
Mereka masih sibuk membagikan minuman tersebut yang masih kelihatan setengah nya lagi,, Harga minuman itu sangat murah,, hanya 5000 per cup nya,, minuman itu hanya es jeruk ,, es teh manis dan es mangga,, dan itu terbuat dari kemasan yang di beli nya dari warung atau super market...
"Masih banyak...?" Tanya Ziyan...
"Ya kurang lebih ada 10 biji lagi..." Jawab Milna yang masih menggendong bayi nya yang tertidur lelap...
"Sudah kamu duduk ajah,, kasihan bayi kamu,, sisa nya biar aku ajah yang bagiin...," Tawar Ziyan..
"Makasih .." Ucap singkat Milna yang kemudian duduk di tempat yang teduh,,,
"Sepertinya Milna memang agak kurang berbicara dan hanya bicara seperlunya saja,, jika di tanya baru dia menjawab jika tidak begitu saja cuek dan hanya fokus pada apa yang dia kerjakan.." Ucap Ziyan dalam hati sambil memandangi Milna yang sekarang duduk di tempat yang teduh sambil membuatkan susu untuk bayi nya yang kini bangun,,
"Sungguh repot,, dia kemana mana membawa susu kah dan termos kecil...?" Tanya Ziyan dalam hati saat memperhatikan Milna yang membuatkan susu untuk bayi nya dengan membawa sebungkus susu Dann termos kecil serta air dingin nya juga..
Ziyan pun menghela nafas panjang dengan penuh rasa iba pada Milna.. Dan kemudian kembali fokus membagikan minuman yang tersisa pada siapa saja yang lewat ..
"Akhir nya habis juga,,, Uhhhh,,, panas juga rupanya membuat aku jadi gerah dan keringetan..." Ucap Ziyan sambil mengusap dahinya yang berkeringat karna hawa panas dan sinar matahari ..
"Kamu setiap hari seperti ini...,?", Tanya Ziyan pada Milna ya g saat ini ikut duduk dan menghampiri nya yang sedang memegang botol susu supaya tak jatuh.
" Ya,, mau gimana lagi,, di sini aku hidup sendiri jadi harus berjuang sendiri..." Ucap Milna sambil fokus pada bayi nya..
Ziyan hanya mengangguk mengerti...
"kenapa kamu bantu saya...?" Tanya Milna mulai penasaran..
"Memangnya kenapa,, bukan kah kita pernah bercakap dan bertemu,, kamu orang nya baik...", Ucap Ziyan yang masih menyembunyikan alasan aslinya...
"Itu hanya kebetulan saja,,, dan sudah lama,, kita tak se akrab itu...,", Ucap Milna yang tak ingin terlalu dekat dengan siapapun karna dirinya memang tertutup..
"Oke oke,, jadi aku di mintai raja untuk menengok mau melihat ke adaan kamu,, dia mengkhawatirkan kamu sehingga meminta ku menjenguk kamu,, Namun saat aku ke rumah mu kata pemilik rumah itu kamu sudah keluar jadi aku sengaja mencari kamu barang kali bertemu di pinggir jalan sedang lewat atau gimana.." Ucap Ziyan mulai berkata jujur...
"Jadi ,, kamu habis nengok Hendra...?" Tanya Milna yang sepertinya sedikit ada ke salah paham..
Ziyan menggelengkan kepalanya...
"Aku tidak menjenguk dia namun aku menjenguk Zeny,, dia kan adik aku dan sekarang dia sudah menyesalinya dan meminta maaf padaku,, makanya aku mulai menjenguk nya dengan terbuka..." Ucap Ziyan..
"Ouh,,, begitu rupanya .." Ucap Milna yang mulai mengerti..
"Lalu.. Mengapa Hendra meminta mu...?", Tanya Milna..
Ziyan menghela napas panjang..
"Jadi saat aku mau pulang tiba tiba Hendraemanggil ku dan meminta bantuan ku untuk melihat ke adaan mu,," Ucap Ziyan..
"Dan kamu menyetujui nya ..?" Tanya Milana memotong ucapan nya..
__ADS_1
"Ku yah,, karna aku juga kasihan sama kamu dan bayi kamu jika kamu sendirian,,, jadi aku mencari kamu..." Ucap Ziyan...
"Maaf aku tak membutuhkan rasa kasihan dari siapa pun,, aku bisa sendiri menjaga diri ku dan anak ku..." Ucap Milna..
Ziyan tak menyangka bahwa Milna akan susah untuk di dekati dan di ajak ,, namun Ziyan merasa saat bertemu pertama kali nya dia sangat baik dan tidak seperti sekarang yang bicara nya agak Cue dan seperlunya ..
Ziyan menghela nafas panjang saat melihat Milna yang seperti itu
"Nah,, berapa semua minuman itu aku bayar sekarang.." Ucap Ziyan sambil membuka kantung nya...
"100 Ribu..." Jawab Milna singkat..
"Oke,," Ziyan pun mulai menghitung uang nya berniat memberi lebih untuk kebutuhan Milna dan bayi nya...
"Nah ambil..." Ucap Ziyan menyodorkan uang nya yang lebih tersebut...
Milna pun langsung mengambil nya namun Tampa di duga Milna malam mengembalikann uang itu dan hanya menerima seharga minuman tadi...
"Nah ambil,,, tak perlu di lebihi..." Ucap Milna kembali menyodorkan uang yang lebih tersebut...
"Kenapa Mil...?" Tanya Ziyan yang menerima uang tersebut kembali....
"Gak papa,, hanya gak enak saja jika bukan dari keringat sendiri .." Ucap Milna..
Ziyann pun menjadi bingung harus bagai mana..
"Tak perlu,, aku akan pulang sendiri,, lagian tak enak merepotkan orang lain,, lagi pula kontrakan ku dekat kok..." Ucap Milna menolak...
"Mil,, plis,, jangan begitu,, aku ikhlas Lo bentuin kamu..." Ucap Ziyan yang sedikit geram karna Milna terus menolak ke baikan nya..
"Aku tak membutuhkan kebaikan dari siapa pun..." Ucap Milna...
"Mil,,, aku mohon.. Kamu ikut aku ya...,?" Tanya Ziyan memohon...
"Tak perlu,, aku masih bisa hidup sendiri...,," Ucap Milna menolak kembali...
"Plis Mil... Aku tahu bagai mana rasa nya hidup sendiri,, Akku bisa merasakan nya,, jadi itu aku mohon ya,, kamu ikuti aku..." Ucap Ziyan...
"Aku bilang tak perlu..." Ucap Milna kembali menolak...
"Gimana Gini saja,,, aku kasih kamu pekerjaan yang lebih baik dan lebih nyaman mengurus bayi kamu gimana...?" Tanya Ziyan..
Sedangkan Milna hanya diam seperti sedang berfikir..
"Dari pada kamu begini terus kasihan anak kamu yang kepanasan ,, " Ucap Ziyan...
Milna pun mulai memahami karna memang kasihan juga anak nya kepanasan setiap hari...
__ADS_1
"Memang apa pekerjaan itu...,," Tanya Milna yang mulai setuju..
"Nanti aku jelaskan tapi kamu ikut Akku dulu ya...,,?" Pinta Ziyan...
"Ya sudah deh,, aku akan ikut kamu..." Ucap Milna..
"Ziyan pun tersenyum senang dan lega karna akhir nya bisa membujuk Milna saat ini untuk ikut bersama nya...
"Ya sudah ayo,, aku bantu..." Ucap Ziyann sambil membawakan barang barang Milna dan bekas dagangan nya dan kini hanya menyisakan meja nya yang kini di pindahkan ke tempat yang aman lebih ke pinggir jauh dari sisi jalan...
"Sudah,, mari naik..." Ucap Ziyan yang sudah membukakan kaca mobil depan nya setalah parkir ke tempat yang lebih luas....
"Kamu mau kemana dulu...?" Tanya Ziyan pada Milna saat masuk ke dalam mobil...
"Aku mau ke Alfa dulu karna susu bayi ku habis..." Ucap Milna...
"Oke..." Jawab singkat Ziyan sebari melajukan mobil nya dengan sedang...
"Kamu gak punya keluarga,?" Tanya Ziyan memulai pembicaraan karna hanya ada ke sunyian di dalam mobil yang Milna tak bertanya dan tak berbicara...
Milna menggelengkan kepala nya...
"Kenapa kamu bisa sendirian...?" Tanya Ziyan yang ingin tahu Milna..
"Aku yatim piatu...," Jawab Mina singkat...
Ziyan benar benar kaget mendengar jawaban Milna..
"Aku minta maaf,, tak bermaksud menyinggung..." Ucap Ziyan...
"Gak apa..." Jawab Ziyan singkat...
"Lalu apakah kamu tak memiliki sodara...?" Tanya Ziyan kembali...
"Aku hidup di panti selama 15 tahun dan aku berniat kabur tuk mencari orang tua ku,, namun hasil nya nihil sampai sekarang..." Ucap Ziyan mulai sedikit bercerita dan terbuka...
Ziyan menjadi lebih kaget dengan apa yang di tuturkan Milna tentang kehidupan nya,, rupanya hidup nya sangat menyedihkan dan susah sehingga tega orang tua nya membuang Milna..
Ziyan menghela napas panjang setelah mendengar nya...
"Aku minta maaf,, karna aku gak tahu bahwa kehidupan kamu seperti itu..." Ucap Ziyan yang merasa tak enak pada Milna takut Milna tersinggung...
"Gakk papa,, sudah terbiasa jadi tak perlu merasa bersalah..." Ucap Milna..
Ziyan hanya mengangguk menanggapi hal itu dan tak bisa berkata apapun...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
@A,N