Kesempatan Ke Dua

Kesempatan Ke Dua
Episode 37


__ADS_3

Sementara Hendra sedang melakukan mobil nya dengan perlahan sambil terus menggerutu menyalahkan Ziyan yang tak memberinya uang tersebut..


Namun saat Hendra sedang melewat sebuah mall Hendra melihat seseorang seperti Ziyan... Namun karna perlahan maju jadi tidak terlalu jelas Hendra melihat nya namun Hendra yakin bahwa itu adalah Ziyan...


"Ziyan....?" Tanya Hendra bengong...


"Apa itu dia..? Mereka bersama...?" Tanya lagi Hendra dengan penuh kebingungan dan tanda tanya...


"Apa mungkin...? " Tanya nya lagi..


"Ternyata beberapa hari ini ada sedikit yang berbeda dengan nya ternyata begitu... Aku harus cari jalan lain kalau sampai Ziyan mogok ngasih aku uang..." Ucap Hendra yang merencanakan sesuatu jika Ziyan benar benar berubah tak seperti dulu lagi..


"Aku akan menanyakan nya besok,, jika dia ngasih Akku uang besok aku akan mengampuninya jika masih tidak datang dan uang itu tak bisa aku dapat kan,, awas nanti tau rasa kau..." Ucap Hendra dengan penuh amarah yang langsung kembali mengemudi mobil nya setelah beberapa saat berhenti saat melihat Ziyan yang keluar dari mall sampai kembali masuk kantor...


"Kiano,, kamu sama Om dulu ya,, papa lagi agak sibuk.. mama mau bicara dulu sama Tante Yuni..." Ucap Ziyan ..


Kiano hanya mengangguk setuju...


"Pak,, tolong jaga Kiano sebentar ya .." Ucap Ziyan pada Fino yang sedang tak ada kerjaan...


"Baik nyonya .." Jawab Fino..


Kemudian Kiano pun pergi bermain bersama Fino..


"Aku sama Yuni ke luar sebentar ya .." Ucap Ziyan meminta izin...


"Ya sudah kalian pergi dan mengobrol,, jangan terlalu lama..." Ucap Indra mengizinkan nya dengan batas waktu..

__ADS_1


"Kamu tenang saja,, aku hanya ingin bicara dengan istri mu,, tak usah hawatir .." Ucap Yuni...


"Oke,, kalian pergi sana aku ada miting dadakan lagi..." Ucap Indra...


"Oke...!" Ucap Yuni..


Yuni dan Ziyan pun pergi dari kantor menuju kafe sebelah dekat dengan kantor tersebut,, dan kafe itu di bawah naungan perusahaan Indra..


"Biar aku pesan minuman dan makanan nya..." Ucap Yuni setelah sampai ke kafe tersebut...


"Baiklah,, " Ucap Ziyan singkat setuju...


"Ini adalah makanan yang sering kami makan bareng dengan Indra,, Dia selalu menelaktirku jika ada uang,, jika tidak maka aku yang selalu menelaktir nya..." Ucap Yuni menceritakan masa lalu nya bersama Indra...


"Ouh,, jadi kalian sedekat itu ya .." Ucap Ziyan sedikit cemburu...


"Aku gak cemburu,, aku cuman nanya..." Ucap Ziyan yang tak ingin mengakui nya .


"Oke,, aku paham..." Ucap Yuni


"Terus ..?" Tanya Ziyan yang penasaran dengan kisah mereka berdua..


"Dulu Indra bukan lah siapa siapa,, setiap habis pulang kuliah dia selalu bekerja paruh waktu untuk membiayai hidup dan kuliah nya..." Ucap Yuni


"Emang dia gak punya keluarga .?" Tanya Ziyan yang tiba tiba memotong cerita Yuni...


"Ya,, aku pernah bertanya pada nya tentang keluarga nya ,, namun dia menjawab dia seorang yatim piatu dan selama 5 tahun dia hidup di jalanan menjadi anak jalanan,, makan hanya mencari sisa atau pun bekerja namun saat itu tak ada yang mau memperkerjakan nya karna dia masih seorang bocah..." Ucap Yuni...

__ADS_1


"Lalu setelah itu,, dia bisa sukses sampai sekarang .." Ucap Ziyan yang kembali memotong lagi cerita nya .


"Ya,, karna dulu ada seorang wanita yang membantu nya,, dia mengulurkan tangan pada Indra,, dia membantu nya sekolah,, dan membantu nya juga membayar sekolah nya meski saat itu wanita itu pun sedang kuliah,, Namun Indra juga mandiri demi membantu wanita itu dia juga bekerja untuk meringankan beban nya ya g selalu membayar sekolah nya..." Ucap Yuni..


"Sungguh baik ya Wanita itu..." Ucap Ziyan terkesan pada wanita yang menolong suami nya itu..


"Ya,, Namun kata. nya setelah menikah,, wanita itu masih diam diam menabung uang untuk Indra masuk kuliah,, dan sampai pada beberapa tahun kemudian dia kehilangan kontak dengan si penolong nya itu hingga dia mendapatkan kabar bahwa wanita penolong nya itu meninggal dunia,, saat itu Indra benar benar terpukul,, atas berita tersebut.." Ucap Yuni menceritakan semuanya dengan detil..


"Ya ampun kasihan sekali..." Ucap ziyan ikut merasa prihatin atas kepergian penolong nya...


"Lalu setelah itu...?" Tanya Ziyan yang masih penasaran dengan cerita suaminya..


"Ya setelah itu,,, Indra menghidupi diri nya sendiri,, dia mandiri bekerja keras sampai lulus kuliah dan setelah bekerja beberapa tahun karna dia memang pintar aku mengakui nya jadi dia yang sekarang deh..." Ucap Yuni mengakhiri ceritanya...


"Lalu Istri pertamanya ..?" Tanya Ziyan...


"Ouh,,, Dia yang aku tahu dia adalah anak yatim piatu juga,, Dia meminjamkan uang pada istri nya karna memiliki hutang yang cukup besar pada sekolompok preman,, karna dia tak bisa membayar uang tersebut dan akhir nya dia menyerahkan diri nya ,, dan dia bersedia di tukarkan dengan nyawa nya sebagai penolong nya,, setelah itu dia merasa iba karna seperti diri nya dahulu sama nasib nya ,, maka dari itu Indra pun memilih menikahi nya .." Ucap Yuni...


"Kamu tahu semua cerita suami ku...?" Tanya Ziyan penasaran mengapa dia tahu semua tentang suami nya...


"Bukan kah sudah aku bilang,, aku itu begitu dekat dengan nya di masa lalu,, sampai sampai menduda pun dia selalu cerita padaku kalau aku tanya,, jika tidak di tanya dia tidak akan menceritakan nya .." Ucap Yuni...


"Begitulah...?" Tanya Ziyan yang kurang percaya...


"Ya,, memang seperti itu..." Ucap Yuni


...****************...

__ADS_1


@A,N


__ADS_2