
Setelah Lux menyelesaikan teknik Devournya. Dia merasakan gejolak energi yang masuk ke tubuhnya dengan cepat. Setelah beberapa menit dia akhirnya Berhasil menembus puncak Mana Core tahap Perak.
Teknik Devour Lux mengalami perubahan yang signifikan, berkat kenaikan tahap mananya, sehingga membuat dia mempu menyerap energi bukan hanya menggunakan tangan lagi, tetapi dia bisa menyerap energi pada jarak sepuluh meter darinya.
"Luar biasa. Kalau terus seperti ini aku bisa menembus tahap Mana Core Putih dengan cepat. Walaupun fondasiku tidak kokoh, itu dapat diperkokoh dengan menggunakan teknik gagak emas berkepala tiga." Ucap Lux dengan semangat.
Sementara itu Yasaka dan yang lainnya masih melihat Lux dengan terkejut.
"Bukannya itu teknik iblis." Ucap Kasuki ragu.
Lux yang mendengar ucapan Kasuki terkejut dan segera berbalik dan dia melihat pandangan mereka kepadanya sedikit ragu.
Saki, Kasumi dan Karoka mengerutkan keningnya. Berbeda dengan para pengawal yang saling berbisik.
Sementara Yasaka yang melihat teknik Lux segera menundukkan kepalanya dan menghampiri Lux sambil berjalan.
Lux yang melihat ini berkeringat dingin. Berbeda dengan Kasumi yang sangat senang saat melihat ini.
'kukuku. Tamat riwayatmu manusia. Yasaka-sama sangat membenci hal yang berhubungan dengan iblis.' Gumam Kasumi dipikirannya.
Saat Yasaka semakin dekat dengan Lux, semua orang disana tegang kecuali Kasumi yang menyeringai senang.
"Lux." Ucap Karoka dengan tenang.
Lux yang mendengar ini semakin tegang tetapi dia tetap menjawab.
"Iya." Balas Lux.
Yasaka kemudian mendekat lagi hingga dia dan Lux tinggal berjarak beberapa centimeter. Dia kemudian mengangkat kepalanya dan menatap Lux dengan matanya yang berbentuk hati.
"Aku akan tetap mencintaimu walaupun kamu menjadi iblis sekalipun." Ucap Yasaka kemudian memeluk Lux sambil mengoleskan kepalanya dileher Lux.
Lux yang melihat ini tersenyum canggung dan hanya bisa membalas pelukan Yasaka.
Sementara itu bawahan Yasaka yang melihat hal ini tercengang, terutama Kasumi yang hampir menggigit lidahnya karena terkejut.
"Yasaka-sama, apakah tidak apa-apa dengan ini?." Tanya Kasumi ragu.
Yasaka yang mendengar pertanyaan Kasumi segera berbalik dan menatapnya. Kasumi yang ditatap oleh Yasaka segera diam dan cegukan di tempat.
Sementara itu Lux yang melihat situasi ini, berpikir ini tidak baik. Jadi dia segera menjelaskan kepada bawahan Yasaka.
"Sebenarnya aku tidak ingin memperlihatkan kalian mengenai hal ini. Tetapi karena ini menyangkut kepercayaan kalian, aku akan segera menjelaskan tentang teknik ini. Teknik ini sebenarnya berasal dari garis keturunanku." Ucap Lux yang kemudian mengeluarkan Heaven's Wing's kepada semua orang.
Segera Sayap berwarna emas muncul dipunggung Lux. Sayap itu sangat panjang dan lebar, sehingga menyebabkan angin bergelombang disekitar sayap Lux saat dikepakkan.
Suku Rubah selain Yasaka segera ditekan garis keturunan mereka saat Lux mengeluarkan sayapnya. Mereka segera bersujud berusaha menahan tekan ini.
Lux yang melihat ini segera membubarkan Sayapnya kembali, sehingga membuat bawahan Yasaka kembali pulih.
Saki yang pulih duluan dari tekanan Lux segera berkata dengan terkejut. "Garis keturunannya sama dengan Nona Yasaka yaitu garis keturunan Abadi."
"Juga bukankah itu sayap gagak, Tetapi kenapa berwarna Emas?" Ucap Kasumi dengan semangat. Dia senang karena Lux ternyata bukan manusia seutuhnya, jadi dia senang dengan informasi ini.
Kembali ke para bawahan Yasaka. Selain Saki dan Kasumi yang terkejut. Ternyata Kasuki, Karoka dan para pengawal yang mendengar ucapan Saki juga terkejut.
Sementara Yasaka semakin senang saat mengetahui bahwa Lux memiliki garis keturunan yang sejajar dengannya.
"Lux, tidak aku sangka kamu memiliki Garis keturunan Abadi juga. Aku menjadi penasaran nanti bagaimana anak kita jika dia lahir." Ucap Yasaka senang sambil melamunkan anaknya dengan Lux nanti.
Lux yang mendengar ucapan Yasaka hanya bisa tersenyum canggung.
Sementara itu Saki yang melihat ini sangat senang dan segera berteriak. "Kejayaan bagi suku Rubah."
Semua bawahan Yasaka segera mengikuti ucapan Saki.
"Kejayaan bagi suku Rubah." Teriak mereka.
Setelah mereka sedikit merayakan atas hubungan Yasaka dan Lux mereka segera melanjutkan perjalanan kembali.
__ADS_1
..
Setelah Satu hari perjalanan mereka akhirnya sampai di Istana kerajaan Beast. Disana mereka disambut oleh pengawal kerajaan dan diarahkan di kediaman untuk beristirahat, sebelum mereka bertemu Raja Lion.
Tetapi saat mereka akan berjalan menuju ke kediaman, tiba-tiba ada yang menghadang mereka. Itu adalah Pangeran Otar dan Yamada.
"Wah, wah. Lihat disini bukankah ini Yasaka sayangku." Ucap Otar dengan seringai mesum.
"Hehehehe. Yang mulia tidak boleh hanya menyebutkan Yasaka saja. Bukankah disini ada bawahannya juga yang cantik disini." Ucap Yamada sambil menjilat bibirnya.
Lux yang mendengar ucapan mereka mengerutkan keningnya, terutama ucapan Otar. "AI, analisis status mereka berdua."
[Mulai Menganalisis....]
[Status
Nama : Otar Tamarin
Kelas : Magic Fighter.
Elemen : Api, Bumi dan Cahaya.
Garis darah : Singa Emas.
Kekuatan : 400
Kecepatan : 300
Fisik : 700
Mana : 2.000.000
Tahap Meditasi : Peleburan Mana (Menengah)
Karakteristik : Kejam, Bejat, Dingin dan Pemarah.
[Status
Nama : Yamada Hiraishi
Kelas : Magic Fighter.
Elemen : Gelap.
Garis darah : Serigala Gelap.
Kekuatan : 400
Kecepatan : 600
Fisik : 800
Mana : 4.000.000
Tahap Meditasi : Saint (Awal)
Karakteristik : Kejam, Bejat, Licik, dan Pengecut.
Kelemahan : Karena Mana Core yang bercampur dengan energi iblis, menyebabkan tubuh rentan terhadap elemen Cahaya dan Api.]
Saat Lux melihat status mereka, Lux mengangkat alis yang bagian kanan. 'Hmm, Yamada ini tidak aku sangka memiliki energi iblis di mananya. Pantas saja sesuatu didalam diriku sangat ingin menghancurkannya. Ternyata penyebabnya karena ini. Juga bukankah Iblis sangat dilarang di kerajaan ini.'
Saat Lux dalam lamunannya, Yasaka dan bawahannya yang mendengar ucapan pangeran Otar dan Yamada mendengus jijik.
"Pangeran Otar tolong jaga omonganmu. Aku adalah seorang kepala suku disini jadi mohon berbicara dengan sopan." Ucap Yasaka dingin.
"Hehehehe. Itu tidak akan lama lagi, setelah pertemuan ini, kamu akan menjadi milikku." Ucap Otar dengan nada mengejek sambil mendekat kearah Yasaka.
Saat dia semakin dekat dengan Yasaka, tiba-tiba Lux mengambil pinggang Yasaka dan memeluknya.
__ADS_1
"Maafkan aku karena mengecewakan pangeran. Yasaka adalah istriku, jadi saya harap bajingan mesum sepertimu, menjaga ucapannya." Ucap Lux dengan dingin.
Yasaka yang mendengar ucapan Lux sangat senang. "Dia ingin sekali memeluk dan mencium Lux sekarang."
Sementara itu Otar yang melihat tindakan Lux yang tiba-tiba sedikit terkejut. Tetapi yang membuatnya terkejut dan marah adalah ucapannya selanjutnya.
"Kenapa ada seorang Manusia disini?. Biar aku bunuh manusia ini dulu sebelum kita membahas langkah lebih lanjut Yasaka." Ucap Otar sambil mengeluarkan auranya.
Yasaka yang mendengar ucapan Otar sangat marah dan segera mengeluarkan auranya balik. "Pangeran, jangan menguji kesabaranku."
Otar yang merasakan aura Yasaka berkeringat dingin, tetapi dia tidak mau mundur dan segera berkata kepada Lux.
"Manusia, Apakah kamu seorang pria yang bersembunyi dibawah pantat wanita?. Segera kemari dan lawan aku sendiri." Ucap Otar.
Lux yang mendengar ucapan Otar mengerutkan keningnya. Dia sudah cukup sabar dengan ucapan Otar yang pertama, tetapi ucapannya kali ini berhasil membuat Lux tambah marah.
Saat Lux akan segera melangkah berhadapan dengan Otar. Tiba-tiba ada suara yang membuat mereka berhenti ditempat.
"Otar, berani-beraninya kamu menghalau tamuku. Apakah kamu sudah tidak menghormati Ayahmu sebagai seorang Raja." Ucap Raja Lion yang kemudian mengeluarkan aura yang menyesakkan.
Otar yang melihat kedatangan Ayahnya segera berhenti dengan tidak mau. Tetapi tiba-tiba Yamada yang berada dibelakangnya menepuk pundaknya.
"Otar-sama, sebaiknya kita mundur dulu sekarang." Ucap Yamada.
Otar yang mendengar ucapan Yamada segera mengangguk dan beranjak pergi, sambil menatap Lux dengan permusuhan.
Sementara itu Lux yang ditatap oleh Otar tidak menghiraukannya dan malah menatap Tajam Raja Lion. Sambil mengerutkan keningnya dia bergumam dalam pikirannya.'AI, perlihatkan status.'
[Mulai Menganalisis..]
[Status
Nama : Lion Tamarin
Kelas : Magic Fighter.
Elemen : Api, Bumi, dan Cahaya.
Garis darah : Singa Emas.
Kekuatan : 1000
Kecepatan : 900
Fisik : 1300
Mana : 8.000.000
Tahap Meditasi : Saint (Puncak)
Karakteristik : Licik, Hati-hati, Tegas, dan Tenang dalam menghadapi masalah.
Kelemahan : Karena sifat kehati-hatiannya menyebabkan dia tidak disukai oleh banyak bangsawan Kerajaan Beast.]
Lux yang melihat statusnya mengerutkan keningnya.
'Kekuatannya berada diatas Yasaka.' Gumam Lux dengan dingin.
"Maafkan aku nona Yasaka karena menyebabkan masalah kepada anda. Kalian semua dapat segera beristirahat sebelum besok kita akan membahas beberapa masalah tentang diundannya anda kesini." Ucap Raja Lion sambil menatap Yasaka tanpa mengubah ekspresinya.
Yasaka yang mendengar permintaan maaf Raja segera menunduk dan membalasnya. "Yang mulia tidak perlu memasukkannya ke hati. Aku tidak terlalu mempermasalahkannya."
"Syukurlah kalau seperti itu. Kalau begitu para pengawal akan segera mengantarkan kalian ke kediaman yang sudah disiapkan." Ucap Raja, kemudian mengarahkan pengawal agar segera mengantarkan Yasaka dan bawahannya.
Yasaka yang melihat ini segera berpamitan dengan Raja, sebelum akhirnya menuju ke kediaman yang sudah disiapkan.
Sementara itu setelah Yasaka dan bawahannya pergi. Raja Lion menatap punggung Lux dengan serius.
"Bocoh itu sepertinya bukan orang sembarang. Mata Suciku bahkan tidak dapat menembus tubuhnya. Sepertinya aku harus melakukan perubahan rencana." Gumam Raja Lion sebelum kembali menuju istana kerajaan.
__ADS_1