King Of Lux

King Of Lux
Chapter 88 Tahap Saint.


__ADS_3

*Istana Kerajaan Moon.


Terlihat diatas tahta duduk seorang wanita dengan perawakan dingin dan cantik. Dia melihat bawahannya dan bertanya. "Bagaimana?, apakah kamu sudah mengetahui siapa dalang yang membunuh utusan kami?."


Kun yang mendengar pertanyaan dari Ratunya gemetar ketakutan. "Yang mulia, maafkan hambamu ini karena tidak mengetahuinya. Tetapi berdasarkan spekulasi kami, aku curiga kerajaan Chaos dan Matahari adalah dalang dari kejadian ini?. Apalagi sekarang kerajaan Chaos dan Matahari bekerja sama untuk menaklukkan kerajaan Mesh."


Ratu kerajaan Bulan yang mendengar hal ini mengerutkan keningnya dengan dingin dan menekan Kun dibawah. Kun yang merasakan tekanan Ratunya kesulitan bernafas dan terus bersujud meminta maaf kepadanya.


Saat Kun semakin susah bernafas akibat tekanan dari Ratu Bulan. Tiba-tiba terdapat aura kuat diatas ibukota kerajaan Bulan.


Ratu kerajaan bulan langsung menghilangkan tekanannya dan menghilang ditempat. Kun langsung bernafas dengan lega dan berbaring dengan kelelahan.


Sementara Ratu kerajaan Bulan langsung muncul diatas langit dan melihat dua orang berjubah menatapnya. Kedua orang itu membawah dua peti mati dan bungkusan kain.


"Akhirnya sang ratu telah tiba." Teriak salah satu prajurit yang menjaga ibukota kerajaan dengan pandangan lega.


Ratu kerajaan bulan tidak menghiraukan kicauan prajuritnya dan pandangannya fokus ke arah dua pria berjubah itu.


"Siapa kalian?." Tanya Ratu Elf dengan dingin.


Dua orang itu tidak menjawab tetapi langsung melepaskan mayat di peti dan juga membuang bungkusan kain yang didalamnya terdapat kepala beberapa prajurit kerajaan Moon.


Ratu Elf yang melihat mayat para utusannya, mengerutkan keningnya dengan marah. "Ternyaman kamu yang telah membunuh para utusan kerajaanku. Segera katakan dari kerajaan mana kalian berdua?. Aku mungkin akan membunuh kalian berdua tanpa rasa sakit."


Bukannya menjawab, Lux tiba-tiba mengeluarkan teknik sihir dari kerajaan Matahari yang dia tiru saat membaca beberapa buku diberikan oleh Law.


"FIRE BURNING." Ucap Lux. Langsung melancar serangan api yang sangat kuat.


Ratu kerajaan bulan yang melihat hal ini mengerutkan alisnya. "Teknik sihir kerajaan Matahari?."

__ADS_1


Sebelum Ratu kerajaan Bulan bisa menghilangkan teknik Lux, dia tiba-tiba mengerutkan alisnya dengan marah saat melihat Lux dan Sev tiba-tiba ingin menghilang dengan pusaran gelap ruang.


"Bajingan, kamu ingin melarikan diri?. Serahkan nyawamu terlebih dahulu." Teriak Ratu Elf dan langsung melesatkan tebasan sinar bulan yang sangat ganas dan langsung menebas serangan api Lux.


Saat sisa serangan sinar bulan ingin menuju Lux itu tidak mengenainya dan hanya menembus tubuhnya. Lux dan Sev langsung menghilang di tempat.


"Sialan, Elemen ruang yang sangat kuat." Teriak Ratu kerajaan Bulan dengan muram.


Dia kemudian melihat mayat para utusan yang mati dan langsung memerintahkan para prajurit yang menonton untuk segera memindahkannya.


Para prajurit melaksanakannya dengan patuh dan membawa mayat para utusan untuk dimakamkan.


Ratu kerajaan Bulan langsung kembali ke istananya. Tetapi saat dia duduk kali ini dia tidak frustasi malah tersenyum menyeramkan.


"Hehehe. Apakah kamu pikir aku tidak tahu ini semua kerjaan Lion. Kamu ingin mengadu domba kerajaanku dengan kerajaan Matahari sementara kamu menonton dibalik layar." Ucap Ratu kerajaan Bulan dengan dingin.


Pada saat dia melihat dua pria berjubah itu dia pada awalnya sedikit curiga karena merasakan sedikit bau dari manusia dan suku beast. Tetapi saat mereka melesatkan teknik sihir dari kerajaan Matahari dan para utusan itu memiliki elemen Ruang yang sangat kuat dia akhirnya mengetahui siapa dalang sebenarnya.


Ratu kerajaan Bulan melihat Kun yang masih menunduk dibawah dengan takut. "Segera panggil para penatua untuk bertemu denganku. Kita akan segera berperang melawan kerajaan Beast."


Kun yang semula menunduk, segera menjawab dengan cepat. "Baik tuan." Kun segera berdiri dan melesat keluar dari ruangan istana.


....


Sementara itu Lux dan Sev penyebab dari ini semua, saat ini kembali ke kota Liber.


"Bagaimana tuan Lux?." Tanya Law.


"Untuk sekarang berjalan lancar. Kirim beberapa mata-mata di ke kerajaan Matahari, Chaos, Bulan dan Beast. Untuk rencana selanjutnya tergantung dari ikut campur empat kerajaan ini." Ucap Lux.

__ADS_1


Law yang mendengar ucapan Lux mengangguk dan segera memerintahkan putranya untuk mengatur semuanya.


"Tuan Law, untuk sementara aku akan menerobos. Jadi kalau keperluannya tidak terlalu penting. Aku mohon ingin tidak di ganggu." Jawab Lux dan ingin segera pergi keruang tertutup untuk menerobos. Kebetulan dia menemukan sesuatu yang menarik didalam salah satu pembendaharaan Marquez Pev.


"Baik tuan Lux. Tuan silahkan istirahat, untuk sementara biar aku yang mengatur jalannya rencana." Jawab Law.


Lux mengangguk dan kemudian beranjak pergi ke salah satu kediaman. Setelah dia sampai dia langsung masuk di salah satu ruangan tempat dia istirahat. Dia kemudian mulai masuk dan langsung menutup ruangan.


Lux kemudian duduk bersila dilantai dan mengeluarkan darah Wyvren, darah Salamander, eye dragon grass, Void Fruit dan yang terakhir adalah apa yang dia dapatkan dari pembendaharaan Marquez Pev. Itu adalah inti dari hewan buas tahap abadi.


"Hehehe. Akhirnya aku telah mengumpulkan bahan yang diperlukan untuk membuat resep ramuan darah Naga Sejati yang dibuat oleh AI." Ucap Lux dengan senang.


Selama Lux berada di alam tersembunyi. Dia telah lama mendalami Alkemis, Smith dan Runemaster. Dari salah satu hasil pembelajarannya dia telah membuat resep ramuan yang sangat menantang langit. Itu adalah ramuan darah naga Sejati, yang di dalamnya membutuhkan inti binatang buas tahap abadi sebagai bahan khususnya dan untuk sisa bahan lainnya itu tidak terlalu sulit didapatkan.


Lux mulai mengeluarkan mananya dan langsung membenamkan seluruh bahan. Bahan tersebut melayang diudara dan mulai dilarutkan menjadi cairan.


Setelah beberapa menit bahan telah selesai dilarutkan. Setelah itu mulai proses pencampuran. Lux menggunakan teknik Runemaster untuk membantu kinerja pencampurannya.


Lux segera menggigit jarinya dan mulai menggambar simbol Rune di udara. Segera simbol Rune muncul dan menggabungkan darah dan inti binatang ke bahan yang telah di cairkan. Tidak berlangsung lama cairan itu mulai menyatu dan mengeluarkan kilau cahaya yang dahsyat.


Cahaya yang dahsyat itu mulai menghilang dan memperlihatkan cairan darah emas yang sangat menekan.


Lux yang melihat hal ini sangat terkejut. "Sungguh darah yang sangat mendominasi, jadi ini darah naga Sejati. Aku merasa garis keturunanku sangat lapar sekarang."


Lux melihat ramuan darah naga Sejati itu dengan pandangan lapar, seakan melihat menu utama dalam makanan. Tanpa berbasa basi lagi dia mulai melahap ramuan darah naga Sejati itu.


Tidak berlangsung lama tubuhnya mulai memanas dan Lux mengeluarkan nafas yang sangat panas.


Segera mana Lux mulai meningkat dengan gila-gilaan, semula dia yang berada ditahap Peleburan Mana Tahap awal meningkatkan menjadi tahap menengah dan masih terus bertambah ke tahap tinggi, Puncak hingga akhirnya menerobos ke tahap Saint awal.

__ADS_1


Tetapi ternyata Lux yang semula berpikir bahwa dia hanya akan menerobos ketahap Saint awal, terkejut saat melihat bahwa tahap Mananya terus bertambah hingga ketahap menengah dan dan akhirnya berhenti ketahap Puncak Saint.


Lux mulai membuka matanya dan menghela nafas segar. Dia melihat perubahannya dengan pandangan puas.


__ADS_2