King Of Lux

King Of Lux
Chapter 90 Peperangan 2


__ADS_3

'Ugh, sialan. Ada apa sebenernya dengan pihak kerajaan Chaos. Apakah mereka ingin kerajaan mereka hilang dari benua timur ini?. Berani-beraninya mereka menyinggung wakil dekan dari Menara sihir.' Gumam utusan kerajaan Matahari dengan frustasi.


Sementara itu bangsawan dan pangeran Levy yang saat ini menatap utusan kerajaan Matahari untuk meminta penjelasan, tidak tahan lagi saat melihat dia hanya terdiam di tempat.


"Tuan utusan, apakah kamu tidak mendengar pertanyaanku?." Teriak Levy dengan marah.


Utusan kerajaan Matahari yang masih termenung segera sadar dan melihat ekspresi Levy yang marah. Dia segera menunduk dan berkata dengan tenang.


"Maafkan aku yang mulia. Kerajaan Matahari kami juga sebenernya sedikit terkejut dengan tindakan kerajaan Chaos yang melanggar kesepakatan. Aku harus pergi menyampaikan pesan ini kepada Raja terlebih dahulu untuk meminta informasi yang lebih banyak." Ucap utusan tersebut.


Pangeran Levy yang mendengar permintaan maaf tulus dari kerajaan Matahari segera sedikit tenang. Dia kemudian berkata lagi. "Tuan utusan, kalau seperti itu mohon segera sampaikan informasi ini kepada Raja kerajaan Matahari. Aku ingin tahu sebenarnya apa yang menyebabkan kerajaan Chaos membatalkan kerjasama yang sudah kita sepakati."


"Baik tuan. Kalau seperti itu aku mohon pamit." Ucap utusan itu dan beranjak pergi meninggalkan istana.


Pangeran Levy dan para bangsawan yang masih berada di dalam istana segera kembali gaduh.


"Yang mulia Levy, jadi kita harus bagaimana sekarang?. Aliansi pangeran kedua dan ketiga akan segera menyerang kita dua hari lagi. Kalau sampai dukungan kerajaan Chaos putus. Itu akan berpengaruh dalam perang nanti." Ucap salah satu bangsawan.


Bangsawan yang lainnya ikut setuju dan menatap Levy, menunggu jawaban darinya.


Levy yang mendengar pertanyaan itu, muram. Dia juga tidak mengetahui solusi dari hal ini, tetapi Levy tetap menjawab pertanyaan dari bangsawan itu. "Untuk sekarang kita akan menunggu kabar dari kerajaan Matahari. Kalau sampai besok kerajaan Chaos memutuskan kerjasama dengan kami. Terpaksa aku akan menggunakan senjata pemusnah masal kerajaan."


Para bangsawan yang mendengar ucapan pangeran Levy tertegun ditempat.


"Yang mulia kamu tidak boleh menggunakan senjata itu. Kalau sampai senjata itu digunakan bukan hanya kartu truf kerajaan akan hilang, tetapi juga menyebabkan kerajaan kita tidak akan mampu mengancam dominasi dari empat kerajaan besar lainnya di benua timur." Ucap salah satu bangsawan dengan perawakan yang agak tua.

__ADS_1


Levy yang mendengar ucapan bangsawan itu menatapnya dengan dingin. "Jadi apakah kamu menemukan solusi yang lebih bagus dariku?. Kamu tahu sendiri bahwa apabila adik kedua dan ketigaku kalau sampai mengalahkan kita dalam perang nanti bukan hanya aku yang akan mati tetapi kalian juga sebagai pengikutku. Jadi pikirkan baik-baik ucapanmu itu."


Bangsawan yang menentang ucapan pangeran Levy tadi terdiam ditempat setelah mendengar ucapannya yang marah.


Bangsawan yang lainnya segera berkata dan mendukung keputusan dari pangeran pertama. "Baiklah pangeran. Kami semua setuju dengan keputusan anda."


Pangeran pertama yang mendengar hal ini mengangguk puas. Sebelum ekspresinya kembali dingin lagi.


'Sialan. Awas saja kalian semua kerajaan Chaos. Setelah aku menghilang pemberontakan di kerajaan ini. Serangan selanjutnya adalah kerajaan kalian.' Gumam pangeran Levy dengan dingin.


.....


"Apakah yang kamu katakan itu benar?" Tanya Raja Kelp dengan dingin.


"Benar yang mulia. Kerajaan Chaos telah menarik semua utusan dan prajuritnya dari kerajaan Mesh." Ucap utusan itu dengan serius.


"Bajingan balor. Apa yang sebenernya dia pikirkan. Apakah dia ingin bunuh diri. Kalau sampai tuan telor mengetahui hal ini kerajaan Chaos dan Matahari bisa dihancurkan olehnya." Ucap Raja Kelp dengan marah. Sementara para bawahannya disamping ikut marah juga.


Saat itu tiba-tiba terjadi riak spasial di hadapan mereka dan telor keluar dari riak tersebut. Raja Kelp yang melihat kemunculan Telor segera menghampirinya dengan takut.


"Salam tuan telor. Maafkan aku sebelumnya, aku ingin menyampaikan sesuatu yang penting. Kerajaan Chaos secara tiba-tiba melepaskan diri dari aliansi penaklukan kerajaan Mesh." Ucap Raja Kelp dengan sedikit takut dan menatap telor yang tanpa ekspresi ditempat.


"Humm. Kamu tidak perlu memusingkan hal itu. Kerajaan Chaos telah di ambil alih kembali oleh kerajaan Iblis di benua tengah. Jadi penaklukan kerajaan Mesh mungkin hanya bisa dilakukan oleh kerajaan kalian. Apakah itu tidak apa-apa?."


Raja Kelp semula terkejut dengan hal itu. Tetapi dia kemudian sadar kembali dan berkata. "Tenang saja tuan telor. Walaupun hanya kerajaan kami, itu sudah cukup untuk menaklukkan kerajaan Mesh yang sudah sangat menurun sekarang akibat jutuhnya Raja sebelumnya."

__ADS_1


"Hum. Aku harap seperti itu. Jangan mengecewakanku Raja Kelp Geno. Kalau kamu berhasil melaksanakan perintahku mungkin nanti akan ada hadiah dariku. Jadi bekerja keraslah." Ucap Telor dengan tenang.


Raja Kelp yang mendengar ucapan Telor sangat senang dan segera menunduk dan berterimakasih. "Terimakasih tuan. Aku akan berusaha sebaik mungkin."


Telor mengangguk puas dan kemudian berkata. "Kalau begitu aku akan pergi dulu. Aku akan kembali setelah dua hari lagi saat kamu sudah berhasil menaklukkan kerajaan Mesh."


Telor kemudian menghilang ditempat dan meninggalkan Raja Kelp dan anak buahnya yang sangat bersemangat.


"Tuan, bagaimana sekarang?" Tanya sang utusan yang di kirim ke kerajaan Mesh oleh Kelp.


"Tentu saja menaklukkan kerajaan Mesh, bodoh. Segera kembali ke kerajaan Mesh dan sampaikan kepadanya kerajaan kami sudah cukup untuk membantu kerajaannya. Jadi tidak usah khawatir." Ucap Raja Kelp dengan percaya diri.


Sang utusan yang mendengar hal ini segera berkata. "Baiklah tuan." Dia segera pergi meninggalkan Raja Kelp dan menuju ke kerajaan Mesh kembali.


Sementara itu Raja Kelp menyeringai senang dan tertawa di tempat. "Hahahah. Balor dasar bodoh. Kamu di berikan kesempatan oleh tuan telor tetapi tidak mematuhinya. Jadi jangan salahkan aku karena memiliki semua hadiahnya saat penaklukan kerajaan Mesh berhasil."


Para bawahan kerajaan Matahari yang melihat tingkah konyol Raja mereka terdiam. Tetapi mereka tetap tertawa mengikutinya sebagai penghormatan.


.....


Di kerajaan Chaos saat ini terlihat Raja Balor yang menunduk dan berkeringat dingin ditempat. Dia melihat sesosok wanita dengan perawakan yang sangat menggoda dan bahkan kecantikannya mungkin bisa menghancurkan sebuah Kerajaan. Disamping wanita itu terdapat juga wanita yang tidak kalah cantik dengannya.


Wanita itu memiliki karakteristik berambut putih, bermata merah dengan garis pupil yang berwarna emas. Sementara wanita disampingnya memiliki rambut dan mata berwarna hitam, tetapi dia memiliki dua tanduk di jidatnya sebagai ciri khas dirinya.


Wanita berambut putih itu sedang duduk di singgasana kerajaan Chaos sambil melihat Raja Balor dengan para bawahannya.

__ADS_1


"Kalian semua benar-benar berani melakukan sesuatu yang tidak diperintahkan olehku." Ucap wanita berambut putih dengan tenang.


"Yang mulia Georgina, biarkan aku membunuhnya ditempat sebagai tanda ketidaktaan terhadap kepemimpinan absolutmu." Ucap wanita disamping Georgina yang merupakan bawahannya.


__ADS_2