
Seseorang membukakan tirai kamar nya dan terpancar sinar matahari dari kaca jendela...
Ziyan pun perlahan membuka mata nya karna pancaran matahari meski dirinya memunggungi kaca jendela itu...
"Apakah sudah pagi...?" Tanya Ziyan sambil mencoba bangun sebari mengumpulkan nyawa nya...
"Kamu sudah bangun...?" Tanya Indra..Rupanya Indra yang membuka tirai tersebut...
"Sungguh nyenyak sekali ,, serasa tubuh ini kembali berstamina lagi.." Ucap Ziyan setelah beberapa saat,,,
"Kamu sudah rapi apakah belum berangkat ke kantor..?" Tanya Ziyan saat melihat Indra pagi pagi sudah rapi dan harum...
"Hari ini hari Minggu,, jadi aku cuti hari ini.." Ucap Indra...
"Sungguh kah,, aku sampai lupa hari...?" Tanya Ziyan sambil melihat ponsel nya dan memang hari ini hari Minggu...
"Rupanya sudah jam 7,, pantas sinar matahari sudah naik..." Ucap Ziyan..
"Kalau gitu aku akan mandi dulu..." Ucap Ziyan yang segera berangkat dari kasur nya...
"Kenapa kamu gak pergi,, bukan nya sudah rapi ,, biasa nya kamu pergi...?" Tanya Ziyan yang melihat Indra. Hanya duduk di tepi kasur dengan baju yang sudah rapi...
"Memang aku mau kemana..? Tentu saja aku menunggu mu..." Ucap Indra..
Ziyan pun mengerutkan dahi nya yang kurang paham dengan ucapan Indra..
"Sudah,,, lebih baik kamu mandi dulu..." Ucap Indra...
Ziyan pun bergi tampan berkata...
Selepas mandi...
"kita akan pergi...?" Tanya Ziyan yang masih menggunakan baju mandi nya itu..
"Tentu,, sudah lama kita tak pergi keluar.." Ucap Indra..
"Ouh,,, apa boleh aku ajak Diana dan Milna...?" Tanya Ziyan..
"Kalau Diana sudah pasti karna Dian masih di sini dan sudah aku beri tahu mungkin dia sudah siap siap,, kalau Milna tergantung dirinya mau apa tidak,,," Ucap Indra..
"Sungguh,,, kamu tak kasih tahu aku dulu..." Ucap Ziyan...
"Ya karna itu mendadak..." Ucap Ziyan
"Ya sudah ayo kita turun dan ajak Kiano.. Pasti belum di kasih tahu..." Ucap Ziyan yang sudah siap cantik dan wangi setelah beberapa saat berganti pakaian...
"Kamu jangan khawatir,, dia sudah siap dan menunggu kita di bawah...," Ucap Indra...
__ADS_1
"Sepertinya aku tak tahu apa apa..." Ucap Ziyan...
"Karna aku tak rela membangunkan mu karna hanya masalah seperti ini,,," Ucap Indra...
"Eumm,, soswit,,, makasih ya sayang..." Ucap Ziyan..
Indra pun tersenyum karna Ziyan berterimakasih padanya...
"Iyah sama sama..." Jawab Indra..
"Mama sama papa,, lama sekali,, Kiano lama menunggu..." Ucap Kiano agak merajuk...
"Jangan merajuk,, kita sudah di sini .. Ayo berangkat...," Ucap Ziyan mengajak Kiano
Sementara itu setelah naik mobil Ziyan melihat hp nya karna ada pesan yang baru saja masuk,, dan Ziyan membuka nya...
"Aku Milna..? Apakah hari ini ada pekerjaan.. ?" pesan singkat dari no tak di kenal rupanya Milna...
"Kebetulan sekali kamu menghubungiku..." Ucap Ziyan..
"Kamu hari ini siap siap,, ada pekerjaan untuk mu.." balas Ziyan pada Milna supaya Milna datang...
"Baik..." Jawab singkat Milna..
"Tak di pesan atau pun berbicara,, SMA saja singkat dan cuek..," Ucap Ziyan saat melihat pesan singkat Milna..
...----------------...
Dian yang melihat Diana duduk sendirian kemudian menghampiri nya...
"Apakah aku boleh duduk..." Ucap Dian dengan tiba tiba membuat Diana sedikit kaget karna tak mendengar langkah kaki nya jadi tak menyadari kedatangan Dian karna Diana dalam keadaan melamun...
"Eh,, tentu saja,, " Ucap Diana
"Kamu kenapa...?" Tanya Dian...
"Aku gak papa..." Ucap Diana yang tak ingin bercerita...
...----------------...
Sedangkan di sisi lain Milna sudah bersiap menuju kafe,, dan memakai baju yang di kasih Ziyan kemarin...
Dengan membawa anak nya Ziyan pun bergegas menggunakan ojol yang di pesan nya meski dekat tapi Milna malas untuk berjalan kaki karna lumayan jauh...
Sesampai nya di Kafe Milna melihat kafe nya masih sepi seperti baru di buka,, dan juga Milna melihat seorang wanita dan laki laki sedang duduk bersama dan mengawasi seorang anak namun Milna tak mengetahui siapa karna melihat dari arah belakang bahkan jarak yang lumayan jauh membuat Milna tak meneali siapa,, Namu di sisi lain Milna membayangkan jika nantinya anak nya juga akan seperti mereka saat itu namun bayangan itu sirna dengan ke adaan Hendra yang di penjara dan entah kapan Akan keluar,, Milna juga tak menyalahkan pelapor karna memang itu kesalahan Hendra yang harus di tanggung nya...
Kemudian ada sebuah mobil parkir sedangkan milna hanya duduk di kursi luar sambil menggendong anak nya...
__ADS_1
"Rupanya semua sudah berkumpul..." Ucap Ziyan saat turun dari mobil..
Karna suara mobil tersebut membuat semua menghampiri nya...
"Apakah kita berangkat sekarang..?" Tanya Ziyan pada Diana dan Dian yang menghampiri nya...
"Kapan pun boleh ." Jawab Diana...
"Sayang kesini..." Ajak Diana pada Shanshan ,, ShanShan pun langsung menghampiri nya..
"Baiklah,, kalian masuk dulu .." Ucap Ziyan sebari pergi menghampiri .Milna yang duduk di sana..
"Mil,, kamu ikut ya...?" Tanya Ziyan pada Milna..
Kemudian Milna pun melihat ke sekeliling...
"Tak usah lah,, lebih baik aku pulang,, kina pergi lah.." Ucap Milna yang tak ingin mengganggu...
"Sudah,, ikut saja,, bantu aku jaga Kiano ya..." Ucap Ziyan...
Milna pun terdiam sebentar sepertinya sedang berfikir...
"Sudah,, ayo ikut...," Ajak Ziyan menarik tangan Milna namun Milna tak mampu menahan nya dan hanya mengikuti Ziyan dan masuk ke dalam mobil nya bersama kiano...
"Hallo Tante..." Ucap Kiano saat Milna masuk ke dalam mobil dan mobil pun mulai berangkat..
"Hallo.." Ucap Milna dengan ramah...
"Apakah Dede bayi nya tidur...?" Tanya Kiano..
"Iyah,, Dede bayi nya sedang tidur,, nanti juga bangun.. Kiano bisa main dengan nya..." Ucap Milna dengan ramah...
"Hore... Nanti kalau bangun Kiano ajak main.." Ucap Kiano dengan senang..
Ziyan tersenyum senang melihat Milna yang bersikap ramah,, rupanya Milna selalu ramah pada anak anak itu sudah jadi biasa karna dulu dia di haruskan mengasuh anak anak di panti sebagai orang yang lebih dewasa... Membuat Mina terbiasa akan hal itu...
"Kamu kenapa...?" Tanya Indra saat melihat Ziyan tersenyum sambil melihat dari kaca spion depan dalam mobil nya...
"Gak,, aku hanya gak nyangka seorang Milna ya g cuek dan acuh akan sangat ramah jika bersama anak anak.." Ucap Ziyan pada Indra dengan sedikit pelan.
"karna kita tak tahu sifat seseorang bisa berubah ubah.." Ucap Indra.
Ziyan Daim dan setuju dengan perkataan Indra tersebut...
Merekapun mengendarai mobil beruntunan bersama Dian di belakang,, sedangkan Dian bersama Diana dan ShanShan,, Indra bersama Ziyan dan Kiano beserta Milna yang di ajak juga..
Mereka pergi ke suatu tempat yang sudah Indra. rencanakan...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
@A.N