Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 48


__ADS_3

Akhir nya terbukti sudah tentang ibu nya beberapa tahun ke belakang..


Dian menjelaskan tentang ke ganjalan data tersebut dan nama racun yang sangat langka tersebut membuat ibunya menderita sampai mati,, Ziyan berjanji demi keadilan ibu nya akan mengungkap kasus nya itu sampai Fiona di penjara bahkan kalau bisa di hukum mati..


Sementara itu di sisi lain Hendra begitu sangat kesal..


karna Ziyan sudah berani memutuskan nya maka uang nya pun akan sulit di dapatkan,, maka karna itu Hendra pun semakin merencanakan hal hal buruk suapaya bagai mana mendapatkan uang dari Ziyan..


Hendra pun tentu saja banyak koneksi dan kenalan dia tak memiliki jalan buntu,, dengan bantuan koneksi yang luar Hendra makin berani,, Awal nya Hendra orang kaya namun karna selalu berjudi hingga diri nya sampai ke titik ini...


"Sial,, berani sekali kamu .." Ucap Hendra dengan penuh emosi


"Apa yang membuat kamu emosi begitu,, kita tinggal mencari orang lain yang lebih mahir apa susah nya .!" Ucap Zeny yang tak paham..


"Bukan itu masalahnya ." Ucap Hendra tidak membenarkan apa yang di maksudkan Zeny..


"Lalu ..?" Tanya Zeny tak paham


"Wanita itu memutuskan hubungan dengan ku.. bagai mana aku tak marah.." Ucap Hendra..


"Ouh,, kamu tenang saja,, aku akan membantu mu aku punya seorang kenalan,, aku akan coba menghubungi nya .. Dia juga mahir,, aku yakin kali ini pasti berhasil.." Ucap Zeny mencoba lagi...


"Wah,, kamu memang hebat,, Kalau kita berhasil kita akan buat wanita ****** itu menderita . Haha .." Ungkap nya Hendra dengan penuh emosi 0ada wanita ****** yang tak lain Ziyan..


Zeny pun mencoba menelepon orang tersebut..


Setelah selesai menelepon...


"Besok dia akan datang ke sini,,," Ucap Zeny..


"Oke mari kita tunggu besok.." Ucap Hendra yang mulai tak sabar akan datang nya hari esok..


Ke Esokan hari nya..


Orang yang di sebutkan Zeny pun datang ke rumah Hendra,, Dia di sambut dengan baik,, dia juga masih muda tidak begitu tua masih se umuran seperti mereka..


"Hallo,, saya Hendra.." Ucap Hendra memperkenalkan diri saat tamu sudah duduk di kursi..


"Aku Setia,, salam kenal.." Ucap Setia.. Orang yang mahir yang di panggil Zeny..

__ADS_1


"Oke aku tak akan basa basi... Ini target kamu dan anak nya,, jika berhasil maka aku akan memberi kamu mahal.. Gimana...?" Tanya Hendra sebari memberikan ke dua foto yang berbeda antar Ziyan dan Kiano...


"Eum,, anak ini aku rasa tak asing deh.." Ucap Setia saat melihat foto Kiano..


"Oke,, ingat dengan uang nya setelah berhasil.." Ucap Setia..


"Aku pamit dulu ." Ucap Setia sambil pergi untuk langsung bekerja mengintai target ..


"Aku rasa ini akan berhasil.. Haha..." Ucap Hendra dengan penuh kegirangan..


"Sudah,, jangan begitu,, mari kita lihat dulu apakah berhasil atau tidak.." Ucap Zeny saat melihat Hendra yang belum pasti akan berhasil atau tidak dia sudah senang terlebih dahulu..


Sementara Itu Ziyan Dian dan Indra beserta Kiano sedang berjalan kaki menuju ke dalam kantor..


Setia melihat ke dua pria itu yang tak asing,, lalu Setia melihat foto kembali dan seperti mereka sama dengan yang di foto..


"Aku cari tahu dulu saja,," Ucap setia sambil mencoba menghampiri mereka..


Namun sebelum itu setia mencoba menghubungi no orang di antara mereka berdua..


"Hallo.. " Sapa Setia..


"Ya,, aku bersama Indra,, memangnya kenapa..?" Tanya Dian...


"Aku sedang di kota ini,, boleh kah aku bertemu kalian..?" Tanya Setia..


"Ouh,, tentu saja,," Ucap Dian..


"Siapa..?" Tanya Indra..


"Itu si setia dia sedang berada di sini,, Dia mau ke sini gak papa kan.." Ucap Dian..


"Oke,, kamu bawa saja dia kesini sudah lama aku tak bertemu dengan nya ." Ucap Indra..


Setia pun masuk ke dalam kantor tersebut dan menghampiri Dian dan yang lain nya yang masih berdiri dan menunggu dia.. Sedangkan Ziyan dan Kiano sudah lebih dulu masuk ke ruangan Indra..


"Hay kalian,," Ucap Setia sebari melambaikan tangan dan menuju ke arah mereka..


"Sudah,, ayo kita bicara di ruangan ku.." Ajak Indra..

__ADS_1


mereka bertiga pun langsung pergi ke ruangan Indra..


"Ayo duduk.." Ucap Indra mempersilahkan duduk..


"Kenapa kamu tiba tiba ke kota ini,, tak kasih kabar aku..?" Tanya Dian..


"Ya,, aku ada acara mendadak di kota ini,, tapi sudah selesai.." Ucap Setia..


"Kamu ,, bagai mana keluargamu sekarang..?" Tanya Indra..


"Keluarga aku baik,, berkat kamu beberapa tahun ini kami tak lagi menderita seperti dulu.." Ucap Setia..


"Syukurlah,," Ucap Indra senang


"Oh ya,, anak mu kemana,, bukan kah kamu dulu pernah memberi aku kabar dan foto anak mu saat lahir..?" Tanya Indra..


"Kiano sini.." Panggil Indra..


"Ayo sapa Om,," Ucap Indra..


"Hallo Om..." Ucap Kiano menyapa..


"Wah,, anak mu sudah Segede gini,, imut lagi.. Nama Om setia,, panggil Om setia ajah ya.." Ucap Setia berkenalan..


"Baik,, Om setia ." Ucap Kiano..


"Anak yang pintar.." Ucap Setia..


"Nah,, Ini istriku Ziyan.." Ucap Indra memperkenalkan Ziyan..


"Ziyan.." Ucap Ziyan..


"Setia," Ucap setia membalas lagi..


Kemudian Setia semakin yakin bahwa foto itu sama dengan mereka berdua..


" Aku harus bagai mana ya sekarang.." Tanya setia mulai bingung harus bagai mana..


...****************...

__ADS_1


@A,N


__ADS_2