
Balor yang mendengar hal ini berkeringat dingin dan langsung berkata. "Tuan penaklukan kerajaan Mesh, sedang kami diskusikan dan kami sepakat akan segera melancarkan serang kepada kerajaan Mesh."
"Benar tuan." Kelp yang berada disamping Balor, ikut menambahkan ucapannya.
"Baiklah, karena kalian akan segera melancarkan serangan ke kerajaan Mesh. Sekaligus aku ingin kalian mendapatkan alam tersembunyi yang berada di hutan terlarang timur."
Balor dan Kelp yang mendengar ucapan Telor langsung mengerutkan keningnya dengan ekspresi gugub.
Telor yang mendengar hal ini mengangkat alisnya dan bertanya kepada mereka berdua. "Ada apa?. Apakah kalian tidak bisa melakukannya?."
"Bukan seperti itu tuan. Alam tersembunyi telah didapatkan oleh Raja Geno, tetapi dia tidak pernah mengakuinya."
Kelp yang mendengar ucapan Balor langsung marah. "Dia berbohong tuan, yang mendapatkan alam tersembunyi adalah Raja Lucifer. Dia berpura-pura untuk menjebakku untuk memiliki kekuasaan alam tersembunyi sendiri."
"Dasar bajingan tua, berani-beraninya kamu berbohong." Teriak Lucifer seakan ingin membunuh Kelp.
"Balor, kamulah yang berbohong bajingan."
Saat pertengkaran mereka berdua semakin intens, Telor yang melihat hal ini segera menengahi mereka.
"Cukup."
Mereka berdua segera berhenti dan kembali menunduk ke arah telor dengan takut.
Telor yang melihat mereka berdua sudah mulai tenang, kemudian berkata.
"Alam tersembunyi itu berada pada kalian berdua atau tidak itu mudah untuk diketahui. Jadi angkat wajah kalian dan perlihatkan matamu kepadaku."
Mereka berdua yang mendengar hal ini mengangguk dan kemudian segera melaksanakan perintah dari telor. Setelah mereka berdua menatap mata telor.
Telor kemudian menggunakan teknik membaca pikiran kepada Balor dan Kelp.
__ADS_1
Tidak berlangsung lama dia kemudian mengerutkan keningnya. "Sepertinya kalian berdua memang tidak memiliki Alam tersembunyi."
Balor dan Kelp yang mendengar ucapan Telor terkejut. Mereka berdua tidak menyangka bahwa masing-masing dari mereka memang tidak memiliki Alam tersembunyi itu.
"Ini?, Tuan Telor. Maafkan aku, sepertinya orang yang memiliki Alam tersembunyi seharusnya adalah Raja Bulan dari kerajaan Bulan dan Raja Beast dari kerajaan Beast." Ucap Kelp dengan serius.
Balor yang mendengar ucapan Kelp segera menambahkannya. "Tuan telor yang diucapkan Kelp memang benar karena selain kedua kerajaan itu tidak ada lagi yang lainnya. Kerajaan Mesh saat ini sedang dalam kekacauan dan menutup diri."
"Hmm. Sepertinya seperti itu. Kalau memang kedua kerajaan itu yang mendapatkannya. Sepertinya akan sedikit merepotkan. Kerajaan bulan berada dalam naungan Kerajaan Suci di alam tengah sedangkan kerajaan Beast berada dalam naungan suku naga di benua barat." Ucap Telor sambil membelai janggutnya dengan serius.
Balor dan Kelp yang mendengar hal ini terkejut dan kemudian berkata lagi.
"Tuan telor. Apakah anda ingin memiliki Alam level E?. Kalau anda mau aku bisa memberikan Alam Nol level D dengan tambang batu mana didalamnya." Ucap Balor.
Kelp yang mendengar hal ini mendengus tidak senang dan akhirnya barkata juga." Tuan telor aku juga memiliki alam Lon level D dengan tambang tumbuhan mana didalamnya. Kalau anda menginginkannya aku bisa memberikannya kepada anda."
Telor yang mendengar ucapan mereka berdua tersenyum dingin. "Hum. Apakah aku perlu memiliki Alam tersembunyi level rendah seperti itu dari kalian. Sepertinya kalian hanya sekelompok orang bodah yang tidak mengetahui nilai sebenarnya dari alam tersembunyi itu. Biar aku beritahu kalian, alam tersembunyi itu adalah alam level Abadi dan ada peninggalan Raja Naga didalamnya. Kalau bukan karena gerak gerikku sedang diawasi oleh Dekan akademi. Aku mungkin sudah mengambil alam itu dengan tanganku sendiri."
"Hah, tapi sayang Alam itu telah jatuh ditangan orang lain dan itu pasti mungkin kerajaan Beast yang berada didalam naungan suku naga. Sepertinya aku memang tidak boleh terlalu meremehkan kadal terbang itu."
Mereka berdua tidak menyangka alam tersembunyi yang selama ini mereka coba kuasai ternyata bukan alam tersembunyi level E tetapi Level Abadi.
Mereka berdua memasang ekspresi menyesal diwajah mereka.
"Sudahlah karena itu sudah dimiliki oleh orang lain, jadi biarkan saja. Tetapi pemusnahan dan penguasaan kerajaan Mesh, harus dilakukan dengan baik. Kalau tidak, jangan salahkan aku karena bertindak kejam." Ucap Telor kemudian mengeluarkan auranya yang sangat kuat dan menekan semua orang yang ada di dalam ruangan.
"Tenang saja tuan. Aku pasti akan menyelesaikan pekerjaan ini dengan sukses." Ucap Balor dan Kelp secara bersamaan dengan takut.
Mereka berdua menunduk dengan takut dan kering dingin berceceran diwajah mereka.
Telor yang melihat hal ini tersenyum dingin dan kemudian berkata. "Aku harap seperti itu,"
__ADS_1
Setelah mengatakan hal itu Telor kemudian berubah menjadi gumpalan kegelapan dan mulai menghilang dari kursi tempat dia duduk.
Balor dan Kelp yang melihat kepergian Telor menghela nafas lega. Mereka berdua kemudian berdiri dan saling memandang.
"Tuan Lucifer aku mohon maaf atas tuduhan palsuku sebelumnya. Mari kita bekerja sama dengan baik untuk menaklukkan kerajaan Mesh kali ini." Ucap Kelp dengan sopan.
Balor yang mendengar ucapan Kelp segera membalasnya dengan ramah juga. "Tidak apa-apa tuan Geno. Kali ini kita memang harus saling bekerjasama untuk menghancurkan kerajaan Mesh. Jadi mohon hilangkan kebencian satu sama lain."
Kelp tersenyum mendengar ucapan Balor dan kemudian berkata. "Baiklah kalau seperti itu aku mohon undur diri dulu tuan Lucifer. Untuk recananya mari kita mengikuti rencana yang tuan Lucifer buat."
"Baiklah." Balas Balor dengan senyuman.
Kelp yang mendengar persetujuan Balor segera berbalik dan pergi bersama anak buahnya.
Setelah Kelp dan anak buahnya pergi, Seven yang berada di belakang Balor segera bertanya.
"Maafkan aku bertanya yang mulia. Kalau boleh tahu orang tua yang datang tadi siapa tuan?. Apakah orang tua itu lebih kuat dari kerajaan iblis di benua tengah kita?." Ucap Seven diikuti beberapa anak buah dari dibelakang Lucifer yang ikut penasaran.
Lucifer yang mendengar hal ini segera berkata dengan dingin. "Kalian semua tahu bahwa benua tengah di dominasi oleh Serikat pedagang, Akademi bintang dan Menara Sihir dan Orang tua yang datang tadi adalah wakil dekan Menara Sihir."
Anak buah Lucifer yang mendengar hal ini sangat terkejut.
"Tuan, aku tahu bahwa menara sihir sangat kuat. Tetapi mengapa kita harus menuruti kemauannya?. Bukankah kita masih memiliki kerajaan Iblis yang melindungi kami dan Kami juga memiliki beberapa aliansi dengan serikat pedang. Apakah Menara sihir akan berani berhadapan dengan kerajaan iblis kami?."
Lucifer yang mendengar pertanyaan salah satu bawahannya yang lain.
Membalasnya dengan ekspresi muram.
"Ini semua pada awalnya diperintahkan oleh eksekutif tinggi keluarga Lucifer. Aku tidak tahu apa rencana yang mereka buat dengan wakil dekan Menara sihir itu, tetapi kalian tahu sendiri apa maksud dari eksekutif tinggi di kerajaan iblis itu?."
Mereka semua terkejut pada awalnya tetapi mereka memahami apa maksud dari ucapan Raja mereka.
__ADS_1
"Kami hanya bisa melaksanakannya saja dan tidak perlu mengetahui apa yang sedang terjadi dengan kerajaan iblis di benua tengah sekarang. Apakah kalian mengerti?."
Para bawahan yang mendengar ucapan Lucifer segera menjawab dengan hormat. "Mengerti yang mulia."