
Kalian sadar gak cover aku ganti lagi? uh senengnya buatan dari noveltoon bagus nggak?ðŸ¤
Plak!
"Mama kecewa sama kamu Andra! kamu berhasil membuat mama tidak punya muka untuk bertemu keluarga Freya. Kamu berhasil, selamat! rayakan kemenangan kamu!" ucap Melisa terdengar pedih ditelinga Andra.
"Andra emang salah ma, Andra emang udah ngecewain mama. Maafin Andra ma maaf. Andra, Andra akan perbaiki hubungan Andra sama Freya Andra pasti bisa bawa Freya kembali ke keluarga kita."
"Sadar Andra! sadar! Freya nggak akan pernah kembali sama kamu. Terlalu banyak luka yang kamu beri padanya, lepaskan dia biarkan dia bahagia. Jangan egois! turuti apa kemauan Freya tadi. Nikahi wanita itu!"
"Andra nggak cinta sama dia ma, Andra nggak akan mau nikah sama dia! Andra yakin anak itu bukan anak Andra dia itu jalang ma dia wanita murahan!" ucap Andra sedikit berteriak.
"ANDRA! jangan buat mama merasa gagal dalam mendidik kamu. Jangan jadi pengecut Andra! mau dia wanita murahan mau dia jalang tetep saja dia tengah mengandung anak kamu. Kamu tetap harus menikahi dia, itu yang kamu pilih bukankah kamu yang memilih jalan itu maka sekarang ambil buahnya. Menyesal pun tidak akan merubah keadaan, pilihan kamu sekarang. Nikahi dia atau mama tidak akan menganggap kamu anak!"
"Ma... Kenapa mama maksa buat Andra nikahi dia! Andra nggak mau ma sampai kapan pun Andra nggak akan mau!" putus Andra lalu pergi dari hadapan orang tuanya.
Melisa menangis ia memeluk erat tubuh suaminya percayalah melihat keadaan anaknya yang sekarang dia merasa gagal dalam menjaganya, dia merasa gagal dalam mendidik anaknya, dia merasa menjadi seorang ibu, dia wanita terbodoh didunia ini.
"Mama gagal menjadi seorang ibu buat anak kita pa."
.
Arga baru sampai dirumah Freya sebenarnya ia sudah ingin kemari sedari tadi namun melihat ada tamu yaitu keluarga Andra ia mengurungkan niatnya.
"Freya dimana bund?" tanya Arga pada Clarita yang tengah terbengong diruang keluarga.
"Eh, Atha. Freya ada dikamar nya kamu bujuk ya dia belum makan tadi bunda khawatir!"
__ADS_1
"Iya bund, mana makanannya biar Atha bawa ke kamar Freya." setelah menerima nampan berisi makanan itu Arga langsung melangkah kan kakinya menuju kamar Freya.
Tok Tok Tok
"Cantik, buka pintunya dong. Gue jauh-jauh dari Amerika datang kesini buat kamu Lo. Buka ya!" goda Arga, lelaki yang biasanya bersikap dingin itu nampak hangat jika berada disamping Freya, dia selalu melucu untuk membuat wanitanya tertawa.
Tak lama kemudian pintu itu terbuka, Arga masuk dia melihat jika Freya sedang tidak baik-baik saja, dan tugasnya saat ini adalah menghiburnya.
"Makan ya!" Arga sudah siap ia menyuapi Freya dengan makanan yang ia bawa tadi namun Freya hanya diam tidak ingin membuka mulut.
"Mama makan ya aku kan lapar, jangan sedih terus! hargai dong usaha papa yang jauh-jauh dari Amerika kesini buat suapi mama makan!" Arga berjongkok tepat diperut Freya dan merubah suaranya menjadi kecil seperti suara anak kecil, dan hal itu bisa membuat Freya tertawa.
"Apaan sih Ga!" ucap Freya terdengar kesal padahal wanita itu tertawa.
"Makan ya kalau Lo nggak mau makan kasihan anak gue!" kan mulai si Arga.
"Lo tau gak Frey impian gua apa?" ucap Arga tiba-tiba membuat Freya menoleh.
"Apa? Gue bukan cenayang yang akan tau isi hati Lo tanpa Lo bilang ke gue."
"Bahagiain Lo. Itu impian gue yang sampai sekarang belum bisa terwujud, Lo bisa bantu wujud in?"
"Ga... Jangan berharap lebih sama gue, gue takut kalau ngecewain Lo! Lo cowok baik banyak cewek lain yang jauh lebih baik dari gue yang pantes buat Lo. Gue nggak pantes buat Lo Ga, gue juga nggak bisa bales perasaan Lo!"
Arga terpejam merasakan sakit pada hatinya, tentu saja sakit saat mendengar ucapan Freya secara tidak langsung telah menolaknya.
"Gue trauma sama pernikahan Ga, gue takut kecewa lagi. Gue belum siap luka hati lagi, luka gue masih terlalu lebar untuk disakiti!"
__ADS_1
Arga tersenyum senyuman yang begitu tulus ia memegang lengan Freya tangannya terangkat meraih dagu Freya agar menghadap kearahnya.
"Dengerin gue Frey, mau sebanyak apapun wanita diluar sana yang jauh lebih baik dari Lo, percuma! kalau yang gue suka itu Lo kalau yang gue mau itu cuma elo!"
"Frey kamu itu istimewa dimata aku. Kamu ya kamu orang lain ya orang lain, kamu nggak akan bisa jadi orang lain dan orang lain nggak akan pernah bisa jadi kamu. Aku iri sama Andra karena dia bisa mendapatkan cinta yang begitu tulus dari kamu sedangkan aku? aku harus berjuang untuk itu semua. Jangan pernah trauma dengan pernikahan Frey! pernikahan itu indah hanya saja kamu salah orang."
"Kalau kamu bilang lelaki itu sama aja kamu salah Frey, aku nggak sama seperti suami kamu kalau dia memberi luka maka aku yang akan mengobatinya dan kalau dia hanya bisa memberimu kesedihan maka izinkan aku untuk memberimu kebahagiaan."
"Ga..." ucap Freya berkaca, ia tau apa yang diucapkan Arga tulus dari hatinya terpancar dari ucapan lelaki itu ketika berbicara.
"Ga gue, gue nggak bisa Ga. Jangan kayak gini gue malah ngerasa bersalah sama Lo. Gue nggak bisa memulai hubungan baru sedangkan gue masih terperangkap dimasa lalu gue, gue nggak mau nyakitin cowok sebaik Lo Ga. Lo tau gue masih cinta sama mas Andra."
Lagi-lagi Arga hanya diam saat rasa sakit itu kembali menusuk hatinya, sakit sekali. Saat orang yang dia cintai mengatakan jika dia mencintai orang lain.
"Gue tahu Frey nggak mudah buat Lo ngelupain dia karena cinta Lo buat dia terlanjur besar dan tulus, meskipun banyak luka yang dia beri tapi Lo tetep cinta sama dia begitupun gue Frey, gue tetep cinta sama Lo meskipun banyak luka yang gue terima karena itu."
"Arga..."
"Gue nggak papa Frey," ucap Arga tersenyum.
"Makan!" Arga seolah melupakan hal barusan ia menyuapi Freya dengan sayang, dan hanya diam membuat rasa bersalah menggerogoti hati Freya.
Cari yang tulus cinta dan sayang sama kita itu susah. Lantas kenapa Freya menyia-nyiakan Arga demi Andra yang sudah sering menyakitinya. Itulah bodohnya cinta! hanya ketulusan cinta Arga yang bisa membuat Freya sadar. Kekuatan cinta sangatlah besar!
"Arga Lo marah sama gue?" cicit Freya. Arga menoleh dengan senyum lantas menggeleng, makanan Freya telah habis ia memberikan minum lantas memberikan vitamin untuk Freya. Arga sangat merawat Freya disini.
"Kenapa diem aja?"
__ADS_1
"Hati gue lagi sakit Frey dan diam adalah cara terbaik buat penyembuhannya. Nggak papa Frey gue nggak bisa maksa Lo tapi izinin aku buat perjuangin kamu! izinin aku buat mengobati luka hati kamu dan izinin aku buat menjadi alasan kamu bahagia!"