Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 93


__ADS_3

Ziyan pun memarkirkan mobil nya karna sudah sampai di Alfa..


"Ayo kita turun..." Ucap Ziyan...


"Aku sendiri ajah.." Ucap Milna..


"Gak papa,, aku mau nemenin kamu..," Ucap Ziyann...


"Terserah kamu.." Ucap Milna yang tak terlalu memperdulikan nya..


Ziyan pun ikut turun dan menemani Milna membeli susu dan popok bayi...


"Apa kamu tak membeli sesuatu...?" Tanya Ziyan saat Milna hanya membeli susu dan popok saja...


"Gak,, uang nya gak akan cukup.." Jawab Mina singkat...


Ziyan tersenyum...


"Jangan khawatir aku yang bayar.." Ucap Ziyan dengan senyum...


"Tak perlu,,," Ucap Milna yang akan langsung pergi ke kasir tuk membayar..


"Tunggu,, gimana gini saja... Anggap saja aku minjemin kamu uang .." Ucap Ziyan..


"Tak perlu aku susah nanti membayar nya.." Ucap Milna kembali ingin membayar ke kasih...


"Tunggu dulu,,, kamu bisa nyicil kok,, kan akan ada pekerjaan baru yang lebih baik dari itu..." Ucap Ziyan yang tak ingin nyerah karna Milna selalu menolak ke baikan nya...


Milna pun terdiam dan mulai berfikir


"Oke,, setuju ,," Jawab Milna yang mulai kembali untuk memilih lagi...


Ziyan pun tersenyum senang...


"Memang susah banget deh wanita satu ini..." Ucap Ziyan dalam hati...


Milna pun mulai memilih dari mulai sabun mandi odol dan kebutuhan lain nya juga tak lupa cemilan nya juga dan minuman nya tak terlewat...


Lalu Ziyan pun tak ingin pergi dengan tangan kosong,, Ziyan ingat kehabisan susu Kiano di kulkas.. Kemudian Ziyan pun membeli banyak susu kotak dan susu kental manis kemasan kaleng putih dan coklat,, gula nya pun tak terlewat,, minyak goreng juga ,, Stelah itu Ziyan menunggu Milna setelah Milna selesai merekapun membayar...


"Mbak,, tolong di pisahkan ya setruk nya tapi bayar nya sama saya..." Ucap Ziyan meminta agar Milna tahu berapa harga ya g ia pilih...


"Baik..." Jawab kasir singkat...


Milna pun duluan menyodorkan barangnya tuk di hitung,,,


Total nya 432000 ucap kasir sambil memberikan setruk Alfa ...


"Tunggu di sini jangan ke mana mana..." Ucap Ziyan pada Milna yang masih menggendong bayi nya..


Milna pun tak menjawab apapun dan hanya diam menunggu Ziyan sambil sesekali mengambingkan anak nya suapaya tak nangis Dann tertidur...


Kasir pun mulai menghitung belanjaan Ziyan...


Total nya 981000 ucap kasir sambil memberi setruk Alfa..


"Baik jadi berapa semua nya...,? Tanya Ziyan sambil mengambil kartu kredit nya...


"Jadi 1413000" Jawab kasir..


"Ini.." Ucap Ziyan menyodorkan kartu kredit nya..

__ADS_1


"terimakasih dan silahkan datang kembali.." ucap kasir tersebut dengan sopan sambil mengembalikan kredit tersebut yang nampak berbeda..


Milan dan Ziyan pun meninggalkan Alfa dan kembali menuju mobil...


Ziyan pun mulai mengendarai nya kembali dan membawa Milna pulang ke kafe nya..


----------------


"Tuan sepertinya nyonya bertemu dengan wanita yang hendak ia tolong..." Ucap Orang yang sengaja dimintai untuk menjaga nya dari kejauhan Tampa Ziyan sadari...


"Oke,, pantau saja Ziyan,, jika terjadi sesuatu langsung kamu lakukan hal yang semestinya ." Ucap Indra..


"Baik..." Jawab nya yang langsung menutup telepon nya..


"Ziyan Ziyan,, siapa lagi sekarang yang sedang kamu tolong itu,, me gaoa hati kamu begitu lembut dengan mudah nya kamu menolong orang lain.." Ucap Indra yang salut dengan ke baikan hati nya...


"Tik,,, tok,,,," Suara ketukan pintu terdengar...


"Masuk..." Pinta Indra...


"Ada apa...?" Tanya Indra pada Fino yang mengetuk pintu kantor nya...


"Di luar profesor Dian menunggu anda kantin kantor..." Ucap Fino..


"Tumben dia gak ngabarin dulu..." Ucap Indra agak sedikit heran...


"Baiklah,,, aku akan menemuinya.." Ucap Indra sebari segera berangkat menemui Dian...


"Tumben kau tak menghubungi ku dulu..?" Tanya Indra saat setelah sampai dan melihat Dian sedang asyik minum minum..


"Iyah,, aku ada urusan di sini.. Jadi mampir sekalian..." Ucap Dian..


"Aku baik,, Kamu sendiri.." Jawab Dian...


"Aku baik juga .. Apa sudah selesai urusan mu..?" Tanya Indra..


"Yah,, mungkin aku bisa pulang hari ini,, tapi aku akan sedikit lebih lama tinggal di sini.." Ucap Dian..


"Sejak kapan kamu di kota ini .?" Tanya Indra...


"Tiga hari yang lalu .." Ucap Dian...


"Tumben kau tak ngabarin dulu kalau ke mau ke sini...?" Tanya Indra.


"Gak papa sih,,, cuman mau ngejutin Lo ajah ." Ucap Dian..


"Ya,, terserah Lo..." Ucap Indra dengan agak kesal .


"Bagai mana perkembangan kasus itu..?" Tanya Indra...


"Yah,,, ada sedikit hasil,, menurut anak buah ku dokter sialan itu ada di eropa,, namun saat mereka mencoba ke sana dia sudah tak ada dan sudah pergi lagi entah kemana.. Seperti dia tahu sudah ketahuan persembunyian nya .." Ucap Dian..


"Cukup sulit juga rupa nya .." Ucap Indra..


"Kasus ini sangat serius sampai sangat susah mendapatkan bukti.." Ucap Dian.


"Lebih baik kamu diskusikan sama istri dan mertua ku harus bagai mana biar mereka memutuskan nya. " Pinta Indra..


"Ya ,, kamu benar,, mungkin harus di diskusikan lebih dulu..." Ucap Dian...


"Ya sudah nanti sore kita ke rumah untuk berunding harus gimana..." Ucap Indra..

__ADS_1


"Oke ,,gue setuju..." Jawab Dian singkat...


Merekapun kembali mengobrol ke topik lain yang lebih ke gurauan bulan hal serius lagi...


----------------


Di tengah perjalanan...


"Apa kamu mau ganti baju...?" Tanya Ziyan manawarkan ..


"Tak perlu,, ini juga sudah cukup..." Ucap Milna..


"Baiklah..." Jawab Ziyan singkat...


"Tentang pekerjaan itu...?" Tanya Milna


"Ah,, Iyah aku sampai lupa..." Ucap Ziyan yang kembali ingat..


"Aku akan menawarkan dia pekerjaan untuk mu dan itu terserah kamu mau ambil yang mana..." Ucap Ziyan..


"Oke..." Jawab Milna singkat...


"Yang pertama,, mengasuh Kiano dan ShanShan anak dari teman aku... Dan yang ke dua menjadi pegawai di kace aku,, karna aku kekurangan pegawai,, jadi mana yang akan kamu pilih...?" Ucap Ziyan memberi pilihan


Milna hanya diam dan mulai berfikir mana yang harus di pilih nya ..


"Aku hanya khawatir dengan bayi ku .." Ucap Milna ya g mulai mengkhawatirkan anak nya jika dia bekerja...


"Jangan khawatir kamu bebas kok,, tidak ada aturan apapun..." Ucap Ziyan..


Milna menghela nafas panjang akan memilih dari dua tawaran Ziyan..


"Aku pilih yang pertama saja .." Ucap Milna...


"Oke,,, mengapa memilih yang pertama..?" tanya ziyan


"Karna aku bisa dengan mudah membawa bayi ku sambil mengasuh ke dua anak mu itu,, sehingga aku tidak khawatir harus di tinggal tinggal atau apapun itu..." Ucap Milna..


"Pilihan yang tepat .." Ucap Ziyan...


"Kamu hanya mengasuh mereka jika pulang sekolah,, mereka selalu bermain di taman kafe ,, tugas kamu hanya mengawasi mereka saat bermain,, dan jika sore sudah tiba itu menjadi kebebasan buat kamu,, mau pulang atau apapun itu sudah bebas... Namun jika hari libur maka pekerjaan mu lebih full karna dari pagi sampai sore . Kamu gak keberatan...?" Tanya Ziyan..


"Gak.. Ini sudah cukup,,," Jawab Milna singkat..


"Tapi masalah pulang sepertinya terlalu jauh dari sini ke rumah ku... Maka aku harus naik bis pulang berangkat .." Ucap Milna yang sedikit khawatir...


"Jangan khawatir aku akan mengurus semua nya.. Aku akan mencari kontrakan. Yang tak jauh sehingga mempermudah kamu dalam bekerja,, aku juga akan membayar untuk bulan pertama nya ,, dan sisa nya terserah kamu..." Ucap Ziyan..


"Tak u...."


"Anggap ajah aku meminjamkan lebih dulu,, kamu bisa membayar nya nyicil dan tak akan memaksa kamu jiga tak ada..." Ucap Ziyan memotong ucapan Milna yang akan kembali menolak ke baikan nya...


Milna pun sedikit malu,,,


"Ya,, makasih..." Ucap Milna..


Ziyan hany menggelengkan kepalanya...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


@A,N

__ADS_1


__ADS_2