka begitu senang karna mereka berbicara dengan canda tawa yang lepas ...
Sepertinya Ziyan merasa cemburu saat melihat Indra bersama wanita lain...
"Kenapa mah,, kok gak masuk...!" Tanya Kiano saat melihat Ziyan hanya berdiri mematung..
Ucapan Kiano tersebut membangunkan Ziyan dari bengong nya itu ..
"Ayah..." Panggil Kiano yang langsung berlari ke arah Indra yang sedang duduk membelakangi pintu sehingga Indra tak menyadari ada seseorang yang masuk...
"Eh,, Kiano,, Dengan siapa kemu kesini...?" Tanya Indra yang kaget saat Kiano tiba tiba ada di ruangan nya...
"Tentu saja sama aku,, bukan kah aku akan datang ke kantor..." Ucap Ziyan dengan sedikit emosi...
"Oh Iyah aku lupa,,, Kamu bawa makanan nya,, aku sudah lapar...!" Ucap Indra berdiri saat Ziyan menghampiri Indra..
"Kenapa gak makan di luar...?" Tanya Ziyan mencoba memancing Indra..
Karna prasangka Ziyan wanita itu mungkin pacar nya Indra...
"Kenapa mesti harus makan di luar,, bukan kah kau akan membawakan makanan untuk ku,, tentu saja aku menunggu makanan yang di buat oleh istriku sendiri..." Ucap Indra...
Sementara itu Yuni sedikit tertawa melihat Ziyan yang cemburu seperti itu...
__ADS_1
"Ya udah nih,, aku sudah bawakan makanan nya..." Ucap Ziyan dengan sedikit emosi...
"Aku tahu,, kamu pasti sedang cemburu kan...?" Tanya Indra..
"Siapa juga yang cemburu .." ucap Ziyan yang enggan membenarkan perkataan Indra meski itu memang benar kenyataan nya ..
"Ini Yuni,, temen kuliah aku,, dia sudah di anggap seperti adik perempuan ku sendiri..." Ucap Indra setelah tersenyum melihat Ziyan yang cemburu terhadap nya...
"Hallo,,, Yuni..." Ucap Yuni memperkenalkan diri
"Ziyan..." Ucap Ziyan dengan menahan rasa cemburu nya ...
"Ternyata memang benar ya .." Ucap Yuni
"Benar apa ..?" Tanya Ziyan yang tak paham akan ucapan Yuni itu
"Bahwa kamu sangat mencintai Indra sampai sampai dekat dengan wanita lain pun kamu cemburu..." Ucap Yuni...
"Aku gak cemburu..." Ucap Ziyan yang masih menolak kebenaran itu...
"Aku sama sama wanita loh,, aku tahu,, terlihat jelas dari mata kamu,," Ucap Yuni menggoda Ziyan supaya mengaku bahwa diri nya memang cemburu
"Tapi ngomong ngomong aku mendengar desah desuh tentang kamu beberapa bulan ke belakang,, Tapi sepertinya desah desuh itu tak benar .." Ucap Yuni yang ingin tahu tentang kebenaran tentang Ziyan tersebut ..
"Kabar itu memang benar,, tapi akhir akhir ini aku mulai tersadar dan perlahan lahan berubah jadi lebih baik .." Ucap Ziyan...
"Ouh,,, tapi syukur lah bahwa kamu sudah berubah..." Ucap Yuni merasa lega,, bagai manapun Yuni masih sayang pada Indra namun sebatas kakak dan adik...
Merekapun duduk sambil mengobrol,, sedangkan Kiano hanya bermain di ruangan tersebut,, Jika bermain keluar maka akan ada yang mendampingi nya yaitu asisten Indra Fino....
...****************...
@A,N
__ADS_1