
**Sepuluh menit kemudian...
Ziyan dan Indra baru sampai ke rumah tepat nya pukul 2.23... Mereka tadi berangkat pukul 11 lebih,, karna di jalan ada kemacetan sehingga menghambat perjalanan mereka ..
"Nyonya Tuan...." Sambut para pelayan...
"Sisi..." Panggil Ziyan...
"Iyah nyonya .." Jawab sisi dengan sedikit panik takut di marahi..
"Kiano mana...?" Tanya Ziyan saat mendapati Kiano tak ada di rumah dan tak menyambut kedatangan nya...
"Anu nyonya,, Tuan muda tertidur,, Dia belum makan nyonya,, saya sudah membujuk tuan muda makan tetapi tuan muda bersikeras ingin makanan yang di buat nyonya, dan saya malah di usir oleh tuan muda ,, hingga beberapa saat saya kembali lagi dan ingin membujuk nya makan,, tuan muda sudah tertidur di tempat,, Saya tak berani membangun kan nya nyonya,, karna tidur nya begitu lelah,, sehingga saya hanya membawa nya ke kamar supaya tidur nya lebih nyaman..." Ucap sisi berkata berhati hati takut nya ada kata yang salah dan tuan nya akan marah dan memecat nya karna tak becus mengurus seorang anak kecil...
"Ya ampun kasihan Kiano,, sampai segitu nya dia menyayangiku .." Ucap Ziyan dalam hati...
"Baik lah,, kamu boleh kembali ke tempat..." Ucap Ziyan..
"Kamu istirahat dulu saja ya,, aku mau ke dapur dulu..." Ucap Ziyan yang beranjak pergi...
"Ya sudah,, setelah selesai istirahat cepat..." Pinta Indra...
"Ya..." jawab ziyan singkat sebari pergi..
Sedangkan Indra kemudian beranjak pergi ke kamar nya tuk merebahkan badan nya yang kelelahan setelah perjalanan yang cukup jauh ...
Sedangkan Ziyan malah pergi ke dapur dan membuat makanan untuk Kiano supaya ia makan,, karna sedari tadi belum makan,,, Meski pun Ziyan merasa lelah namun demi Kiano Ziyan membuat makanan yang di sukai oleh Kiano,,,
Beberapa saat kemudian...
"Akhir nya selesai juga,,, Setelah ini aku istirahat sebentar sambil menunggu Kiano bangun,, rasa nya tubuh ini begitu lelah hari ini..." Ucap Ziyan yang selesai memasak...
__ADS_1
Kemudian Ziyan pun kembali ke kamar nya untuk beristirahat...
Sementara itu Zeny masih bersama Hendra..
Mereka pergi mencari makan di restoran bintang lima,,,
"Kita makan di sini ya .." Ucap Zeny...
Hendra merasa ke bingungan karna saat ini yang nya gak akan cukup untuk makan di resto tersebut... Hendra hanya terdiam..
"Mengapa harus di sini sih,, uang ku mana cukup..." Ucap Hendra dalam hati...
"Ayo,, aku sudah lapar..." Ucap Zeny yang langsung menarik tangan Hendra supaya masuk ke dalam ..
Hendra pun hanya bisa mengikuti Zeny yang menarik tangan nya...
"Sudah deh,, nanti aku cari jalan lain..." Ucap Hendra yang sudah memiliki rencana ...
"Eum,,, gak papa,,, kamu pesan ajah makanan nya jangan ragu .." Ucap Hendra dengan sedikit ragu dengan perkataan nya...
"Oke...!" Ucap Zeny sambil memilih...
Hingga beberapa saat Zeny pun selesai memilih dan memesan makanan ...
Makanan pun datang tidak perlu lama menunggu,, selang beberapa menit saja sudah datang...
Makanan yang begitu mewah dan elegan,, Meja yang rapi mewah,, mangkuk dan sendok yang premium tentu saja menjadi sebuah restoran terkemuka di sana,, Hanya orang orang di atas rata rata saja yang mampu kesana,, para pejabat dan para terkemuka serta orang orang kaya yang lain nya juga...
Bukan main,, harga makanan yang tertera di menu makanan sungguh mahal mahal,, bagai mana tidak mahal,, tempat yang premium,, bahkan ada tempat VIV juga bagi yang memesan ,, tentu saja harga nya fantastis,,, Harga satu menu saja bisa mencapai 3 juta itu yang paling murah,, yang paling mahal tentu saja belasan juta bahkan puluhan juta.. Juru masak nya juga tentu saja orang orang profesional saja di sana.. makanya Restoran itu begitu terkemuka di kalangan orang orang kaya,, karna makanan nya juga yang begitu enak di lidah...
Saat ini Zeny memesan makanan yang lumayan banyak ada sekitar 6 piring yang tertera di meja dan makanan itu mewah mewah dan mahal mahal semua,, serta 4 gelas minuman dingin yang menyegarkan...
__ADS_1
"Kamu memesan ini semua..?" Ucap Hendra saat melihat makanan makanan yang mahal mahal tertera di meja...
"Tentu saja... Memangnya kenapa...?" Tanya Zeny ...
"Gak papa sih,," Ucap Hendra dengan wajah panik karna bagai mana akan membayar makanan tersebut,,
Hendra saat ini hanya memegang uang 11 juta saja,,, sedangkan makanan itu bila di bayar sekitar 30 juta ke atas.. Tentu saja Hendra panik dan kebingungan juga
"Kenapa diam saja,, kamu gak makan..?" Tanya Zeny yang melihat Hendra hanya bengong melihat makanan yang ada...
"Iyah,, aku makan..." Ucap Hendra mencoba bersikap tenang...
Hingga beberapa saat kemudian makanan pun habis semua dimakan berdua...
"Eum,, kenyang juga .." Ucap Zeny yang tak mengetahui bahwa Hendra sedang ke susahan...
"Kamu bayar ya..." Pinta Zeny setelah selesai makan sambil mereguk minuman terakhir nya...
"Eum,,, aku ada masalah sayang..." Ucap Hendra
"Kenapa...?" Tanya Zeny...
"Eum,, uang aku gak cukup,, kamu yang teraktir dulu ya..." Ucap Hendra dengan nada bising...
"Dasar boke,,, gak ah,, sayang uang aku ." Ucap Zeny menolak...
"Tenang saja besok aku ganti dua kali lipat,, kamu bayar dulu ya..." Ucap Hendra dengan percaya diri..
"Sudah deh..." Ucap Zeny Tampa berdebat lagi setelah mendengar Hendra akan Mengganti nya dua kali lipat besok...
...****************...
__ADS_1
@A,N