
*MAAF BANGET YA AKU NGGAK BISA PUBLISH CERITA ANAK FREYA DI NOVELTOON AKU PUBLISH DI ****** BUAT KALIAN YANG PUNYA APK NYA BISA BACA DISANA MAAF BANGET🙏
INI AKU KASIH CUPLIKANNYA 😉 YUK MAMPIR KESANA. SEKALI LAGI MAAF UDAH KECEWAIN KALIAN🙏**
Renata Queenie Yovanka putri kesayangan keluarga Yovanka, anak bungsu dari pasangan Tania dan Alden. Gadis manis yang sering disapa Queen, namanya saja ratu sesuai dengan kehidupannya dia dijadikan ratu di keluarga Yovanka kakaknya laki-laki yang sangat menyayangi dan menjaganya juga orang tuanya yang sangat memanjakan nya.
Umurnya sudah 18 tahun tapi sifatnya masih seperti anak kecil dia sangat polos tapi dia gadis yang pintar.
Queen jatuh cinta pandangan pertama pada seorang lelaki yang sangat tampan dan sangat cuek padanya. Dia selalu dikatai bocil olehnya menyebalkan tapi dia suka.
Sampai suatu hari orang tuanya mengatakan jika ia akan dijodohkan pada seorang pria. Pria yang sangat ia cintai itu tentu saja Queen menerimanya dengan suka hati namun tidak dengan pria itu.
Andreas Jonathan Pramudya
Lelaki pertama yang mampu membuat seorang Renata Queenie Yovanka jatuh cinta pada pandangan pertama.
Lelaki yang sering ia sapa kak Nath itu sangat dingin padanya bahkan terkesan cuek tapi Queen dengan segala cara dan otak pintarnya mampu membuat pria dingin itu meresponnya entah dengan kata-kata menyebalkan atau tatapan matanya yang tajam tapi itu sudah cukup membuat Queen senang sebegitu bucin nya seorang Queen pada Nathan.
"Kak Nathan Queen capek!" gadis manis itu berjongkok di ramainya orang-orang yang tengah berbelanja.
Nathan dengan terpaksa mengantar gadis menyebalkan ini karena paksaan dari bundanya. Mereka tengah berbelanja berdua di mall ralat hanya Queen saja yang belanja Nathan tidak.
"Bodo amat! cepet jalan gue tinggal nangis Lo disini!" ucap lelaki itu dingin.
"Ish kak Nathan jahat!" gadis itu siap menangis, bibirnya melengkung ke bawah dengan mata yang memerah.
Nathan mengeram kesal ia mengepalkan tangannya karena sifat menyebalkan gadis itu. "Cengeng! cepet naik!" Nathan berjongkok dihadapan Queen agar wanita itu naik ke punggungnya.
Gadis itu dengan tidak berdosa nya tersenyum lebar pada Nathan yang sudah kebakaran janggut.
"Kak Nathan kalau dilihat dari samping makin ganteng deh! Queen jadi jatuh cinta."
"Kak Nathan Minggu depan kita tunangan kan? senengnya kenapa nggak langsung nikah aja ya?"
"Kak Nathan Queen suka sama kak Nathan!
"Kak Nathan---"
__ADS_1
"Berisik! Lo ngomong sekali lagi gue jatuhin Lo dari sini!" ancam Nathan.
Memang tidak punya takut gadis ini malah tersenyum saat Nathan memarahinya padahal biasanya wanita-wanita yang mendekatinya jika Nathan sudah marah mereka tidak akan berani tapi tidak dengan gadis ajaib ini.
"KEESHA!" telinga Nathan berdengung saat teriakan nan melengking dari gadis dipunggung nya ini.
"Queen!" Nathan menyentak dia sudah kepalang kesal dengannya, Nathan berhenti dan menurunkan Queen dari punggungnya.
"Kak Nath kenapa?" tanya gadis itu, ia sedikit tersentak mendengar sentakan Nathan tadi.
"Lo itu udah besar Queen bisa nggak sih sekali aja Lo nggak nyusahin gue! kalau mau teriak itu di pikir. Lo punya otak kan! Lo teriak ditelinga gue, Lo pikir nggak sakit apa! pulang Lo sendiri dan Lo jangan pernah ke rumah gue lagi. Karena sampai kapan pun gue nggak akan pernah suka sama Lo!"
Nathan mengatakan itu pada Queen di tempat umum, ia seperti memalukan Queen karena banyak nya orang disana membuat Queen menunduk, gadis itu menahan untuk tidak menangis.
"Nathan. Lo keterlaluan!" Keesha teman Queen yang baru saja datang langsung membentak Nathan.
"Apa! temen Lo yang keterlaluan! bilangin sama dia buat stop cari perhatian keluarga gue! Temen Lo itu murah!"
"NATHAN!" Kessha geram pada lelaki itu, ia menatap nya tajam sedangkan Queen hanya mampu menunduk disana.
"Lo boleh nggak suka sama dia. Lo udah tau Queen luar dalam Lo tau sifat Queen emang gitu. Tapi Lo nggak ada hak buat marahin dia ditempat umum. Lo pikir lo siapa hah!" Keesha langsung menarik temannya untuk pergi dari sana.
"Sial!"
Nathan mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh dia tidak ingin pulang, dia ingin menangkan diri dengan bertemu teman-temannya.
"Woi bro, tumben Lo kesini!" Ethan--- teman dekat Nathan menyapa, saat ini mereka tengah ada di rumah Samuel.
"Males gue dirumah palingan juga tuh cewek ngadu!" ucap Nathan kesal. Ia duduk di sofa Samuel dan meminum air dingin yang baru saja diambilkan pemilik rumah.
"Siapa?"
"Siapa lagi kalau bukan Queen," kekeh Ethan, dia mendudukkan tubuhnya disebelah Nathan.
"Sebenarnya nih ya gue heran sama Lo, apasih yang kurang dari Queen sampai Lo nggak suka sama dia. Cantik? nggak diragukan lagi. Manis? imut? Queen banget kan? Iya nggak El?" tanyanya pada Ethan.
Samuel menggedikkan bahunya acuh, ia hanya diam tidak minat dengan obrolan Ethan. Mereka itu beda diantara mereka bertiga Samuel lah yang paling dingin dan cuek, sedangkan Nathan dia jahilnya minta ampun tapi dengan cewek dia juga cuek beda lagi jika Ethan dia pecinta cewek-cewek cantik, playboy kelas kakap.
__ADS_1
"Queen itu bocil gue gak suka sama dia. Kekanak-kanakan, dia nggak bisa dewasa Lo kan tau tipe idaman gue itu cewek yang dewasa."
"Tapi gue yakin Queen bakal merubah tipe idaman cewek Lo itu! lagian bentar lagi kalian tunangan kan?" goda Ethan.
"Aduh yang mau nikah," kekeh Ethan. Wajah Nathan tetap masam dia sangat tidak menginginkan pertunangan itu apalagi pernikahan nya.
"Udahlah Nath jalani aja dulu siapa tau nyaman?" Ethan terus menggoda Nathan membuat lelaki itu mendengus kesal.
Nevan: kak suruh mama pulang! ada kak Queen nih disini!
Nathan mengusap wajahnya frustasi, Queen, Queen, Queen terus wanita itu seperti kuman yang dimana-mana selalu ada.
"Kenapa Lo?" tanya Samuel.
"Gue cabut!" Nathan segera berdiri memakai kembali jaketnya.
"Mau kemana?"
"Pulang. Queen ada dirumah!" Ethan tertawa diatas penderitaan Nathan.
"Nathan Nathan mungkin emang Lo berjodoh sama Queen. Udahlah rezeki itu mah bisa punya istri imut kayak Queen."
"Bacot!"
.
Nathan baru saja sampai dia melihat disana ada Queen yang sedang bermain dengan Nata adiknya, entah kenapa melihat pemandangan itu membuat hatinya menghangat dan senang.
Nathan berjalan ke kamarnya tanpa menoleh kearah Queen yang saat ini tengah memperhatikannya.
"Nathan mau kemana kamu! ini ada Queen disini." Freya menegur, Nathan membalikkan tubuhnya sebentar menatap mama dan juga Queen.
"Nathan capek mau istirahat. Lagian ngapain dia kesini! ganggu aja!" cetus Nathan lalu melanjutkan jalannya tak perduli kan teriakan mamanya.
"Maafin Nathan ya Queen, mungkin dia emang kecapekan kamu bilang tadi dia habis futsal juga kan?"
"Iya ma." Queen memanggil Freya dengan sebutan mama, memang sudah dekat keluarga Nathan dengan keluarganya.
__ADS_1
Queen bisa kok Queen pasti bisa dapetin hati kak Nathan. Queen akan berusaha, semangat Queen! Cinta Queen untuk Nathan!