
Disebuah ruang yang sedikit mewah dengan gaya kamar yang sedikit seperti gaya Asia. Terlihat seorang pria tertidur lelap, seluruh badan, kaki dan kedua tangannya telah diperban. Laki-laki itu memiliki ciri-ciri rambut emas dan wajah yang menawan. Dia ternyata adalah Lux Fos yang sedang tidur.
[Proses penyerapan Selesai....]
[Mulai menggabungkan mana..]
Tubuh Lux tiba-tiba bercahaya dan semua kondisi fisiknya yang terluka parah perlahan sembuh.
Setelah beberapa saat Lux mulai mengerutkan matanya beberapa kali hingga dia akhirnya membuka matanya.
"Ugh, kepalaku sakit. Dimana sekarang aku?. Eh, Tanganku yang terputus pulih kembali." Ucap Lux sedikit bingung dan senang pada saat yang bersamaan.
"Oh, kamu sudah bangun rupanya. Fufufu, sepertinya efek obatnya bekerja dengan baik."
Lux bangun dan melihat orang yang berbicara. Dia terkejut saat melihat orang tersebut. Seorang gadis cantik dengan pakaian s*xy, tubuh yang luar biasa, tetapi yang membuat Lux membuka mulutnya sedikit adalah dikepalanya terdapat telinga rubah dan bokongnya memiliki sembilan ekor yang terus bergoyang-goyang.
"Sangat cantik." Ucap Lux tampa sadar.
Gadis rubah itu sedikit memerah mendengar ucapan Lux. "Fufufu. Astaga, aku sangat senang mendengar ucapanmu itu. Sepertinya rencana kedepannya akan berjalan mulus."
Lux yang mendengar ucapan gadis rubah itu sedikit bingung dan berkata. " Rencana kedepannya?"
Gadis rubah itu tersenyum misterius dan berkata. " Kamu akan mengetahuinya setelah kamu pulih. Sekarang istirahatlah dulu"
Lux yang mendengarnya menjadi makin bingung. "Ngomong-ngomong dimana kita sekarang ini, kalau boleh tahu nona?"
"Panggil aku Yasaka biar lebih akrab dan untuk pertanyaanmu itu, kita berada disukuku sekarang." Ucap Yasaka sambil tersenyum menatap Lux.
"Baik Nona Yasaka." Balas Lux canggung dan berkeringat dingin.
'ugh, ini semakin membingungkan. Tidak bisakah dia memberikan informasi yang lebih spesifik. AI, analisis gadis rubah ini.' Gumam Lux didalam pikirannya.
[Menganalisis......]
[Analisis gagal.... Kemampuan diluar batas informasi..]
'apa?, Lagi. Sialan, tidak aku sangka gadis rubah ini akan sama kuatnya dengan serigala hitam itu atau bahkan mungkin lebih kuat." Gumam Lux didalam pikirannya.
Sementara itu Yasaka yang melihat pikiran rumit Lux, menyeringai dan tersenyum. "Tenang saja, istirahatlah dulu sekarang. Setelah kamu pulih aku akan memberitahukan semua informasi yang kamu inginkan."
Lux yang mendengar ucapan Yasaka yang tiba-tiba tersenyum malu. "Ah, terimakasih Nona Yasaka."
"Baiklah, kalau seperti itu aku pergi dulu. Pelayanku akan segera datang kesini menyiapkan makan untukmu." Ucap Yasaka yang kemudian pergi meninggalkan ruangan.
Sementara Lux hanya bisa bernafas pasrah dan berbaring kembali ditempat tidur.
"AI, statusku." Gumam Lux
[Mulai Menganalisis.....]
[Status
Nama : Lux Fos
Umur : 18 Tahun
Kelas : Light Monarch (EX)
Sub Kelas : Smith Level 4
Garis Darah : Golden Crow (EX) 60%
Kekuatan : 106
Kelincahan : 200
Fisik : 106
Mana : 1000020
Tahap Meditasi Mana : Mana Core Tahap Perak.
Element : Cahaya, Api, Tanah, Logam, Ruang dan Waktu.
Kemampuan :
1.The Eye of Space and Time (??)
Golden Fire (SS)
__ADS_1
Ledakan Cahaya (A)
Dimensional World (S)
Devour (SSS)
Sayap Malaikat (S)
Time Break (S)
Raining Angel fethers (SS)
Sun (SSS)
Golden Crow Claws (SS)
Sayap Gagak Emas (SS)
Light Armor (SSS)
Light Sword (SS)
Regenerasi Tubuh (SSS)
Recovery (SS)
Gate (SSS)
Time Area (SSS)
Artefak:
Pedang penghancur jiwa (S)
]
[Ditemukan empat kemampuan yang dapat difusikan yaitu yang pertama Sayap Malaikat dan Sayap Gagak Emas, yang kedua Pedang Cahaya dan pedang penghancur jiwa.]
"Perjalanan ini tidak sia-sia, aku tidak menyangka akan berada ditahap perak sekarang. Bukan hanya itu aku mendapatkan kemampuan baru juga dan yang menarik adalah Regenerasi Tubuh dan Recovery. Dengan ini aku tidak perlu khawatir lagi tubuhku terluka dan aku juga dapat menyembuhkan orang. Hehehehe." Lux menyeringai senang.
Kemudian dia menfokuskan pandangannya pada kemampuan yang bisa difusikan dan segera mengkonfirmasinya. " Segera Fusikan AI."
[Memulai Proses Fusi....]
[Proses Selesai]
[Selamat kepada tuan rumah pedang penghancur jiwa tuan berubah menjadi Heaven Slayer Sword (Abadi).]
[Selamat Sayap tuan berubah menjadi Heavens Wings (SSS).]
[Selamat kepada tuan rumah Raining Angel fethers telah berubah menjadi Raining Heaven Fethers(SSS).]
"Hahahaha. Luar biasa, tidak aku sangka aku akan mendapatkan jackpot. AI, statuku sekarang."
[Status
Nama : Lux Fos
Umur : 18 Tahun
Kelas : Light Monarch (EX)
Sub Kelas : Smith Level 4
Garis Darah : Golden Crow (EX) 60%
Kekuatan : 106
Kelincahan : 200
Fisik : 106
Mana : 1000020
Tahap Meditasi Mana : Mana Core Tahap Perak.
__ADS_1
Element : Cahaya, Api, Tanah, Logam, Ruang dan Waktu.
Artefak : Heaven Slayer Sword (Abadi)
Kemampuan :
1.The Eye of Space and Time (??)--Lotus berdaun tiga.
Golden Fire (SS)
Ledakan Cahaya (A)
Dimensional World (S)
Devour (SSS)
Heavens Wings (SSS)
Time Break (S)
Raining Heaven Fethers (SSS)
Sun (SSS)
Golden Crow Claws (SS)
Light Armor (SSS)
Regenerasi Tubuh (SSS)
Recovery (SS)
Gate (SSS)
Time Area(SSS).]
"Ngomong-ngomong AI, ada beberapa kemampuan yang membuatku bingung yaitu seperti Gate dan Time Area?. Juga Devour sama Api Emas yang berubah kemampuannya menjadi level SSS dan SS?. Bisakah kamu menjelaskannya?."
[Perubahan Level kemampuan itu terjadi karena garis darah tuan rumah yang semakin tinggi.]
[kemampuan Gate adalah salah satu kemampuan The Eye of space and time yang mampu membuat gerbang Teleportasi ke lokasi yang pernah dikunjungi oleh tuan rumah. Tidak terbatas hanya satu orang saja.]
[Kemampuan Time Area adalah salah satu kemampuan The Eye of space and time yang dapat mengendalikan waktu diarea persepsi yang tuan rumah inginkan. Penggunaan jangka panjang tergantung kapasitas Mana tuan rumah.]
"Hmm, jadi seperti itu. Aku tidak boleh terlalu terbawa suasana. Akibat dari keangkuhanku sendiri aku hampir mati oleh serigala hitam itu dan juga sepertinya aku harus mengumpulkan banyak informasi. Selama ini aku berpikir kekuatan tertinggi adalah mana core putih ternyata aku salah. Hah" Ucap Lux sambil menghela nafas.
Saat Lux berbaring sambil memikirkan rencana kedepannya tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar Lux.
*Tok tok tok
"Tuan, aku adalah pelayan yang mengantarkan makanan." Ucap pelayan itu.
Lux yang mendengarnya segera mempersilahkannya masuk. "Silahkan masuk."
Lux melihat seorang pelayan gadis dengan telinga dan ekor kucing masuk mengantarkan makanan.
"Silahkan letakan saja makanannya diatas meja." Ucap Lux kepada pelayan itu.
Pelayan itu yang mendengar ucapan Lux segera meletakkan makanannya diatas meja. Lux yang melihat makanannya sudah sampai Langsung berdiri.
"Hah, mau di kastil Fos ataupun disini kenapa makanan mereka hambar semua. Apakah dunia ini tidak memiliki cita rasa pada makanan?. Sudahlah lebih baik aku menyantapnya saja. Aku sudah sangat lapar..." Saat Lux ingin segera memakan makanannya ternyata dia baru sadar bahwa masih ada pelayan kucing itu yang belum pergi.
Lux melihat gadis kucing itu menatap makanannya dengan air liur yang berjatuhan dibibirnya.
"Nona apakah kamu baik-baik saja?." Tanya Lux.
Pelayan tersebut yang ditanya oleh Lux langsung sadar dengan wajah yang malu.
"Ah, tidak ada tuan. Maafkan kekasaraaan haaah..." Ucap Gadis itu dan kembali menatap makanan Lux dengan lapar.
Lux yang melihat gadis kucing ini yang tidak mau keluar malah terus menatap makanannya membuat Lux mengakat alisnya.
"Hah, kemarilah makan bersamaku." Ucap Lux sambil mempersilahkan gadis itu makan bersamanya.
Gadis pelayan itu yang di persilahkan oleh Lux makan bersamanya langsung senang.
"Benarkah tuan?, Terimakasih banyak. Kalau begitu aku tidak akan sopan." Ucap gadis itu kemudian langsung memakan makanan Lux duluan sebelum dia.
__ADS_1
Lux yang melihat ini memiliki urat dikepalanya berusaha menenangkan dirinya. Kemudian dia ikut makan bersama gadis kucing itu.