Ketulusan Cinta Freya

Ketulusan Cinta Freya
Cerita Nathan lagi!


__ADS_3

Nathan masih setia menunggu Queen di sampingnya, mata Queen masih terpejam wanita yang baru saja bertaruh nyawa untuk anaknya tengah beristirahat.


Perlahan kelopak mata wanita itu terbuka secara perlahan, bibir Nathan menyunggingkan senyum mengusap lembut kepala istrinya.


Dia bangkit mengecup lembut kening Queen, membuat bibir Queen tersenyum tipis, dia mencari sekitar mencari keberadaan buah hatinya.


"Selamat menjadi mama sayang, makasih sudah berjuang untuk melahirkan anak-anak kita!" ucap Nathan.


"Selamat menjadi papa sayang, Papa Nathan!" ucap Queen lirih.


"Anak-anak di mana mas?" Perlahan pintu terbuka menampilkan orang tua Nathan tengah mengendong cucunya masing-masing.


"Dua bayi yang tampan! Nathan kau sudah memberikan nama untuknya?" ucap Freya. Mereka memberikan bayi itu kepada Queen agar diberikan asi.


Ya Queen melahirkan baby kembar, dua lelaki tampan, setampan apa dia? sungguh sangat tampan campuran dari Papa Nathan dan Mama Queen, hidung dan mata mereka mirip dengan mamanya dan bibir kecil itu mirip dengan papanya, entah sifat mereka meniru siapa.


Nathan baru saja mengadzaninya tadi, lelaki itu mengangguk mengusap lembut pipi anaknya yang masih merah.


Di gendongnya putra pertamanya dengan penuh kelembutan, mata Nathan berkaca dia mencium lembut pipi anaknya.


"Baby pertama Nathan beri nama 'Darren Andreas Aldebaran'. Andreas penggalan nama untuknya dan Aldebaran marga yang Nathan berikan untuknya."


Nathan mengecup pelan pipi anaknya, bayi itu seolah mengerti dia tersenyum kecil dalam tidurnya.


Nathan lantas menidurkannya kembali di sebelah Queen dan mengambil putra satunya.


"Baby kedua Nathan beri nama 'Darrel Jonathan Aldebaran'. Jonathan penggalan dari nama Nathan, dan Aldebaran marga untuknya."


"Banyak doa yang Nathan sematkan di nama mereka, dengan harapan semoga kelak mereka bisa menjadi dua lelaki yang baik, lelaki yang sukses, yang taat dengan agama dan bisa menjaga mamanya juga adik-adiknya kelak!"


"Wah, udah ada rencana buat buatin adik nih buat si kembar!" Nevan yang baru masuk langsung menyahut membuat gelak tawa di sana.


Nathan hanya tersenyum tipis sedangkan Queen dia hanya diam karena memang keinginan mereka ingin memiliki empat anak, kurang dua lagi bukan.


Nathan menatap ke arah papanya juga adiknya. "Yang cowok keluar! Queen mau kasih asih buat anak Nathan!" ucap lelaki itu.


Mereka berdua mengangguk, Nevan sedikit mendengus kesal padahal dia baru saja mendaratkan tubuhnya pada sofa.


Queen mengusap pelan pipi putranya saat melihat mereka sangat lahap menyusunya. Freya tersenyum melihatnya.

__ADS_1


"Mereka sangat haus!" kekeh Freya.


.


"SUBHANALLAH, GANTENG BANGET ANAK GUE!" Ethan yang baru tiba sudah merusuh di sana.


"Mulut lo anjir! bayi gue kaget gila!" Nathan mengumpat kesal menjauhkan Ethan dari jangkauan anaknya.


"Pelit amat sih lo! gue mau lihat anak gue!" Nathan melotot mendengarnya.


"Anak siapa lo bilang!" ucap Nathan mengintimidasi.


"Hehe, anak lo maksudnya!" Ethan terdiam saat melihat Keesha menggendong bayi Queen, gadis itu nampak sangat hati-hati, bibir gadis itu mengembang tersenyum senang.


"Nath, lihat deh! Keesha seneng banget gendong anak lo, dia udah pantes ya jadi ibu buat anak-anak gue!" ucap Ethan ngelantur, lelaki itu senyum-senyum tidak jelas melihatnya.


"Nikahin dulu baru lo buntingin!" Nathan menempeleng kepala Ethan pelan menyadarkan lelaki itu dari khayalannya.


"Anak lo mirip banget kak, gue sampai nggak bisa bedainnya!" Nathan mengeram kesal kenapa semua orang sangat menyebalkan hari ini.


"NAMANYA JUGA ANAK KEMBAR! YA PASTI LAH MIRIP OGEB BANGET DAH LO PADA! KESEL GUE!" Teriak Nathan frustasi sampai membuat Baby Darren dan Baby Darrel menangis.


Oek oek oek


"Cup cup cup, anak papa jangan nangis ya! entar gantengnya ilang!" Bujuknya bukannya diam bayi kecil itu malah menangis kencang.


"Gak panik, gak panik, aku jelas gak panik!" Nyanyi Nevan tertawa kencang, dia tertawa melihat wajah kebingungan kakaknya.


"Sini mas, mungkin Darrel haus. Ini Darren udah tidur!" ucap Queen, mendengar Queen akan menyusui Darrel membuat Nathan mengusir semua lelaki yang ada di sana.


Ajaib setelah Darrel diberikan ke pelukan Queen bayi itu langsung terdiam, dan tertidur padahal Queen belum menyusuinya.


"Kok bisa?" Beo Nathan.


"Itu artinya bayi lo nggak mau sama lo!"sahut Keesha. Wanita itu mengambil Darren dari pelukan Nathan.


"Gemes banget dah anak lo Queen, gue bawa pulang boleh gak?" ucapnya.


"Buat sendiri sana sama Ethan, jangan bawa anak gue!" Nathan ganti mengambil alih putranya dan menidurkannya pada kasur bayi.

__ADS_1


"Lo aja sana buat sama Ethan, kalau gue mah ogah! mau jadi apa anak gue kalau punya bapak stres kayak dia!" ucap Keesha kesal, untung saja Ethan tidak ada di sana.


"Ngapain sama Ethan kalau gue udah punya Queen, lagian gue masih normal kali buktinya udah jadi tuh dua bayi!" ucap Nathan songgong.


"Gak papa Sha, Ethan kan sebelas dua belas sama Mas Nathan. Buktinya meski agak stres Mas Nathan bisa tuh jadi suami yang baik, nurutin semua ngidam aku waktu itu, apalagi Ethan sayang banget sama kamu Sha. Coba aja dulu! jangan gitu juga kasihan Ethan!" ucap Queen, Nathan melongo mendengarnya.


Benarkah istrinya mengatai dirinya stres. Wajah lelaki itu merenggut sedangkan Keesha tertawa mendengarnya.


Dia juga kepikiran dengan ucapan Queen namun ada hal yang membuat Keesha tidak bisa mencoba hal-hal seperti itu dan apa katanya mencoba? ayolah ini pernikahan bukan hal untuk main-main.


Jika untuk mencoba menerima Ethan, Keesha tidak tahu. Bisa atau tidak!


Queen tersenyum canggung saat melihat wajah kesal dan suram milik Nathan, dia baru sadar akan apa yang dia ucapkan barusan.


"Ma-maksud aku nggak gitu, mas. Kamu nggak stres kok cuma sedikit gila aja!" Wajah Nathan berubah datar saat itu juga, tadi stres dan sekarang istrinya mengatai dirinya gila.


"Jahat banget sih, aku suami kamu loh. Bisa-bisanya kamu ngomong aku gila!" Rengek Nathan, jauh dari ekspektasi Queen jika menyangka suaminya akan marah.


Nathan malah merengek ke arahnya menarik-narik bajunya seperti anak kecil. Keesha yang melihatnya sampai geli sendiri, dia memilih keluar dari pada melihat drama menggelikan itu.


"Bercanda sayang, jangan marah ya! aku cuma bercanda! jangan ngambek, Maafin ya!" Queen memegang pelan lengan suaminya, Nathan hanya diam menatapnya dengan kesal.


"Cium dulu baru aku maafin!" Nathan mendekatkan wajahnya pada istrinya, ruangan sedang sepi tidak masalah kan? modusnya sang Nathan.


Cup


"Udah, di maafin kan!" Queen mengecup pipi suaminya pelan. Nathan ganti menyodorkan pipi satunya, Queen menurut menciumnya singkat ganti dahi Nathan yang dia sodorkan pada Queen.


Dan terakhir bibir, Queen diam tidak menciumnya sampai Nathan menatapnya. "Mau di maafin nggak? terakhir nih!" ucap Nathan, Queen mendengus kesal.


Tapi Queen tetap menurut karena jika tidak dia sangat hafal suaminya akan ngambek lama dengannya, kurang sedikit saja bibir mereka menempel keduanya di kejutkan akan suara toa yang berasal dari teman gilanya.


"ASTAGHFIRULLAH NATHAN! KEBANGETAN LO DAH. ISTRI BARU LAHIRAN UDAH MAIN NYOSOR AJA!"


Dan suara toa itu mampu membangunkan dua bayi kembar itu kembali.


"OEK OEK OEK."


"ETHAN!!" kesal Nathan, semakin membuat bayinya menangis keras.

__ADS_1


.


Ikuti terus ya! lihat keasyikan mereka sebagai orang tua, dan tingkah baby kembar Darren sama Darrel!


__ADS_2