
Minum air putih dulu ya, usahakan tenang dan tidak emosi... bab kali ini cukup menguras emosi soalnya wkwk. mau pukul silahkan jangan orang disebelah kamu ya...
Happy Reading:/
Freya termenung ia ingin bertanya tapi urung, apakah hal itu akan ia pertanyakan atau tidak. Tapi pasti akan ada resiko yang ia terima, tapi bukankah kejujuran sangat perlu?
"Mas..." ucap Freya ragu, ia memainkan jari-jarinya mencoba tenang agar tidak terlihat gugup.
"Hm." Andra menyahut tanpa menoleh tatapannya fokus ke arah laptop.
"A-ada yang pingin aku tanyain sama kamu," ucap Freya. Andra menoleh ia mengusap kepala Freya membuatnya mendongak menatap netra hitam itu.
"Apa?"
"T-tapi aku mau kamu jawab jujur!" Andra mengernyit lalu mengganguk ia menatap dalam mata Freya membuat dia semakin gugup. Tanya atau tidak?
"Iya sayang kamu mau tanya apa sih?"
Freya menarik nafas dalam ia melakukannya berulang kali mencoba untuk tenang semoga saja ini tidak menjadi masalah baru. Freya hanya ingin menanyakan sesuatu yang terus mengganjal dibenaknya meski ia sudah tahu bahwa jawaban itu akan membuatnya kembali terluka.
"Kamu kenal Farah kan? model yang bunuh diri itu!" Freya terdiam ia menatap suaminya yang ekspresi nya mulai berubah.
"Kenapa?" tanya Andra.
"Kemarin aku ke apartemen Syafa dan aku lihat dia nangis, waktu aku tanya kenapa dia bilang kalau kakaknya baru aja meninggal. Apa kamu tahu siapa kakak Syafa?"
Andra menggeleng ia berusaha terlihat santai didepan Freya, meski ia merasa ada yang tidak beres.
"Dia Farah! kakak Syafa itu adalah Farah model yang dikabarkan bunuh diri itu." Freya dapat melihat jelas ekspresi terkejut dari suaminya.
"Mas waktu itu bilang kan kalau Farah kerja di perusahaan mas Andra, kemarin Syafa juga bilang kalau selama ini seluruh hidup dia Farah lah yang membiayai dan ternyata Farah baru saja mengalami kecelakaan yang membuat dia harus mengalami operasi plastik dikarenakan wajahnya yang rusak parah. Syafa juga bilang kalau memang benar Farah menjual tubuhnya untuk membiayai itu semua juga untuk menghidupi dirinya dan juga Syafa. Dia kemarin juga bilang bahwa setelah Farah oplas semakin banyak orang yang tertarik dengan dia termasuk boss nya sendiri..." Freya menjeda ucapannya menatap raut tak biasa dari suaminya, nafasnya tercekat dadanya terasa terhimpit. Ya dia membuka kembali luka itu, entah kenapa dia suka sekali menyakiti hatinya.
Setetes air mata Freya mengalir ia menatap sendu mata suaminya ia ingin Andra jujur padanya.
__ADS_1
"Apa bener mas, kalau wanita itu adalah Farah? kakak Syafa sekaligus model dikantor kamu!" Freya menghapus air matanya ia tidak ingin terlihat lemah meskipun hatinya sanggat-sanggat sakit. Bukankah ia sudah tahu jawabannya? bukankah ia tahu jika jawaban itu akan menyakiti hatinya lalu untuk apa ia pertanyakan?
Andra terdiam ia menatap ragu kearah Freya tangannya bergerak menghapus air mata itu. Kedua tangan Andra menangkup pipi Freya ia tatap mata sendu itu.
"Maaf!" ucap Andra dengan lantang dan terdengar tulus, matanya pun memancarkan penyesalan. Sakit! hati Freya sangat sakit mendengarnya air matanya mengalir ia tidak bisa menahannya dadanya benar-benar sesak ia merasakan sakit yang luar biasa, isakan kecil mulai keluar dari bibirnya.
Kenapa! kenapa kata maaf sangat mudah terucap dibibir suaminya, ia tahu ini masalah sudah lalu tapi... Farah bekerja di perusahaan Andra! artinya mereka sering bertemu dan suaminya tergoda itu lebih menyakitkan ketimbang Andra berselingkuh dengan orang bayaran, wanita malam misalnya yang ia gunakan untuk menuntaskan hasratnya!
Lalu dirinya? dirinya dirumah hanya sebagai pajangan yang berstatus istri! ya membayangkan itu membuatnya terasa sangat sakit! jika Andra bisa berselingkuh dengan karyawan nya sendiri bisa saja dia mengulanginya kembali bukan! bukankah selingkuh itu seperti candu?
"Apa yang kamu lihat dari dia mas!" Freya berucap dengan lantang tatapannya tajam mengarah tepat pada iris hitam itu.
"Maaf Frey aku khilaf!" ucap Andra lirih ia menggenggam kedua tangan Freya membuat wanita itu menangis terisak bahunya naik turun dadanya bergemuruh, dengan enteng suaminya mengatakan khilaf! oh ayolah kenapa ucapan itu sangat menyebalkan ditelinganya.
"Khilaf mas! gampang banget ya kamu ngucap nya, aku ini istri kamu mas! nggak seharusnya kamu masih lirik wanita lain apalagi sampai jajan ke mereka! Kenapa apa kamu nggak cukup sama aku doang! IYA! JAWAB AKU MAS!" bentak Freya diakhir.
Andra memeluk erat tubuh Freya ia peluk tubuh lemah itu meskipun Freya berontak, ia tetap tidak melepaskan pelukan itu kata maaf terus terucap dibibirnya.
"Mas!" sentak Freya ia berdiri dan berjalan menjauh dari Andra tangannya menunjuk ke arah Andra tatapannya tajam air mata terus menetes dari matanya.
"FREYA!" bentakan Andra membuat tubuh Freya tersentak, ia menunduk tak berani menatap mata tajam itu.
Andra berjalan mendekat kearah Freya, ia memeluk tubuh itu erat. "Maafin aku Frey, maaf!" ucap Andra.
Freya melepas pelukan itu ia menatap sendu kearah suaminya. "Mas aku cuma bilang seumpama dan kamu udah bentak aku!" Freya menggeleng ia memotong ucapan suaminya saat Andra akan menyela.
"Kamu selingkuh dan dengan mudah kamu minta maaf ke aku, aku bodoh dengan langsung maafin kamu! apa kamu bisa jamin buat kamu nggak selingkuh lagi dari aku!" sarkas Freya.
"Frey..."
"Apa mas! apa ucapan aku salah? kamu selingkuh dengan karyawan kamu sendiri! bisa aja kamu dapat ganti lagi kamu lihat karyawan kamu yang lebih cantik yang bodynya lebih bagus dari aku bisa aja kan kamu kecantol sama mereka! bisa aja kan mas!"
"FREYA STOP!"
__ADS_1
"Apa mas! kenapa? aku belum selesai ngomong jangan potong ucapan aku!" Freya dengan berani menyela ia tidak ingin kalah lagi ia ingin menyelesaikan semuanya tidak perduli akhirnya seperti apa, apakah mereka akan tetap berlanjut atau terpisah Freya tidak perduli yang penting semua yang ada dibenaknya telah ia tuntaskan sekarang juga!
"Sekarang aku tanya dan kamu jawab jujur! berapa kali kamu tidur dengan Farah!" sentak Freya ia sudah seperti kehilangan akal ia marah ia kesal dan ia kecewa pada suaminya.
Andra diam dia tidak menjawab ia berusaha menenangkan Freya namun tidak bisa, dengan lemah ia menjawab.
"Dua kali Frey."
"Wow, hebat..." Freya bertepuk tangan ia mengusap air mata itu sungguh keadaannya saat ini sangatlah kacau.
"Aku acungi jempol kamu mas dua kali dan itu semua kamu lakukan tanpa sepengetahuan aku, hebat! Kamu luar biasa!"
"Freya..." ucap Andra sendu ia mendekat berusaha meraih tubuh itu, namun Freya terus menjauh ia tidak ingin berdekatan dengan suaminya hatinya sangat sakit.
"Maaf Frey, aku janji nggak akan ngulangi itu semua! aku janji sama kamu!" Andra mulai meneteskan air mata ia menatap sendu pada istrinya yang nampak kacau.
"Janji kamu nggak bisa aku pegang mas! bagaimana bisa kamu saja udah ingkari janji yang kamu buat dihadapan aku, orang tua aku, semua orang, dan juga Tuhan! janji ikrar pernikahan suci kita saja kamu ingkari apalagi janji yang kamu buat sekarang. Aku tahu mas kamu buat itu cuma buat nyenengin aku doang setelah itu kamu berulah lagi. Iyakan mas!"
"ENGGAK FREYA ENGGAK! aku harus bilang gimana ke kamu supaya kamu percaya sama aku!"
"Kamu tahu kan mas kaca yang pecah nggak akan bisa bersatu meskipun bisa pasti masih ada keretakan itu, dan kaca itu seperti hati aku. Kamu udah hancurin hati aku kamu patahin sepatah-patahnya. Lantas salah kalau aku marah! salah kalau aku kecewa sama kamu!"
"Nggak Frey, kamu boleh marah dan kamu boleh kecewa aku terima tapi please jangan kayak gini!"
"Apa masih bisa kita pertahanin rumah tangga yang udah enggak sehat ini?" tanya Freya tatapannya sendu ia menangis hatinya terasa teriris saat ini.
"Bisa Frey! kita mulai semuanya dari awal dan aku janji aku nggak akan mengulangi kebodohan itu lagi!" ucap Andra tegas.
.
**Aku tahu kalian marah tapi ikuti dulu alurnya ya, Freya masih bertahan sama Andra itu ada alasannya dia masih sabar ngadepin sifat Andra kalau kalian tanya ada nggak wanita seperti Freya? Jawabannya ada yang pasti bukan aku! AKU KASIH PAHAM YA AKU BELUM NIKAH DAN INI BUKAN KISAH AKU! ini cuma khayalan aku.
Ada saatnya dia lelah dan berhenti buat bertahan. Kita lihat nanti! like 200 langsung aku up lagi-!! janji**!
__ADS_1
lanjut besok kalau ban kemarin like nya sama aku doubel besok✌️