
Lux mulai berlari dengan cepat kearah suara itu. Setelah semakin dekat Lux mulai berhenti berlari dan mulai menutupi auranya terlebih dahulu agar tidak ketahuan.
Setelah itu dia segera mendekat secara perlahan kearah suara binatang itu. Saat dia sampai di jarak yang aman dengan lokasi bintang itu. Dia langsung memanjat salah satu pohon dan naik ke puncaknya.
Saat Lux sampai di puncak pohon dia melihat seekor ular hitam besar sedang bertarung dengan naga bumi. Kalau dunia Lux melihat naga bumi ini pasti mereka akan menyebutnya sebagai tyrannosaurus, berbeda dengan dunia ini yang menyebunya sebagai naga bumi.
Tetapi yang membuat Lux mengerutkan kening sebenarnya adalah ada salah satu binatang yang mirip kucing hitam, hanya yang membedakannya dengan kucing normal yang dilihat Lux diduniannya adalah kucing hitam ini lebih besar dari kerbau dan kucing hitam ini tergeletak ditanah tak bernyawa.
"AI analisis kedua binatang itu." Ucap Lux.
[Mulai Menganalisis...]
[Jenis : Phyton Hitam
Level : 8 (Mana Core Tahap Putih)
Kemampuan: Taring Racun dan Sisik besi]
[Jenis : Naga Bumi
Level : 8 (Mana Core Tahap Putih)
Kemampuan: Cakar Batu, Taring Besi, Sisik Batu, dan Nafas Naga.]
Melihat statistik mereka membuat Lux mengerutkan kening.
"Sepertinya aku belum bisa berurusan dengan mereka." Ucap Lux mengerutkan keningnya sambil mengawasi pertarungan mereka.
Berbeda dengan manusia, binatang buas selain memiliki mana, mereka juga unggul di fisik mereka sehingga apabila manusia dan binatang buas bertarung dilevel yang sama maka binatang buas akan lebih diunggulkan.
"Ngomong-ngomong AI saat peningkatan tahap meditasi kemampuan apa saja yang terbuka pada garis darahku dan kelasku?." Ucap Lux.
[Mulai Menganalisis.....]
[Tuan memiliki total 2 kemampuan.
Raining Angel Feathers (SS) adalah kemampuan yang mampu membuat sayap malaikat tuan berubah menjadi ribuan serangan bulu malaikat yang sangat tajam, hingga sisik nagapun dapat ditembus.
Sun (SSS) adalah kemampuan yang dapat membuat matahari. Bentuk dan ukuran matahari tergantung mana yang digunakan.]
Melihat kemampuan yang didapatnya, Lux menyeringai senang.
"Sepertinya aku memiliki peluang lebih sekarang. AI, berikan aba-aba yang pas agar aku dapat langsung melayangkan serangan kritis pada dua binatang buas itu." Ucap Lux sambil tersenyum melihat pertarungan dua binatang buas.
[Mulai Menganalisis....]
[Mulai memperhitungkan peluang....]
[Proses Selesai]
__ADS_1
Lux yang melihat layar transparan didepannya yang menunjukkan statistik dua binatang buas bertarung. Dibawah layar ada status tambahan yaitu peluang saat aku menyerang sekarang yaitu 20%.
"Hmm. Sepertinya aku harus menunggu lagi." Ucap Lux.
Luxpun segera terus mengamati pertarungan dua monster itu.
Setelah sekian lama menunggu. Lux akhirnya melihat sebuah kesempatan disana. Terlihat bahwa kedua binatang itu sudah sangat terluka, terutama Phyton Hitam yang mengalami luka paling kritis.
"Ehh?. Apakah ular itu akan melarikan diri?. Sepertinya aku memang harus menyerang sekarang." Gumam Lux sambil melihat statistik peluang didepannya yang sudah 90%.
Lux yang melihat ini langsung melebarkan sayap malaikatnya dan terbang menuju kearah dua binatang itu. Sesampainya disana, tanpa aba-aba Lux langsung mengeluarkan kemampuan hujan bulu malaikat.
"RAINING ANGEL FEATHERS."
Sayap malaikat Lux mulai menyebar diudara menjadi bulu putih dengan cepat dan kemudian ribuan bulu putih menyerang dua binatang buas itu.
Phyton Hitam dan Naga bumi yang sudah sangat kelelahan terkejut atas serangan yang tiba-tiba. Mereka berteriak marah dan putus asa, tetapi sayang sekali serangan Lux tidak berbelas kasihan, itu langsung menembus tubuh mereka dan bukan hanya itu, beberapa pohon disekitarpun tumbang oleh serangan Lux yang dahsyat.
Setelah beberapa saat debu mulai mereda dan menampakkan dua binatang yang tak bernyawa ditanah.
Lux yang melihat hal ini menyeringai puas. "Walaupun serangan ini telah menghabiskan setengah dari Manaku. Tetapi aku berhasil mendapatkan jackpot disini."
Lux kemudian mendekati dua bintang buas itu dan menyerap mereka dengan teknik Devournya. Sontak energi yang sangat besar masuk kedalam tubuhnya, setelah sekian lama Lux terkejut dengan energi yang belum habis-habisnya diserap.
"Ini?. Kalau seperti ini bisa-bisa aku menerobos ketahap kuning dengan mudah. Tetapi untuk sekarang sebaiknya aku harus memperkokoh fondasi mana coreku dulu." Ucap Lux. Diapun melanjutkan dengan posisi meditasi dan mulai memperkokoh fondasi mananya.
Setelah sekian lama Lux akhirnya berhasil menyerap semua energi dari dua binatang buas itu.
Lux mulai berdiri dan menggenggam tangannya dan berkata. "Walaupun aku tidak mencapai mana core tahap kuning, aku telah berhasil berada dipuncak mana core orange dan fondasiku juga sudah sangat kokoh."
Lux melihat kearah sumber suara dan disana hanya terdapat kucing hitam yang sudah mati. Tetapi Lux masih mendekat dan mencari sumber suara dan akhirnya dia menemukan seekor anak kucing hitam kecil yang lucu berada dibawah kucing besar itu.
"Eh, apakah mungkin induk kucing ini berusaha melindungi anaknya?. Hmmmm." Ucap Lux sambil melihat anak kucing yang menggeram marah pada Lux.
Lux mulai menunduk dan mengelus kepala kucing itu. Sontak anak kucing itu menggeram senang. "Miaw..."
Lux yang melihat hal ini tersenyum. "AI, analisis status kucing ini."
[Mulai Menganalisis.......]
[Status
Jenis : Kucing Bayangan
Level : 2 (Pembentukan Core Mana.)
Kemampuan: Mampu menyatu dengan bayangan (A), Teleportasi bayangan (Terkunci), Cakar Gelap (Terkunci) dan Mata Hipnotis (Terkunci).]
Melihat status kucing itu Lux tersenyum senang.
"Hooo. Kucing yang sangat berguna untuk dirawat. Kalau tidak salah untuk mengikat kontrak tinggal saling mengalirkan mana melalui pikiran." Ucap Lux sambil tersenyum.
Luxpun langsung mengangkat kucing itu dan mengarahkannya kekepalanya.
__ADS_1
Kucing kecil yang melihat tindakan Lux paham dan segera mengalirkan mananya juga.
Setelah sekian lama Lux dan Kucing kecil itu berhasil saling terikat kontrak. Lux yang merasakan ini sangat puas kemudian dia langsung berbicara kepada kucing kecil itu.
"Karena kamu sekarang terikat kontrak denganku bagaimana kalau kuberi nama?." Tanya Lux.
Kucing kecil yang paham segera membalas dengan mengeong senang. "Miaw, miaw miaw."
"Hmmm. Sepertinya kamu setuju. Baiklah akan kuberi nama kamu "Moon"." Ucap Lux
Kucing kecil itu senang atas pemberian nama Lux. Sementara itu Lux yang melihat peliharaan kontrak barunya sangat puas.
"Tapi bagaimana cara aku menyimpanmu, ya? Kalau aku menyimpanmu di Dimensional World, kamu pasti akan tidak betah berada disana?.." Lux berpikir.
Sementara itu kucing hitam yang melihat kebingungan Lux mulai mengeong lagi. "Miaw.."
Lux yang paham dengan ucapan Moon akibat ikatan kontrak, mengakat alisnya bingung. "Tenang saja?. Apa maksud dari perkataan Moon?"
Moon yang ditanya oleh Lux kemudian berubah menjadi bayangan dan menyatu dengan bayangan Lux.
Lux yang melihat hal ini tersontak kaget. "Astaga, ini sangat bagus. Tidak aku sangka dia mampu masuk didalam bayanganku. Moon apakah kamu bisa keluar sekarang?."
Mendengar ucapan Lux, Moon langsung keluar dari bayangan Lux lagi. "Miaw."
"Hahahaha. Sangat bagus Moon. Untuk sekarang kamu harus bersembunyi didalam bayanganku. Nanti saat aku panggil kamu boleh keluar." Ucap Lux.
Moon yang mendengar ucapan Lux paham dan langsung kembali lagi didalam bayangan Lux.
Lux yang puas dengan hasil yang dia dapat hari ini sangat senang dan segera akan pergi, tetapi hal yang tak terduga terjadi.
"Hoo. Ada makanan enak disini."
Sebuah suara muncul dibelakang Lux. Lux yang mendengar ucapan tiba-tiba yang ada dibelakangnya, ketakutan dan segera menjaga jarak.
Lux mulai berbalik dan melihat orang yang berbicara. Saat Lux melihat seekor serigala hitam yang sangat besar sedang menatapnya dengan senyum lapar.
"Apa-apaan?. Kenapa aku tidak menyadari kedatangannya?" Ucap Lux keringat dingin bercucuran ditubuhnya.
" Manusia. Biarkanlah aku memakanmu dengan tenang. Kalau kamu melawan itu akan lebih menyakitkan nanti." Ucap serigala hitam itu.
Lux yang mendengar ucapan serigala itu berkeringat dingin. "Apakah seekor binatang buas dapat berbicara?. Ughhh, sialan. AI analisis statusnya."
[Mulai Menganalisis.....]
[Kesalahan...... kekurangan Informasi....]
'Apa maksud kesalahan AI?. Setidaknya tunjukkan dia berada di tahap apa?.'
[Memproses ulang......]
[Informasi kurang....]
[Tahap kultivasi berada diatas tahap mana core putih.]
__ADS_1
'Apa?. Ini tidak mungkin. Apakah ada tahap diatas tahap putih?. Ugh, sialan, sialan. Sepertinya aku memang kekurangan informasi dan monster ini terlalu kuat. Aku harus mencoba melarikan diri.' pikir Lux dengan serius dan sedikit panik.