Ketulusan Cinta Freya

Ketulusan Cinta Freya
Jawab Ya!


__ADS_3

Hai pembacaku sayang aku mau buat cerita buat Nevan, ada yang kangen sama mereka semua? Kalian bakal baca nggak kalau aku buat di sini kalau banyak yang antusias pasti aku up di sini, nggak bisa baca Nathan bisa baca Nevan kan😉


Caranya gampang, kalian komen sebanyak-banyaknya kalau kalian pingin aku up cerita Nevan di Nt dan setiap aku up kalian harus komen yang buat aku semangat 🤗


Jadi gimana? Mau aku up cerita mereka di sini ala do apk yang sama, sama Nevan?


Nih prolognya kalian suka apa enggak?


.


"Cewek miskin!" maki seorang wanita cantik dengan tubuh bak model itu. Gadis yang di maki pun hanya terdiam, sudah biasa dia mendapat makian seperti itu, sudah seperti makanannya sehari-hari.


"Lo tuh nggak pantes buat Nevan! seharusnya lo sadar! lo tuh cuma cewek miskin yang nggak pantes buat dapetin hati Nevan! sadar diri kali udah miskin buruk lagi. Nggak usah mimpi lo buat dapetin Nevan!"


"Claudia!" gadis itu tersentak akan bentakan dari seorang pria yang baru saja tiba. Lelaki tampan itu mendekat ke arah gadis yang masih tertunduk mendengar makian dari gadis yang dia panggil Claudia tadi.


"Na ..." Nevan Gevano Pramudya, lelaki tampan yang sangat mencintai gadis biasa itu.


Alodie Vionna Clareta gadis yang terlahir dari keluarga kurang mampu, gadis yang bisa mengenyam pendidikan di kampus favorit ini karena bantuan beasiswa, gadis yang sering di ejek teman-temannya karena finansial keluarganya.


Vionna panggilan yang mereka sematkan pada gadis manis itu, meskipun begitu dia tidak sama sekali malu dengan keadaan keluarganya, gadis yang penuh dengan hal biasa dalam dirinya mampu membuat seorang playboy seperti Nevan luluh padanya.


Anak dari keluarga terkaya di dunia. Nevan Gevano Pramudya.


"Aku nggak papa Van, apa yang di katakan Claudia emang bener! aku nggak pantes buat kamu!" ucap gadis itu lirih, dia menatap sendu pada manik hitam kekasihnya.


"Kamu ngomong apasih! nggak usah dengerin ucapan dia!" tegas Nevan, tangan kekarnya mengusap lembut pipi kekasihnya.


"Aku sayang sama kamu dan aku cinta sama kamu! nggak usah dengerin apa kata orang, yang perlu kamu tahu kalau yang aku pilih itu kamu. Cuma kamu Na!"


"T-tapi aku nggak bisa!" air mata gadis itu meluruh, membuat hati Nevan sakit melihatnya dia tidak akan sanggup melihat wanitanya menangis.


"Ada aku. Aku akan selalu ada sama kamu karena kamu wanita satu-satunya yang aku cintai. Jangan pernah dengerin omongan buruk orang tentang kamu. Kamu spesial di mata aku Na!"

__ADS_1


"Keluarga kita beda Van! kamu dari keluarga berada! sedangkan aku? aku hanya anak dari seorang buruh tani. Mana mungkin gadis miskin sepertiku pantas bersanding dengan pangeran sepertimu?" sentak Vionna.


"Pantas! karena kamu orang yang aku pilih buat bersanding di sisi aku. Karena cuma kamu orang yang aku cintai Na! cuma kamu. Aku nggak perduli dengan kondisi keluarga kamu!"


"Tapi aku perduli Nevan!"


"Aku sayang sama kamu dan aku cinta sama kamu. Lantas apa yang buat kamu ragu sama aku Na?" Nevan melemah, tatapannya menatap lembut pada gadisnya.


"Aku mau kita putus!"


"Nggak aku nggak mau kita putus! selama ini aku udah berjuang dapetin kamu Na. Aku sayang sama kamu aku cinta sama kamu dan aku selalu berjuang buat dapetin kamu. Dan sekarang kamu mau kita putus gitu aja? apa selama ini kamu nggak serius sama aku Na?" tanya Nevan, mata lelaki itu nampak berkaca menahan tangis dia bukan lelaki yang cengeng tapi keadaan saat ini mampu membuat matanya ingin menangis.


"Ya. Seharusnya dari awal aku sadar kalau kamu cuma main-main sama aku! kamu nggak pernah serius sama aku!" sentak Nevan.


Vionna menangis bahunya terguncang melihat Nevan yang nampak kacau saat ini bahkan lelaki yang selalu bersikap manis padanya saat ini membentaknya.


"Aku---"


"Kamu berhasil hancurin aku Na. Kamu tahu gimana perjuangan aku dulu? gimana perjuangan aku buat luluhin hati kamu. Aku pikir kamu nggak lupa akan itu semua."


Sekarang hanya ada mereka berdua di taman belakang kampus sekolah, sedangkan orang-orang tadi sudah Nevan usir.


"Maafkan aku. Aku juga cinta sama kamu aku sayang sama kamu. Tapi keadaan nggak memungkinkan kita untuk bersama. Suatu saat nanti kamu pasti bisa bertemu dengan wanita yang jauh lebih baik dari aku."


Perlahan pelukan itu terlepas, Vionna menatap dalam wajah yang selalu membuatnya tersenyum, wajah yang beberapa bulan ini selalu menemaninya selalu ada untuknya.


"Selamat tinggal Nevan, makasih buat berapa bulan ini. Dan makasih buat perjuangan kamu, aku beruntung bisa di cintai lelaki baik sepertimu." setelah itu Vionna berlari meninggalkan Nevan yang menatapnya sendu.


Air mata itu pun menetes sebagai bukti jika hatinya begitu sakit mendengar ucapan kekasihnya. Dia tidak berbohong jika dia sungguh mencintai gadis itu. Gadis yang mampu membuat jantungnya berdebar saat ada di sampingnya.


Sekarang semua telah berakhir. Tidak akan lagi wajah galak yang selalu memarahinya kala dia lebih asyik bermain ketimbang belajar. Tidak akan lagi ada gadis yang bermanja padanya, tidak akan ada lagi gadis yang selalu menasehatinya. Dia memang masih gadis remaja tapi pikirannya sungguh dewasa. Karena itu Nevan bisa jatuh sejatuh-jatuhnya pada pesona gadis manis itu.


.

__ADS_1


"PUAS LO!" kilatan marah itu ia tujukan pada gadis yang tengah menatapnya dengan senyuman.


"Kenapa sih Van datang-datang marah-marah!" ucap Claudia.


"PUAS LO BIKIN GUE PUTUS SAMA VIONNA!" bentak Nevan, gadis itu sempat terkejut lantaran dia baru kali ini mendapati Nevan semarah ini.


"Oh kalian sudah putus? itu kabar yang bagus. Kamu emang nggak pantes sama dia Van. Dia itu cuma cewek miskin yang berniat morotin harta kamu doang!"


Tangan Nevan mengepal dia mencengkram erat pergelangan tangan Claudia membuat gadis itu meringis, tatapan itu menyorot tajam pada Claudia.


"Lo nggak berhak ngomong hal buruk tentang Onna di depan gue. Onna emang gadis miskin tapi dia jauh lebih baik dari lo. Cewek yang cuma bisa minta-minta sama orang tua tanpa usaha! cewek manja yang suka nindas orang-orang lemah!"


"Lo tau Onna bahkan jauh di atas lo. Dia jauh lebih mulia dari lo! Onna segalanya buat gue, dia hidup gue, melihat sikap lo hari ini buat gue sadar kalau lo bahkan jauh menjijikan dari sampah!" Nevan menghempas lengan itu dengan kasar lantas pergi dengan wajah yang marah.


.


Malam sudah larut tapi gadis itu masih tetap menangis, hatinya sangat sakit mengingat kejadian siang tadi. Di mana dia memutuskan kekasihnya, lelaki yang sangat ia cintai.


"Kau tahu aku juga sakit mengatakan hal itu padamu. Tapi hal itu buat aku sadar kalau kita emang nggak di takdirkan untuk bersama."


"Nevan aku mencintaimu sangat-sangat mencintaimu. Tapi aku tidak bisa kembali bersamamu karena gadis miskin ini tidak pantas untuk pangeran tampan sepertimu."


"Kau pantas untukku Onna, selamanya kau adalah wanita yang akan berdiri di sampingku, you are my destiny."


.


***Jadi gimana? Mau lanjut baca ini di sini apa di apk sebelah? follow Ig ku dulu ya🤭


@Nabilaputrii36_ Ig pribadi


@Nabilaputrii74_ Ig ku tentang penulisan.


Follow dua-duanya ya🤗🙏

__ADS_1


Sampai jumpa di cerita mereka di bulan September, kalau banyak yang mau aku up di sini, itu tadi syaratnya kalau nggak aku up di apk sebelah🤭***


__ADS_2