
Rupa rupa nya orang yang mengirim foto tersebut pada Hendra adalah Ziyan dengan no baru dan setelah itu no nya dia buang suapaya Hendra tak akan tahu siapa yang mengirimkan foto itu pada nya...
"Pasti saat ini dia terkejut dan sangat marah.." Ucap Ziyan tersenyum sinis..
Rupa rupa ya juga Ziyan menyuruh seseorang diam diam mengikuti Ziyan dan melaporkan apa kah ada hal baik seperti foto yang di dapat nya itu dia dapat dari orang tersebut...
Siang hari ..
Ziyan saat ini akan pergi tuk menjemput kiano karna sudah janji jika hari ini sepulang sekolah akan membawanya pergi ke taman mainan anak anak...
"Aku akan menjemput kiano ke sekolah ,, setelah sekolah aku sudah janji pada nya akan mengajak nya pergi ke taman kanak kanak untuk bermain.." Ucap Ziyan saat melihat Indra sedang duduk di sopa dan sedang memainkan HP nya...
"Baiklah,, aku kan mengantar kalian.." Ucap Indra yang langsung berdiri dan menyimpan HP nya di saku celana nya..
"Ayo berangkat.." Ajak Indra yang mendahului Ziyan berjalan ke arah mobil yang biasa sopir itu kenakan untuk menjemput kiano..
"Sekarang Kamu bebas mau melakukan apapun,, mobil ini aku pinjam dulu biar aku dan nyonya yang menjemput kiano.." Ucap Indra..
"Baik tuan,, saya mengerti.." Ucap sopir yang selalu mengantarkan jemput Kiano...
Merekapun menjemput kiano dengan mobil tersebut...
Sementara itu Zeny saat ini sedang begitu akrab dengan Rizky dan lupa bahwa Hendra masih berstatus pacarnya,, Karna kejadian kemarin dan tak ada kata maaf dari mulut Hendra membuat Zeny semakin terang terangan bersama Rizky...
"Ouh,, pantas kamu tak mengajak aku ketemu hari ini,, Rupa nya bertemu dengan lelaki lain ya..." Ucap Hendra yang menghampiri Zeny yang saat itu sedang asyik mengobrol bersama Rizky di kafe biasa..
__ADS_1
"Ngapain kamu kesini...?" Tanya Zeny pada Hendra yang tak tahu kenapa dia berada di kafe tersebut..
"Tadi nya aku akan menelepon mu tuk ketemuan di sini,, tapi ternyata tak di sangka aku malah ketemu kamu yang sudah bersama orang baru,, Siapa dia ..?" Tanya Hendra..
Yang memang kejadian itu kebetulan,, Hendra memang hendak ke kafe dan akan menelepon Zeny tuk bertemu dan ingin meminta maaf,, namun niat nya kini sudah buyar saat melihat Zeny sudah di sana dan bersama laki laki lain...
"Dia,, Temen aku,," Ucap Zeny yang memang benar seratus mereka saat ini hanya sebagai teman saja...
"Ouh,, sungguh kah...?" Tanya Hendra...
"Iyah,, aku ada urusan dulu,, lain kali kita mengobrol lagi..." Ucap Zeny yang langsung pergi dan menarik tangan Hendra dan membawanya pergi keluar dari kafe tersebut..
"Kenapa kamu membawa aku keluar...?" Tanya Hendra..
"Kita cari tempat lain buat mengobrol..." Ucap Zeny yang langsung pergi dan menuju sebuah taman,, tentu saja Hendra mengikuti nya untuk mendengar sebuah penjelasan yang jelas..
"Berapa kali aku bilang,, aku dan dia hanya teman.." Ucap Zeny mencoba meyakinkan kembali Hendra...
"Sungguh...?" Tanya Hendra tuk lebih meyakinkan...
"Tentu saja..." Jawab Zeny meyakinkan SE yakin yakin nya...
"Aku minta maaf,, kemarin aku terlalu emosi,, kamu gak marah lagi kan...?" Tanya Hendra yang kemudian tiba tiba berubah menjadi lembut...
"Sudah ,, aku maaf kan.., tapi kamu sudah janji akan membelikan aku I pone baru,,," Ucap Zeny menagih janji beberapa hari lalu saat Hendra menjanjikan akan memberinya IPone baru...
__ADS_1
"Ya,, aku juga bingung saat ini..." Ucap Hendra... yang mulai kebingungan karna tak bisa mewujudkan janji nya...
"Ziyan tak memberi uang itu,, dia hanya memberi ku 40 juta bahkan untuk hutang ku pun masih kurang,, dan saat ini aku benar benar tak memiliki uang,, ku harap kamu mengerti..." Ucap Hendra berharap Zeny tak marah dan mengerti diri nya...
"Dasar laki laki pengangguran,, percuma aku bersama nya..." Ucap Zeny dalam hati setelah mendengar pernyataan dari Hendra...
"Bukan kah kamu meminta besar pada nya...?" Tanya Zeny...
"Ya,, Aku pikir dia kan memberinya ternyata dia hanya memberi sedikit,, dan gara gara dia juga aku jadi babak belur... aku harus mencari cara lain suapaya dia mau memberikan uang nya..." Ucap Hendra...
"Aku kan sudah bilang,, Dia sudah berubah,, apa kamu tak merasa dia mempermainkan mu...!" Ucap Zeny yang berfikir demikian...
"Mungkin ucapan mu benar,, apa kamu ada rencana untuk membuat dia memberikan uang pada kita...?" Tanya Hendra...
"Eum,, aku punya cara,, sini..." Ucap Zeny...
Zeny pun membisikan sesuatu pada Hendra tentang rencana licik nya itu suapaya Ziyan memberikan uang pada mereka...
"Wah,,, ide yang bagus,, Jiak seperti itu kita akan mendapatkan uang banyak..." Ucap Hendra dengan tatapan penuh dengan kelicikan nya...
"Tapi ingat,, jangan libatkan aku,, aku akan memberi kamu uang untuk menyewa orang,, Nih..." Ucap Zeny yang memberikan uang satu gepok sekitar 10 sampai 20 juta untuk menyewa orang bekerja pada mereka ..
"Oke,, kamu tenang saja,, kau tak akan melibatkan kamu,, dan aku yakin rencana kita ini akan berhasil,,, " Ucap Hendra dengan senyuman yang mengerikan karna memiliki rencana bagus...
...****************...
__ADS_1
@A,N