King Of Lux

King Of Lux
Chapter 78 Elder Telor


__ADS_3

*Dunia Core


Dihutan terlarang saat ini terlihat riak luar angkasa yang terbuka.


Jelang beberapa menit akhirnya seorang pria dengan perawakan yang sangat tampan keluar. Dia melihat sekelilingnya dan tidak bisa tidak melengkungkan bibirnya dan tersenyum.


"Sudah lama aku tidak kembali kedunia ini. Kalau bukan karena kerajaan Beast, aku pasti tidak akan terlalu lama bersembunyi didalam alam tersembunyi." Ucap pria itu yang ternyata adalah Lux.


Lux kemudian berpikir dan melihat ke suatu lokasi yang merupakan lokasi kerajaan Beast. "Tunggu saja, pembalasan berikutnya akan menghancurkan kalian semua."


"Tetapi sebelum itu aku terlebih dahulu harus mencari lokasi yang pas untuk mengumpulkan pasukan tambahan. Aku tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan Heaven Armyku, aku terlebih dahulu harus mencari informasi mengenai Kerajaan Beast sebelum melancarkan serangan."


"Untuk itu saat ini aku memerlukan sebuah tempat untuk merancang strategi. Menurut informasi dari AI, benua timur saat ini memiliki Lima kerajaan yang berkuasa. Yang pertama kerajaan Beast, yang kedua kerajaan Chaos, yang ketiga kerajaan Moon, yang keempat kerajaan Matahari dan yang terakhir kerajaan Mesh."


"Sepertinya aku tidak bisa menetap di kerajaan Chaos, Matahari dan Moon, karena aku telah membunuh utusan ketiga negara itu di alam tersembunyi. Potensi aku akan ditemukan juga pasti tinggi, jadi satu-satunya kerajaan yang terakhir adalah kerajaan Mesh."


"Kalau aku tidak salah kerajaan Mesh merupakan kerajaan manusia selain kerajaan Matahari di benua timur, tetapi karena konflik yang berkepanjangan dengan kerajaan Matahari dan Chaos membuat kekuatan negara tersebut melemah."


"Hmm. Jadi kerajaan Mesh memang kerajaan yang paling cocok untuk aku menetap sekarang."Lux berpikir dan menetapkan tujuannya di kerajaan Mesh.


Sepertinya sekarang adalah saat yang tepat untuk mengetes kemampuan baruku.


"HEAVEN ARMY: PEGASUS." Ucap Lux.


Sontak gerbang emas muncul diudara tipis dan kemudian perlahan terbuka dan seekor Pegasus putih keluar dari dalam gerbang dan berteriak dengan perkasa.


*Teriak


Pegasus itu mulai melebarkan sayapnya dan muncul didepan Lux. Setelah muncul di depan Lux. Dia mulai menekuk lututnya dan memberi hormat kepada tuannya.


Lux yang melihat hal ini tersenyum puas dan kemudian menghilang dan muncul diatas Pegasus putih itu untuk menungganginya.


"Baiklah. Segera berangkat kearah kerajaan Mesh." Perintah Lux kepada Pagasus.


Pegasus yang mendengar perintah tuannya segera berteriak lagi dan kemudian melebarkan sayap putihnya dan terbang menuju kearah kerajaan Mesh.

__ADS_1


.....


Sementara Lux yang masih dalam perjalanan menuju kearah kerajaan Mesh. Saat ini kerajaan Chaos dan Matahari sedang melakukan pertemuan.


"Bagaimana Yang Mulia Geno?. Apakah kamu menyetujui dengan rencana dan pembagian ini?." Tanya Raja kerajaan Chaos.


Geno yang merupakan Raja dari kerajaan Matahari berkata dengan tenang. "Hehehe. Rencana yang dibuat oleh yang mulia Lucifer memang sangat bagus dan aku sangat menyetujuinya, tetapi sebelum kita melaksanakan kerjasama kita, terlebih dahulu aku ingin bertanya kepada yang mulia Lucifer."


"Silahkan yang mulia Geno." Ucap Lucifer mempersilahkan.


Geno yang mendengar balasan Raja kerajaan Chaos tersenyum dan kemudian berkata. "Apakah kerajaan kalian yang telah mendapatkan Alam tersembunyi dan membunuh utusan kerajaan kami?."


Lucifer yang mendengar pertanyaan ini segera mengerutkan keningnya dengan sedikit marah. "Tuan Geno berhentilah berbicara omong kosong. Aku sudah cukup toleran membiarkan alam tersembunyi itu berada di bawah yurisdiksimu. Jadi berhentilah menfitnah dan memprovokasi kami seperti ini."


Geno yang semula senyum pada awalnya langsung marah atas ucapan Lucifer.


"Lucifer. Jangan pikir karena kamu seorang bangsawan Lucifer dari benua tengah aku akan takut untuk membunuhmu."


Lucifer yang mendengar hal ini semakin marah kemudian mengeluarkan aura gelap yang sangat mengerikan. "Tuan Geno. Apakah kamu masih ingin bekerjasama?. Kalau kamu tidak ingin, biar aku membunuhmu disini sebagai biaya pembatalan."


"Hoo. Apakah seperti itu?." Tanya Geno dengan dingin.


Kedua belah pihak sekarang sudah mulai siap untuk melayangkan serangan satu sama lain.


Sementara itu para jenderal dan bawahan yang berdiri dibelakang kedua Raja itu sudah siap untuk menyerang juga.


Saat pertarungan akan segera pecah, tiba-tiba seseorang yang mengenakan pakaian khas seperti seorang penyihir muncul.


Dia berdiri dihadapan Lucifer dan Geno dan menatap mereka dengan dingin.


"Apakah saya datang pada waktu yang tepat?." Tanya orang tua itu.


Lucifer dan Geno yang semula siap untuk berkonflik terkejut dengan kemunculan seseorang diruang rahasia yang sudah di tanamkan Rune level 6 dengan mudah.


Geno yang tersadar terlebih dahulu segera berdiri dan melihat orang itu dengan serius. "Siapa kamu?, Berani-beraninya kamu masuk kesini tanpa izin."

__ADS_1


Lucifer yang masih duduk saat ini juga mengerutkan keningnya saat melihat orang ini. Dia merasa bahwa orang ini tidak sederhana.


"Hohoho. Baru kali ini aku mendengar pertanyaan seperti itu kepadaku." Ucap orang itu dan kemudian segera melepaskan jubah penyihirnya. Saat dia membuka jubah penyihirnya, dia memperlihatkan wajah yang agak tua, serta sebuah seragam yang dibagian dada kirinya terdapat lencana bintang tiga dan juga namanya.


Lucifer dan Geno yang semula menatap orang tua itu dengan waspada. Terkejut dan segera bersujud dan memohon maaf.


"Maafkan atas kelancangan mahluk yang rendahan ini tuan Elder telor." Ucap Geno dengan keringat dingin yang menetes.


Sementara Lucifer yang berada disampingnya juga meminta maaf dengan keringat dingin yang menetes.


Elder telor yang melihat hal ini tidak memiliki ekspresi senang maupun marah tetapi dia langsung menatap para bawahan yang berada di belakang Lucifer dan Geno.


Geno dan Lucifer yang melihat hal ini segera berteriak.


"Apa yang telah kalian lakukan segera bersejud dan meminta maaf kepada tuan telor." Teriak Geno dan Lucifer secara bersamaan.


Para bawahan yang dibelakang Geno dan Lucifer langsung tersadar dan segera bersujud menuruti permintaan Raja mereka.


Telor yang melihat hal ini tersenyum dan kemudian duduk ditempat Geno duduk dan kemudian berkata.


"Sebenarnya aku datang kesini secara mendadak kerana aku membutuhkan sesuatu dari kedua Raja saat ini. Apakah aku tidak mengganggu kepentingan Kelian berdua?."


Geno dan Lucifer yang mendengar hal ini segera sadar dan kemudian berkata. "Tidak apa-apa tuan. Kami sangat bahagia apabila direpotkan oleh tuan telor."


"Baiklah. Sebelum itu bagaimana penaklukan kerajaan Mesh?, bocah balor Lucifer dan Kelp Geno?."


Raja Geno dan Lucifer ingin segera menjawab tetapi tiba-tiba prajurit Lucifer yang berada dibelakangnya berteriak dengan marah.


"Berani-beraninya kamu menyebutkan nama Raja kami seperti itu." Teriak salah satu bawahan.


Lucifer yang mendengar hal ini segera berteriak dengan marah. "Kork, beraninya kamu."


Lucifer segera bergerak dan langsung menebas kepala Kork ditempat dan kemudian kembali meminta maaf kepada telor.


"Maafkan aku tuan telor karena tidak mendisiplinkan anak buahku dengan baik. Aku pantas dihukum." Teriak balor Lucifer.

__ADS_1


Telor yang mendengar ucapan balor tanpa ekspresi dan kemudian berkata. "Tuan Lucifer tidak perlu meminta maaf. Sekarang yang harus kamu jawab adalah pertanyaanku tadi."


__ADS_2